Saturday, 4 March 2017

Apa Itu Pressure Regulating Valve, Fungsi Serta Cara Kerjanya

Dalam dunia konstruksi terutama yang berkaitan dengan pekerjaan perpipaan (piping) serta mekanikal kita mengenal suatu alat yang disebut PRV.

pemasangan-PRV-di-area-turbine
 (PRV pada sistem turbine / image credit : Faret222daisley.blogspot.com )




Apa itu PRV?


PRV merupakan kepanjangan dari Pressure Regulating Valve yaitu suatu alat(valve) yang berfungsi untuk mengatur suatu sistem tekanan fluida gas atau cair dari sistem sumber tekanan yang tinggi sehingga menghasilkan tekanan yang lebih rendah sesuai kebutuhan suatu sistem.


Fungsi PRV


Sumber sistem tekanan yang tinggi misalnya yang berasal dari kompresor, pompa, tanki reservoir serta sistem tekanan tinggi lainnya yang didistribusikan ke suatu sistem tertentu akan terlebih dahulu dilakukan penurunan sehingga sesuai dengan spesifikasi kebutuhan sistem, atau juga untuk kebutuhan keamanan dan keselamatan penggunaan. Itulah fungsi utama dilakukan pemasangan Pressure Regulating Valve (PRV).

Salah satu contoh penggunaan PRV adalah pada sistem sirkulasi air di gedung bertingkat.Suatu sistem instalasi air bersih di gedung bertingkat tinggi sangat di pengaruhi oleh gaya gravitasi bumi yang akan menyebabkan tekanan air mengalami peningkatan. Semakin tinggi gedung maka tekanan air yang berada di lantai dasar semakin bertambah dan ini akan membahayakan instalasi pipa termasuk terjadinya kerusakan pada head sprinkler serta alat-alat pendukung yang lain jika tidak di pasang alat pengatur tekanan (PRV). Adanya Water Pressure Reducing Valve berfungsi untuk mengatur tekanan air agar stabil dan rata.

Penempatan water Presure Reducing Valve (PRV) air bersih di gedung bertingkat tergantung pada kebutuhan di lapangan. Namun biasanya penempatan berjarak per 6 lantai. Jika tinggi lantai 3 meter maka penempatan Pressure Reducing Valve berjarak 18 meter. Dan tekanan air maksimum pada inlet PRV di atur kurang lebih 3 - 4kg/cm2. Hal ini untuk menjaga keamanan alat – alat yang menggunakan air seperti shower spray yang memiliki batas tekanan maximum 4,5kg/cm2, kran, wastafel dan alat – alat lain.Bayangkan jika air dari main pompa yang bertekanan sekitar 8-12 bars tersebut langsung mengarah ke sower atau kran air, apa yang akan terjadi?

Selain digunakan pada sirkulasi pemakaian air di gedung bertingkat PRV juga lazim digunakan pada industri minyak dan gas, serta pada industri pembangkit energi.


Tipe-tipe Pressure Regulating Valve


apa-itu-pressure-regulating-valve

Pressure Regulating Valve(PRV) atau disebut juga Pressure Reducing Valve dilihat dari sistem operasionalnya bisa dibedakan kedalam 2 tipe,yaitu:
1. PRV satu tahap
2. PRV dua tahap

A. PRV Satu Tahap



detail-pressure-regulating-valve-satu-tahap
(Detail PRV 1 Tahap / image credit:artikel-teknologi.com)


Gambar di atas merupakan sebuah sistem PRV dengan satu tahap pressure regulator.Beberapa komponen utama PRV tampak, yaitu: inlet dan outlet pressure gauge, membran diafragma, pegas, poppet valve, serta tuas untuk mengatur set point tekanan kerja PRV.Komponen-komponen tersebut tentunya mempunyai fungsi dan kegunaan masing-masing


  • Pressure gauge berfungsi sebagai penunjukan nilai tekanan fluida baik pada sisi sumber tekanan maupun sisi keluaran PRV. 
  • Diafragma berfungsi untuk menciptakan sebuah ruang kerja fleksibel di dalam PRV yang mampu berubah-ubah volume. 
  • Dua pegas pada sistem PRV berfungsi untuk menghasilkan kesetimbangan tekanan, sedangkan Poppet valve berfungsi untuk membuka serta menutup aliran fluida.


Cara Kerja PRV Satu Tahap

Prinsip kerja Pressure Regulating Valve (satu tahap) umumnya hanya menggunakan prinsip-prinsip sistem mekanis dan tidak ada sistem elektris sama sekali.

Jika tekanan fluida di area outlet turun (area berwarna biru lebih muda), maka yang terjadi adalah ruangan di dalam diafragma akan mengecil karena pegas 1 akan menekan diafragma. Selain itu pegas 1 juga akan menekan poppet valve sehingga akan membuka aliran fluida untuk masuk ke area diafragma. Fluida dapat masuk ke area ini karena memiliki tekanan yang lebih besar dibandingkan dengan tekanan di dalam area diafragma.

Pada suatu kondisi tertentu tekanan fluida di dalam area outlet ditambah dengan tekanan dari pegas 2, akan cukup kuat untuk melawan dorongan dari pegas 1 yang memiliki ukuran lebih besar daripada pegas 2. Sehingga kondisi demikian akan menciptakan keseimbangan yang menyebabkan poppet valve kembali tertutup.

Proses tersebut berlanjut demikian seterusnya setiap tekanan di downstream PRV lebih rendah daripada nilai set point yang seharusnya.

