Translate

Friday, 11 January 2019

Pengertian serta Fungsi Ginpole - Ginpull


Ereksen Tower Listrik di area pegunungan menggunakan Ginpole
Ereksen Tower Listrik di area pegunungan menggunakan Ginpole


Apa Itu Ginpole?


GINPOLE (ginpull) adalah tiang berkaki tiga yang berfungsi untuk mengangkat beban.

Gin pole bisa diartikan juga "Tiangmas", yang pada ujung paling atas dipasang katrol dan dikombinasikan dengan wire sling serta mesin Winchi untuk menarik beban / material baja pada erection tower.

Disamping untuk ereksen tower, Ginpole juga digunakan untuk menaikkan beban di atas struktur yang terlalu tinggi yang tidak bisa dijangkau dengan crane, seperti menempatkan antena di atas menara, dan untuk mengangkat segmen menara yang lain selama ereksen.

Dibandingkan dengan Crane, penggunaan Gin pole lebih praktis dan efisien, terutama pada lokasi yang tak terjangkau crane, seperti di area persawahan, di atas pegunungan dan di area sulit lainnya.

Pemasangan Ginpole


Pada tahap awal, ujung bawah Ginpole ditempatkan dalam lubang dangkal atau diikat kuat supaya tidak bergeser dan diposisikan sedemikian rupa sehingga ujung atas terletak di atas objek yang akan diangkat.Kemudian diamankan lagi dengan bentangan tiga tambang atau lebih, agar tidak roboh.
Tambang tersebut berfungsi juga untuk memindahkan secara lateral posisi top ginpole - yang dikendalikan dari bawah - agar selalu berada di atas beban yang akan di angkat.

Gin pole dirangkai dari beberapa segmen (section) yang bisa dibongkar pasang, ditambah atau dikurangi sesuai kebutuhan pemakaian.

Simak Video ini :

* video proses fabrikasi Ginpole / Ginpull

Saat digunakan untuk membuat menara yang tersegmentasi, tiang gin dapat dilepas, diangkat, dan dipasang kembali ke segmen yang baru saja selesai untuk mengangkat yang berikutnya.Proses ini dapat diulang sampai bagian paling atas dari menara selesai terpasang, berapapun tinggi menara yang akan dibangun.

Aplikasi Pemakaian Ginpole


Fabrikasi ginpole dan ereksen tower
Gambar skema penggunaan Ginpole

Fabrikasi ginpole dan ereksen tower
Posisi penempatan Ginpole saat ereksen awal

Fabrikasi ginpole dan ereksen tower

Fabrikasi ginpole dan ereksen tower
Pengangkatan segmen tower menggunakan Ginpole

Fabrikasi ginpole dan ereksen tower
Pemasangan Ginpole di ketinggian

Gambar- gambar tersebut menunjukkan berbagai macam Ginpole / Tiangmas dalam berbagai aplikasi di lapangan.

Thursday, 10 January 2019

Video Proses Fabrikasi Ginpole | Ini Tugas Fitter - Welder di Workshop

Saturday, 4 March 2017

Apa Itu Pressure Regulating Valve, Fungsi Serta Cara Kerjanya

Dalam dunia konstruksi terutama yang berkaitan dengan pekerjaan perpipaan (piping) serta mekanikal kita mengenal suatu alat yang disebut PRV.

pemasangan-PRV-di-area-turbine
 (PRV pada sistem turbine / image credit : Faret222daisley.blogspot.com )




Apa itu PRV?


PRV merupakan kepanjangan dari Pressure Regulating Valve yaitu suatu alat(valve) yang berfungsi untuk mengatur suatu sistem tekanan fluida gas atau cair dari sistem sumber tekanan yang tinggi sehingga menghasilkan tekanan yang lebih rendah sesuai kebutuhan suatu sistem.


Fungsi PRV


Sumber sistem tekanan yang tinggi misalnya yang berasal dari kompresor, pompa, tanki reservoir serta sistem tekanan tinggi lainnya yang didistribusikan ke suatu sistem tertentu akan terlebih dahulu dilakukan penurunan sehingga sesuai dengan spesifikasi kebutuhan sistem, atau juga untuk kebutuhan keamanan dan keselamatan penggunaan. Itulah fungsi utama dilakukan pemasangan Pressure Regulating Valve (PRV).