Baca juga:
Valve-Mengenal 11 Jenis Valve Beserta Fungsinya

B. PRV Dua Tahap



detail-pressure-regulating-valve-dua-tahap
(Detail PRV 2 Tahap / image credit:artikel-teknologi.com)


Berbeda dengan PRV satu tahap, PRV dengan dua tahap pressure regulator menggunakan pegas serta membran diafragma yang lebih banyak untuk menciptakan sebuah ruang keseimbangan di dalam PRV (chamber).Ini merupakan perbedaan yang paling mendasar jika dibandingkan dengan PRV satu tahap.

Cara Kerja PRV Dua Tahap

Pada saat tekanan fluida pada ruangan outlet turun, maka pegas 1 akan menekan diafragma dan poppet valve 1 sehingga fluida bertekanan lebih tinggi di chamber akan masuk ke ruang outlet. Saat tekanan fluida chamber turun karena harus masuk ke ruang outlet, maka proses yang sama terjadi pada pegas 4 yang akan mendorong poppet valve 2 sehingga fluida bertekanan lebih tinggi masuk ke ruang chamber. Saat tekanan fluida outlet sudah sesuai dengan tekanan set point-nya, maka sistem pegas akan membentuk kesetimbangan sehingga kedua poppet valve akan tertutup sempurna.

Melihat dari cara kerja ke dua PRV tersebut nampak bahwa dua tipe PRV tersebut memiliki fungsi yang sama namun untuk penggunaan pada kondisi yang sedikit berbeda. PRV dengan hanya satu tahap pengaturan tekanan lebih cocok digunakan pada fluida dengan tekanan kerja rendah. Sedangkan PRV dengan dua tahap pressure regulator lebih cocok digunakan untuk fluida bertekanan kerja sangat tinggi.

Demikian gambaran mengenai apa itu Pressure Regulating Valve beserta jenis dan fungsinya. Bila artikel ini bermanfaat, silahkan dishare.

Sunday, 26 February 2017

Pengenalan Apa Itu Diaghpragm Valve

Pada dasarnya Diaghpragm Valve mempunyai fungsi yang sama seperti jenis-jenis valve lainnya yaitu untuk mengatur aliran fluida maupun gas pada sistem perpipaan suatu industri, namun valve jenis diaghpragm ini memiliki kelebihan, diantaranya yaitu memiliki aliran yang tenang dan fluida akan mengalir tanpa hambatan.

Pengenalan Apa Itu Diaghpragm Valve
Diaghpragm Valve

Jenis valve ini sangat baik untuk flow control dan penutupan aliran yang sangat rapat walaupun di dalam pipeline terkandung suspended solid. Diaphragm valve cocok digunakan untuk fluida yang korosif, fibrous materials, viscous material, sludges, solids in suspension, gas dan udara bertekanan.


Aktuator Untuk Diaghpragm Valve


Diaghpragm valve dapat dikendalikan oleh berbagai jenis aktuator misalnya manual, pneumatik, hidrolik, listrik dll.
Pada umumnya jenis aktuator pneumatik yang paling banyak diaplikasikan dalam penggunaan diaghpragm valve karena lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan memakai hidrolik maupun listrik.Meskipun demikian pengopersian secara manual dan hidrolik juga masih banyak digunakan terutama pada sistem proses industri yang tidak memerlukan kecepatan untuk buka-tutup ( open-close).

Jenis Diaghpragm Valve (Katup Diafragma)


Struktur utama elemen Valve Diafragma adalah body, bonnet (tutup cerobong) dan diafragma fleksibel. Diaghpragm valve mudah dikenali pada bentuknya yang cembung tepat di bawah handle.
Aplikasi utama Valve Diafragma melibatkan operasi tekanan rendah dan slurry.

Secara umum terdapat dua tipe Valve Diaghpragm ini yaitu:

  • Straightway-type diaphragm valve
  • Weir-Type Diafragma Valves


1). Tipe "Straight-throught" (menembus lurus)

Apa Itu Diaghpragm Valve
Gambar-detail-diaphragm valve-type-straightway
Gambar detail diaghpragm valve - straightway type

Tipe Straight-throught mempunyai diameter dalam dan bentuk yang sama sebagai pipa saluran. Untuk mengoperasikan tipe valve ini, usapan panjang diperlukan.


2). Tipe "Weir" (bendungan)

Pengenalan Apa Itu Diaghpragm Valve
Gambar detail diaghpragm valve - weir type

Valve tipe Weir atau bendungan sangat baik untuk throttling dan penutupan rapat. Untuk mengoperasikan tipe valve ini hanya memerlukan usapan yang pendek.

Stem didalam Valve Diafragma tidak berputar (berotasi). Diafragma bergerak ke atas dan ke bawah dengan bantuan piston compression yang dalam perputaran yang lain digerakkan oleh lengan pengungkit atau pengoperasian stem. Biasanya Valve ini tidak ada pembungkus atau penyelubung sehingga menyebabkan pemiliharaannya sedikit lebih mudah. Tetapi bagaimanapun juga untuk bahan-bahan kimia berbahaya, bonnet disediakan dan disegel dengan teflon atau pembungkus lainnya.

Baca juga:



Valve Diafragma ini diproduksi dari bahan yang meliputi: besi tuang, besi lunak, baja lunak, stainless steel, dan campuran bahan tahan korosi.

Keuntungan Valve Diaghpragm (Katup Diafragma)


Berikut ini beberapa keuntungan yang berbeda dari Valve Diaghpragm (katup diafragma):

1 . Dapat digunakan sebagai on-off dan throttling katup layanan.
2 . Tahan terhadap bahan kimia karena tersedia berbagai lapisan.
3 . Kebocoran batang bisa dihilangkan .
4 . Menyediakan layanan gelembung - ketat.
5 . Tidak memiliki kantong perangkap endapan sehingga sangat cocok untuk lumpur dan cairan kental .
6 . Katup ini sangat cocok untuk bahan kimia berbahaya dan cairan radioaktif .
7 . Katup ini tidak memungkinkan kontaminasi media aliran, sehingga mereka digunakan secara ekstensif dalam pengolahan makanan , farmasi , pembuatan bir , dan aplikasi lain yang tidak bisa mentolerir kontaminasi .

Kekurangan Valve Diaghpragm (Katup Diafragma)


1 . Weir (bendung) dapat mencegah drainase penuh pada pipa .
2 . Temperatur kerja dan tekanan dibatasi oleh bahan diafragma . Umumnya tekanan dibatasi sampai 200 psi ( 1380 kPa ) dan suhu sampai 400 F ( 204 C ) .
3 . Diafragma juga dapat membatasi tekanan hidrostatik .
4 . Diafragma mungkin mengalami erosi bila digunakan secara ekstensif dalam layanan throttling yang mengandung banyak kotoran .
5 . Katup diafragma tersedia dalam ukuran yang terbatas , biasanya NPS 1/2 sampai 12 ( DN 15 sampai 300) .

Aplikasi Khas Katup Diafragma


1 . Air bersih atau kotor dan aplikasi layanan udara
2 . Sistem air de - mineralisasi
3 . Aplikasi korosif
4 . Sistem limbah radioaktif di fasilitas nuklir
5 . Layanan Vacuum
6 . Pengolahan makanan, farmasi , dan sistem pembuatan bir

Demikian penjelasan mengenai Diaghpragm Valve.Jika artikel ini bermanfaat silahkan dishare.

Monday, 13 February 2017

Butterfly Valve - Tipe, Jenis Beserta Penjelasan

Beberapa jenis valve sudah kita bahas sebelumnya, yaitu: Gate Valve, Globe Valve, Ball Valve dan Check Valve, kali ini akan kita bahas mengenai salah satu jenis valve yang namanya sudah familier di kalangan pekerja proyek yaitu Butterfly Valve.

Apa itu Butterfly Valve?
Butterfly Valve merupakan salah satu jenis valve yang serba guna, karena dapat di aplikasikan pada sistem pemipaan dimanapun, di industri, pembangunan kapal, platform, di perumahan dan lain-lain.

Selain itu Butterfly Valve bisa di pasang pada instalasi berbagai media yang melaluinya misalnya oleh cairan, gas, lumpur dengan berbagai tingkat tekanan dan suhu.

Pada awalnya butterfly valve banyak di gunakan pada instalasi pada tekanan rendah, namun dengan berkembangnya teknologi khususnya pada bidang ilmu elastomer, kini valve jenis ini bisa di aplikasi-kan pada instalasi dengan tekanan tinggi.

Butterfly-Valve-tipe-jenis-beserta-penjelasan
( Bagian-bagian Butterfly Valve / gbr oleh djvalves.com )

Untuk membuka dan menutup penuh, valve jenis ini hanya membutuhkan putaran 90deg atau seperempat putaran tuas, sehingga memungkinkan valve jenis ini dapat dioperasikan dengan cepat. Namun valve ini tidak mampu di setting untuk ukuran aliran tertentu. Valve ini biasa disebut sebagai Quarter Turn Valve.

Dengan bahan penutup saluran sebuah disc presisi valve ini digerakkan dengan poros aktuator yang terhubung dengan handel di sisi luar valve.

Dari aktuator yang menggerakkan atau memutar disk tersebut bisa diaplikasikan dengan sebuah tuas manual, hidrolik maupun motor listrik. Tentunya dengan tambahan beberapa peralatan bantu seperti kontrol valve untuk hidrolik dan gearbox yang mengurangi putaran motor untuk jenis aktuator motor listrik. Seperti tampak pada gambar di bawah ini.


pneumatic-wafer-style-butterfly-valve
( pneumatic wafer style butterfly valve / gbr dari samsoncontrols.com )

Pada keadaan terbuka atau disk penutup pada posisi 0deg, timbul aliran aerodinamis yang diakibatkan oleh disk tersebut. Meskipun kehilangan head sedikit lebih tinggi dari jenis valve Ball Valve maupun  Gate Valve, yang notabene Ball Valve dan Gate Valve benar benar bekerja bebas hambatan pada saat valve terbuka penuh, namun kerugian itu lebih rendah dibandingkan dengan jenis Globe Valve.

Baca juga:

Berbagai jenis Butterfly valve dapat digunakan untuk berbagai media aliran, cairan dan gas maupun material yang agak padat seperti lumpur, bulb dll.

Tekanan dan suhu material yang melalui valve ini jelas mempengaruhi material bahan pembuatan-nya, sehingga menjadi pertimbangan penting dalam perancangan.

berbagai-tipe-dan-jenis-butterfly-valve
(Berbagai tipe dan jenis Butterfly Valve)


TIPE – TIPE DAN JENIS BUTTERFLY VALVE


  1. Concentric Butterfly Valve, memiliki seat kuat dengan disk dari logam.
  2. Doubly-eccentric Butterfly Valve, dari berbagai macam bahan yang digunakan untuk seat dan disk.
  3. Trply-eccentric Butterfly Valve, terbuat dari logam keras/baja. 

Jenis eccentric sering digunakan pada aplikasi yang membutuhkan bi-directional misalnya penutup minyak dan gas, LNG/NPG, di pabrik-pabrik kimia dan pembuatan kapal.

Wafer-style Butterfly Valve, Dirancang untuk mempertahankan segel terhadap bi-directional perbedaan tekanan untuk mencegah aliran balik di dalam sistem apapun yang sengaja dirancang untuk aliran searah.

Lug-style Butterfly Valve, dengan ulir di kedua sisi valve yang memungkinkan untuk di install dalam sistem dengan penyambungan ulir atau tidak memerlukan mur baut pada flange.(Source:abi blog.com)

Demikian penjelasan mengenai Butterfly Valve, semoga bermaanfaat.
Simak juga penjelasan mengenai jenis valve lainnya di blog ini.
Jika artikel ini bermanfaat silahkan dishare.

Sunday, 12 February 2017

Pneumatic Actuator - Jenis Beserta Fungsinya Pada Valve

Apa itu Actuator?


Dalam sebuah industri terutama di sektor migas mengoperasikan sebuah mesin atau alat-alat industri sekarang sudah banyak dilakukan dengan cara otomatis.Salah satu contoh di sini adalah pengoperasian sebuah Valve. Dengan menggunakan suatu alat yang dinamakan "Actuator", Valve bisa dioperasikan dan dikontrol dari jarak jauh pada suatu tempat / ruangan yang dinamakan Control Room.

Jenis-dan-fungsi-actuator
Pemasangan Pneumatic Actuator - Butterfly Valve pada pipa air

Lalu, apa itu Actuator?
Actuator adalah sebuah alat yang mengubah tenaga listrik maupun fluida menjadi gerakan mekanis untuk membuka/menutup atau mengontrol sebuah valve.

Seperti diketahui bahwa ada dua cara yang umum dilakukan untuk menggerakkan sebuah valve, yaitu dengan cara manual dan automatic.

1. Cara Manual, yaitu menggunakan handwheel atau hand lever.

Valve dioperasikan oleh manusia dengan cara membuka dan menutup menggunakan handwheel atau hand lever.
Handwheel digunakan untuk jenis gate dan globe valve, sementara hand lever digunakan pada ball dan butterfly valve. Valve dengan penggerak manual harganya lebih murah dibandingkan valve dengan actuator.

2. Cara Otomatis, yaitu menggunakan actuator.

Valve dioperasikan secara otomatis menggunakan suatu alat yang dinamakan actuator.

Baca juga:



Penggunaan Actuator berdasarkan sumber tenaganya bisa dibagi ke dalam 3 (tiga) kelompok yaitu: pneumatic, electric, dan hydraulic

1. Pneumatic Actuator


Jenis-dan-fungsi-actuator

Actuator ini paling banyak dipakai di industri dan dapat dikelompokkan menjadi pneumatic diaphragm dan pneumatic piston. Actuator jenis ini memanfaatkan sumber angin bertekanan yang dihasilkan oleh air compressor untuk mendorong valve stem bergerak membuka atau menutup.

2. Electric  Actuator


Actuator ini menggunakan sebuah motor listrik untuk menggerakkan valve stem. Actuator jenis ini tidak boleh digunakan di area rawan ledakan dan mengandung gas (hazardous area).

3. Hydraulic  Actuator


Actuator ini memperoleh sumber tenaga dari sebuah pompa untuk mengalirkan minyak hydraulic sebagai media bertekanan dan sedikit banyak memiliki kesamaan dengan jenis pneumatic.
Untuk selanjutnya istilah actuator akan merujuk ke jenis pneumatic karena aplikasinya yang banyak digunakan di industri minyak dan gas.

Demikian mengenai jenis-jenis Actuator beserta fungsinya pada penggunaan pada Valve.
Jika artikel ini bermanfaat,silahkan dishare.Simak juga artikel lainnya.

Saturday, 11 February 2017

Perusahaan Pengopersian Pembangkit Listrik Membuka Lowongan Kerja Februari 2017

Sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik sedang membutuhkan beberapa tenaga kerja.Perusahaan tersebut adalah PT Eramas Persada Energy - Group.

PLTS-pembangkit-listrik-tenaga-surya
(Gbr ilustrasi / photo dari www.merdeka.com)

Jika sobat pekerja proyek punya skill dan kemampuan sesuai kriteria yang ditentukan,Anda bisa coba melamar dengan mengirim CV ke email yang tertera di bagian bawah artikel ini.

Berikut beberapa posisi yang dibutuhkan:

1. POWER PLANT MANAGER (PLTS)

Required Skills
• Bachelor of Science degree in Electrical Engineering
• 10 years experience of Solar Power Plant (PLTS) related to Operation, Maintenance or Engineering
• Advanced Management work experience and training
• Ability to handle daily communication of expectations, coach employees, provide feedback to, develop and manage plant Staff
• Communication and interpersonal skills to manage and motivate employees and use oral and written communication to communicate objectives and action plans
• High degree of flexibility and the capacity to work in a rapidly changing and ambiguous environment
• Proficiency with Microsoft Offive Suite Programs
• Excellent oral and written communication skills

2. POWER PLANT OPERATOR (PLTG/PLTMG)

Persyaratan:
• Pria maks. 30 th, dengan pendidikan min. D3/S1 Teknik Elektro
• Mengerti tentang pengoperasian gas turbin Aero derivative engine
• Mempunyai Sertifikat Kompetensi Personal sebagai Operator Pembangunan Pemasangan Pembangkit Listrik yang dikeluarkan oleh PT. ELESKA HAKIT / PT. IATKI
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan (min. pasif)
• Bisa bekerjasama dalam tim
• Bersedia ditempatkan di Jambi

3. POWER PLANT OPERATOR (PLTS)

Persyaratan:
• Pria maks. 30 th, dengan pendidikan min. D3/S1 Teknik Elektro
• Pengalaman di bidang PLTS min. 3 th
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan (min. pasif)
• Bisa bekerjasama dalam tim
• Bersedia ditempatkan di Jambi

4. POWER PLANT ENGINEERING

Persyaratan:
• Pria, maks. 40 th
• Pendidikan minimal S1 Teknik Elektro/S1 Mesin
• Pengalaman menangani aeroderivative gas turbin (GE/roll royce)
• Pengalaman min. 5 th sebagai Supervisor Operasional atau Supervisor Maintenance di industri pembangkit listrik gas turbin aeroderivative
• Bersedia ditempatkan di Jambi

5. POWER PLANT MAINTENANCE SUPERVISOR

Persyaratan:
• Pria, maks. 40 th, dengan pendidikan min. S1 Teknik Mesin
• Memiliki pengalaman min. 5 th sebagai Maintenance Supervisor di Industri Pembangkit Listrik
• Mempunyai Sertifikat Kompetensi Personal sebagai Maintenance Pembangunan Pemasangan Pembangkit Listrik yang dikeluarkan oleh PT. ELESKA HAKIT / PT. IATKI
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
• Bersedia ditempatkan di Jambi


6. POWER PLANT MAINTENANCE (PLTS)

Persyaratan:
• Pria, maks. 40 th, dengan pendidikan min. S1 Teknik Elektro/Teknik Mesin
• Memiliki pengalaman min. 3 th sebagai Maintenance di Industri PLTS
• Diutamakan Mempunyai Sertifikat Kompetensi Personal sebagai Maintenance Pembangunan Pemasangan PLTS
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
• Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia

7. ACCOUNTING STAFF

Deskripsi pekerjaan:
1. Membuat Budget
2. Membuat Schedule Pembayaran ke Vendor/Supplier
3. Membuat Laporan Keuangan
4. Membuat Jurnal Harian ke Software Accounting (Orafin)
5. Melakukan cross check atas Invoice dari Vendor/Supplier
6. Melakukan Review atas Jurnal yang diinput oleh Accounting Staff

Persyaratan:
• Laki-Laki, usia maks. 30 th
• Pendidikan min. S1 Accounting
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
• Penempatan di Kelapa Gading, Jakarta

8. EXECUTIVE ASSITANT/PERSONAL ASSITANT/ADMINISTRATOR

Job Description:
1. Secretarial and administrative tasks normally expected from an executive level PA/EA including but not limited to organizational, time management/prioritisation of tasks, arranging meetings, taking and preparing minutes, presentation materials, correspondence and report fillings to banks, financial institutions, BKPM etc.
2. Maintaining file management systems for project management and data analysis, using cloud technologies and mobile apps.
3. Assist project budgeting, contract management and cost control.

Qualifications:
1. Male/Female not more than 30 years of age, with minimum 3 years experience in secretarial and/or administrative duties.
2. Confident, capability of multi-tasking and working independently to solve problems. Unafraid to take initiative or ask questions whenever necessary.
3. Exceptional interpersonal skills and the ability to relate well with a varied range of professionals as well as public-office officials with high levels of professionalism and integrity.
4. Has a genuine desire to support project team and other internal organizational units.
5. Excellent verbal and written communication skills both in English and Bahasa Indonesia.
6. Proficiency using Microsoft office suite and online productivity technologies.
7. Understanding and/or exposure in investment, accounting, finance, project finance or legal contract is a major advantage.

Kirimkan CV, Foto dan lamaran lengkap beserta dengan
gaji yang diharapkan ke :
hrd@epu.co.id

Cantumkan posisi yang dilamar pada Subject email.
Hanya kandidat yang memenuhi syarat yang akan dihubungi.

Jika Anda punya kriteria yang cocok, ini kesempatan emas.Lebih baik dicoba saja.
Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share ke teman.

Wednesday, 1 February 2017

Pentingnya APD Serta Sarana K3 Di Proyek Konstruksi Dan Migas

Bekerja di bidang konstruksi tanpa APD? Jangan pernah ada di pikiran Anda, apalagi jika Anda bekerja di proyek migas,pasti kena pinalty atau bahkan bisa langsung dikeluarkan.Tapi pokok permasalahan bukan karena kena peringatan atau dipecat, bahkan yang terpenting adalah demi keselamatan Anda.

Apa itu APD ?

Artikel ini akan menjelaskan apa itu APD,macam-macam APD beserta fungsinya serta pentingnya sarana K3 dalam proyek konstruksi dan migas.

apd-di-proyek-konstruksi-dan-migas


Proyek konstruksi dan migas, jenis pekerjaan yang digeluti fitter,welder serta sobat pekerja proyek ini memang beriko tinggi dan rawan dengan kecelakaan. Kondisi lingkungan yang panas,berada di ketinggian,berhadapan dengan benda-benda yang keras dan banyaknya orang bekerja yang lalu-lalang,itulah beberapa contoh penyebab banyaknya insiden / kecelakaan yang terjadi di proyek konstruksi.

Kecelakaan bisa saja menyebabkan ancaman serius pada kesehatan dan keselamatan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Itulah sebabnya, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi memang benar-benar harus diperhatikan.Ironisnya, kadang masih banyak juga pekerja proyek,helper,fitter maupun welder yang lalai dengan fungsi K3.Atau jangan-jangan kontraktornya sendiri yang pura-pura tidak mengerti peraturan K3?

Pelaksanaan K3 dalam pekerjaan proyek konstruksi migas dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Perlindungan keselamatan diawali dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) dan sarana kesehatan kerja yang baik. Selanjutnya, perilaku kerja yang baik dan penggunaan peralatan kerja yang benar. Keempat cara ini, semua sama pentingnya.

Pada artikel ini, kami akan membahas macam-macam alat pelindung diri yang digunakan di proyek konstruksi dan migas serta pentingnya sarana pendukung keselamatan kerja (K3)

Pengertian APD?

APD atau Alat Pelindung Diri adalah seperangkat alat yang digunakan oleh tenaga kerja untuk melindungi seluruh atau sebagian tubuhnya terhadap kemungkinan adanya potensi bahaya dan kecelakaan kerja.
APD sering juga disebut PPE yaitu Personal Protective Equipment.

MACAM-MACAM ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI BIDANG KONSTRUKSI DAN MIGAS


Berbagai macam alat pelindung diri di proyek konstruksi dan migas adalah sebagai berikut:


1. Alat Pelindung Kepala


Pelindung kepala / Safety Helmet berfungsi melindungi kepala dari benda keras, pukulan dan benturan, terjatuh dan terkena arus listrik.
Helm pelindung harus terbuat dari bahan yang keras, cukup tebal dan terdapat tali pengikat helm.

2. Pelindung Muka dan Mata (Face Shield)


Face Shield berfungsi melindungi muka dan mata dari percikan benda – benda kecil, lemparan benda-benda panas, pengaruh cahaya, serta melindungi muka dari pengaruh radiasi tertentu.
Selain face shield,APD lain bisa menggunakan kacamata/gogle untuk melindungi mata.

3. Pelindung Telinga


apd-pelindung-telinga-ear-plug-ear-muff


Untuk melindungi telinga dari suara yang terlalu bising digunakan 2 macam APD yaitu :

a. Ear Plug(sumbat telinga), merupakan APD yang berfungsi melindungi telinga dari suara-suara yang terlalu bising.
Bahan ini bisa terbuat dari karet, plastik keras, plastik yang lunak, lilin, dan kapas.Pada umumya jenis karet dan plastic lunak yang sering digunakan,karena bisa menyesuaikan dengan bentuk lobang telinga.

 b. Ear Muff (tutup telinga), mempunyai fungsi yang sama dengan ear plug.Ear muff berbentuk seperti headset.

4. Pelindung Pernafasan


apd-pelindung-pernafasan-respirator


Masker Pernafasan digunakan pada saat fogging dan pekerjaan berdebu. Tujuan masker adalah mencegah masuknya debu dan udara kotor ke pernafasan.
Umumnya masker yang digunakan berbahan kain, tapi jika memasuki area yang banyak mengandung debu partikel logam serta gas yang berbahaya harus menggunakan masker jenis repirator.
Masker  Respirator , mempunyai fungsi yang sangat vital dalam menjaga udara yang masuk ke paru paru kita , banyak perusahaan menggagap remeh hal ini yang mengakibatkan timbulnya penyakit radang pernafasan dan bisa berakibat kematian.

7. Pelindung Tangan




Sarung Tangan berfungsi untuk melindungi keselamatan tangan dari benda panas,mengurangi cidera akibat benturan benda keras...
Ada berbagai macam sarung tangan berdasarkan bahannya, yaitu:
sarung tangan berbahan kulit untuk pekerjaan pengelasan, pemotongan, penyambungan tali baja, serta yang berkaitan dengan pekerjaan rigger.
Sarung tangan berbahan vinyl untuk pekerjaan dengan zat kimia.
Sarung tangan berbahan karet untuk pekerjaan listrik.
Sarung tangan berbahan kain untuk pekerjaan ringan.

8. Pelindung Kaki


apd-sepatu-safety-proyek

Safety Boot (sepatu safety) untuk melindungi keselamatan kaki dari benturan benda keras serta mengurangi resiko dari tertimpa dan kejatuhan benda keras lainnya.
Ada berbagai macam sepatu safety, yaitu:
Safety shoes dengan bahan kulit untuk pekerjaan berat dan rawan benturan.
Rubber boot dengan bahan karet untuk pekerjaan daerah basah.
Electrical shoes dengan bahan karet untuk pekerjaan listrik.

9. Pelindung Badan


Ada 3 macam APD yang termasuk dalm alat pelindung badan,yaitu:

a.Full Body Harness




Body Harness adalah alat pelindung diri yang wajib digunakan untuk pekerjaan pada ketinggian di atas 1,5 m. Tujuannya adalah melindungi diri dari kemungkinan jatuh atau terpeleset.

b.Rompi

Rompi digunakan untuk melindungi badan. Selain itu, garis yang ada di rompi schotlite juga merupakan tanda supaya pekerja terlihat di kondisi ruangan yang minim cahaya.

c.Pelampung

Jika seorang pekerja konstruksi melakukan pekerjaan di sekitar perairan dalam atau di atas air laut,pelampung merupakan APD yang harus dipakai.
Pelampung berfungsi melindungi  pengguna yang bekerja di atas air atau dipermukaan air agar terhindar dari bahaya tenggelam dan atau mengatur keterapungan (buoyancy) pengguna agar tidak berada pada posisi  tenggelam (negative buoyant) atau melayang (neutral buoyant) di dalam air.


PENTINGNYA SARANA K3 DI PROYEK KONSTRUKSI DAN MIGAS


Sarana K3 merupakan fasilitas yang harus tersedia di lokasi proyek konstruksi dan migas untuk menjamin kesehatan dan keselamatan pekerja.Tapi kenyataan di lapangan tercatat hanya 30 persen saja sarana yang tersedia.Bahkan berdasarkan pengalaman selama kami bekerja, sarana K3 sama sekali tidak diperhatikan oleh kontraktor, kecuali di proyek migas.

Adapun sarana Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) seperti yang dikutip dari PIP2B (Pusat Informasi Pengembangan Pemukiman & Bangunan / http://pip2bdiy.com) adalah sebagai berikut.

1. Tersedia sarana cuci mata dan tangan

Sarana ini digunakan untuk membersihkan diri setelah bekerja. Air pada fasilitas ini harus bersih dan bisa melayani semua pekerja.

2. Tersedia ruang istirahat dan makan untuk pekerja

Adanya fasilitas ini membuat pekerja dapat beristirahat saat lelah dan menjaga kualitas makanan dari debu/kotoran.


3. Tersedia fasilitas toilet dan kebersihan

Penyebaran penyakit seringkali bermula dari sanitasi yang buruk. Air seni dan kotoran manusia yang dibuang sembarangan merupakan media penularan penyakit. Oleh karena itu, fasilitas sanitasi harus disediakan.

4. Tersedia fasilitas APAR, Fire extinguisher

Bahaya kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga perlengkapan pemadam kebakaran harus selalu tersedia.

5. Tersedia kotak P3K

Kotak P3K merupakan perlengkapan pertolongan pertama apabila terjadi kecelakaan kerja. Kotak P3K dianjurkan terdiri dari kapas, perban, plester, obat luka bakar, kasa, Sopra-Tulle, gelas pencuci mata, aquades, oba tetes mata, obat merah, rivanol, alkohol 70%, balsem, peniti, gunting, vinset, dan sarung tangan karet.

6. Evacuation Sign / Akses pintu evakuasi tanpa halangan

Pintu darurat harus dapat mengevakuasi pekerja  dengan cepat apabila terjadi bencana. Oleh karena itu, pintu harus diberi tanda evakuasi, penerangan yang cukup dan tanpa ada halangan (barang-barang).

7. Ketersediaan air putih

Pada kondisi normal, manusia perlu minum air sekitar 2 sampai 2,5 liter. Kekurangan minum menyebabkan dehidrasi, mudah sakit dan hilangnya konsentrasi. Demi menghindari itu, setiap pekerjaan konstruksi wajib menyediakan air putih yang cukup bagi pekerjanya.


8.Tersedia barak kerja

Barak kerja merupakan rumah sementara/tempat tinggal bagi pekerja yang menginap di lokasi proyek. Barak pekerja harus disediakan dengan kondisi yang nyaman, baik dan rapi supaya pekerja dapat beristirahat dengan baik. Pemulihan tenaga pekerja merupakan hal yang penting karena salah satu penyebab kecelakaan kerja adalah hilangnya konsentrasi pekerja yang terlalu capai.

Agar terlaksananya pekerjaan konstruksi dengan lancar, aspek keselamatan merupakan hal yang paling penting untuk dilaksanakan. Musibah memang tidak bisa kita tentukan kapan terjadi. Namun dengan adanya pemahaman dan kepedulian tentang pentingnya penggunaan APD serta mematuhi pelaksanaan aturan keselamatan yang tepat akan mengurangi resiko musibah tersebut.

Demikuan pembahasan mengenai macam-macam APD dan sarana K3 di proyek konstruksi dan proyek migas.Jika artikel ini bermanfaat silahkan share/bagikan.

Wednesday, 18 January 2017

Ini 5 Tantangan Metode Interview Kerja Migas

Memulai karir di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terutama di industri migas bukan perkara mudah.Apalagi buat Anda yang masih fresh graduate ( baru lulus sekolah / kuliah ), banyak sekali tantangan yang harus Anda hadapi.

PT PGN Tbk / photo by lokerbumn

Problem awal misalnya :
  • Kurang informasi, kemana saya harus mendaftar.
  • Belum punya relasi, peluang Anda semakin sempit karena tidak ada pembimbing yang mengarahkan Anda.
  • Persaingan yang cukup ketat, kebutuhan pegawai sedikit sedangkan jumlah pelamar kerja biasanya ratusan bahkan sampai ribuan orang.
  • Dan, masih banyak problem-problem lainnnya yang harus anda hadapi.


Disamping itu Anda juga harus mengikuti berbagai macam test sebagai persyaratan untuk diterima. Dan, tantangan terberat dalam hal ini adalah tes wawancara ( interview test ). Anda mungkin akan menghadapi berbagai metode interview dan Anda harus mampu menangani setiap gaya wawancara kerja dengan meyakinkan.

Lalu,metode apa sajakah yang kemungkinan diterapkan saat tes wawancara kerja?
Berikut adalah 5 jenis tantangan metode wawancara kerja yang mungkin akan Anda hadapi.

1.Wawancara Via Telepon


Komunikasi lewat telepon menjadi tantangan pertama yang harus Anda terima.
Anda mungkin akan diajak berbincang-bincang perihal pekerjaan Anda,alasan melamar,motifasi dan lain-kain.Jangan anggap enteng,saat ini juga tes sudah dimulai.Tingkat kecerdasan dan karakter Anda akan diketahui berdasarkan cara berbicara dan berkomunikasi.

Kenyataan bahwa Anda tidak bisa membaca bahasa tubuh atau ekspresi berarti bahwa seluruh komunikasi didasarkan pada bahasa, nada dan pitch.Anda harus bijak dalam hal ini.Pastikan bahwa Anda telah mempersiapkan diri dengan baik,bersikap tenang dan wajar. Jika Anda tidak fokus mendengar dan menjawab pertanyaan yang diajukan pewawancara sehingga pewawancara tidak dapat memahami maksud Anda, kemungkinan kesempatan re-scedule perekrutan tidak akan Anda dapatkan.

Selalu memiliki salinan data diri ( CV ) Anda, deskripsi pekerjaan,serta informasi perusahaan, agar bisa menjawab perihal pekerjaan dengan benar.Kemampuan verbal Anda harus profesional dan canggih, dengan nada yang baik dan meyakinkan.
Bagaimana perlakuan Anda selama wawancara telepon akan menentukan apakah Anda mendapatkan kesempatan ke tahap berikutnya - itu bukan sesuatu yang bisa dianggap enteng. Pada akhir wawancara telepon pastikan untuk bertanya tentang langkah berikutnya.

2. Wawancara Berbasis Kompetensi


Wawancara berbasis kompetensi dirancang untuk menilai perilaku, nilai-nilai dan sikap. Biasanya pewawancara akan menilai 4 sampai 6 pertanyaan.Jika Anda melakukan wawancara untuk posisi sebagai technician atau operator minyak dan gas,misalnya, Anda akan dinilai berdasarkan tanggung jawab, pemecahan masalah, pengambilan keputusan dan orientasi hasil.

Pewawancara mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk membangun apa tindakan yang Anda ambil untuk menghadapi situasi tertentu. Anda akan diuji terhadap berbagai tolok ukur kompetensi sesuai peran.
Topik pertanyaan mungkin seputar ini:
  • Ceritakan tentang waktu ketika Anda menangani krisis besar? Apa strategi Anda?
  • Berikan saya contoh ketika Anda dipaksa untuk membuat keputusan profesional yang sulit? Faktor-faktor apa yang mempengaruhi Anda? Apa hasilnya?

Jika Anda tidak bisa memikirkan contoh profesional karena Anda berada di tahap awal berkarir, pewawancara biasanya akan memungkinkan Anda untuk merujuk ke jenis lain dari suatu situasi.

3. Wawancara Penilaian


Tes pra-kerja dan penilaian dapat digunakan pada setiap tahap proses wawancara tapi biasanya digunakan untuk tujuan pra-seleksi.

Pewawancara mungkin melihat dan menilai komunikasi Anda dan kemampuan analisis melalui berbagai peran, presentasi, latihan kelompok atau tes pra-desain. Ini dapat termasuk tes teknis, tes bakat dan tes kepribadian.
Anda harus selalu menggali informasi sebanyak mungkin di muka, termasuk tujuan dari penilaian sehingga Anda dapat mempersiapkan dengan baik.

4.Wawancara Panel


Dalam sebuah wawancara panel Anda akan bertemu dengan beberapa pengambil keputusan dalam grup diskusi.Pada awal wawancara perhatikan nama masing-masing pembuat keputusan sehingga Anda dapat mengenali setiap individu.

Ketika menjawab pertanyaan dari salah satu peserta, coba untuk membuat kontak mata dengan setiap anggota panel saat Anda berbicara. Setiap peserta akan memiliki tingkat pengaruh dalam proses perekrutan.Dianjurkan agar Anda mencoba untuk menjalin hubungan dengan baik kepada setiap anggota panel, bahkan jika mayoritas pertanyaan hanya diminta oleh salah satu, atau dua orang saja.
Wawancara panel bisa menjadi pengalaman yang sangat menakutkan bahkan ketika Anda sudah mempersiapkan dengan baik, atau bahkan sebaliknya.

5. Wawancara Berbasis Stres


Meskipun bukan teknik wawancara umum, wawancara berbasis stres mungkin berlangsung. Pewawancara akan mencoba untuk menempatkan Anda di bawah tekanan untuk menentukan bagaimana Anda merespon. Hal ini mungkin dalam bentuk pertanyaan yang agresif, keheningan, atau interupsi tak berujung.
Gaya wawancara ini dirancang untuk menguji batas-batas fisik kesabaran Anda dan melihat apakah Anda merespon dengan baik sesuai tolok ukur pewawancara.

Itulah 5 tantangan metode yang digunakan untuk interview kerja di perusahaan BUMN, terutama di bidang migas.Di sektor industri yang lain tanpa disadari mungkin ini akan Anda alami juga.Itulah sebabnya kenapa tiba-tiba Anda tidak masuk dalam daftar perekrutan.