Salah satu contoh penggunaan PRV adalah pada sistem sirkulasi air di gedung bertingkat.Suatu sistem instalasi air bersih di gedung bertingkat tinggi sangat di pengaruhi oleh gaya gravitasi bumi yang akan menyebabkan tekanan air mengalami peningkatan. Semakin tinggi gedung maka tekanan air yang berada di lantai dasar semakin bertambah dan ini akan membahayakan instalasi pipa termasuk terjadinya kerusakan pada head sprinkler serta alat-alat pendukung yang lain jika tidak di pasang alat pengatur tekanan (PRV). Adanya Water Pressure Reducing Valve berfungsi untuk mengatur tekanan air agar stabil dan rata.

Penempatan water Presure Reducing Valve (PRV) air bersih di gedung bertingkat tergantung pada kebutuhan di lapangan. Namun biasanya penempatan berjarak per 6 lantai. Jika tinggi lantai 3 meter maka penempatan Pressure Reducing Valve berjarak 18 meter. Dan tekanan air maksimum pada inlet PRV di atur kurang lebih 3 - 4kg/cm2. Hal ini untuk menjaga keamanan alat – alat yang menggunakan air seperti shower spray yang memiliki batas tekanan maximum 4,5kg/cm2, kran, wastafel dan alat – alat lain.Bayangkan jika air dari main pompa yang bertekanan sekitar 8-12 bars tersebut langsung mengarah ke sower atau kran air, apa yang akan terjadi?

Selain digunakan pada sirkulasi pemakaian air di gedung bertingkat PRV juga lazim digunakan pada industri minyak dan gas, serta pada industri pembangkit energi.


Tipe-tipe Pressure Regulating Valve


apa-itu-pressure-regulating-valve

Pressure Regulating Valve(PRV) atau disebut juga Pressure Reducing Valve dilihat dari sistem operasionalnya bisa dibedakan kedalam 2 tipe,yaitu:
1. PRV satu tahap
2. PRV dua tahap

A. PRV Satu Tahap



detail-pressure-regulating-valve-satu-tahap
(Detail PRV 1 Tahap / image credit:artikel-teknologi.com)


Gambar di atas merupakan sebuah sistem PRV dengan satu tahap pressure regulator.Beberapa komponen utama PRV tampak, yaitu: inlet dan outlet pressure gauge, membran diafragma, pegas, poppet valve, serta tuas untuk mengatur set point tekanan kerja PRV.Komponen-komponen tersebut tentunya mempunyai fungsi dan kegunaan masing-masing


  • Pressure gauge berfungsi sebagai penunjukan nilai tekanan fluida baik pada sisi sumber tekanan maupun sisi keluaran PRV. 
  • Diafragma berfungsi untuk menciptakan sebuah ruang kerja fleksibel di dalam PRV yang mampu berubah-ubah volume. 
  • Dua pegas pada sistem PRV berfungsi untuk menghasilkan kesetimbangan tekanan, sedangkan Poppet valve berfungsi untuk membuka serta menutup aliran fluida.


Cara Kerja PRV Satu Tahap

Prinsip kerja Pressure Regulating Valve (satu tahap) umumnya hanya menggunakan prinsip-prinsip sistem mekanis dan tidak ada sistem elektris sama sekali.

Jika tekanan fluida di area outlet turun (area berwarna biru lebih muda), maka yang terjadi adalah ruangan di dalam diafragma akan mengecil karena pegas 1 akan menekan diafragma. Selain itu pegas 1 juga akan menekan poppet valve sehingga akan membuka aliran fluida untuk masuk ke area diafragma. Fluida dapat masuk ke area ini karena memiliki tekanan yang lebih besar dibandingkan dengan tekanan di dalam area diafragma.

Pada suatu kondisi tertentu tekanan fluida di dalam area outlet ditambah dengan tekanan dari pegas 2, akan cukup kuat untuk melawan dorongan dari pegas 1 yang memiliki ukuran lebih besar daripada pegas 2. Sehingga kondisi demikian akan menciptakan keseimbangan yang menyebabkan poppet valve kembali tertutup.

Proses tersebut berlanjut demikian seterusnya setiap tekanan di downstream PRV lebih rendah daripada nilai set point yang seharusnya.

Baca juga:
Valve-Mengenal 11 Jenis Valve Beserta Fungsinya

B. PRV Dua Tahap



detail-pressure-regulating-valve-dua-tahap
(Detail PRV 2 Tahap / image credit:artikel-teknologi.com)


Berbeda dengan PRV satu tahap, PRV dengan dua tahap pressure regulator menggunakan pegas serta membran diafragma yang lebih banyak untuk menciptakan sebuah ruang keseimbangan di dalam PRV (chamber).Ini merupakan perbedaan yang paling mendasar jika dibandingkan dengan PRV satu tahap.

Cara Kerja PRV Dua Tahap

Pada saat tekanan fluida pada ruangan outlet turun, maka pegas 1 akan menekan diafragma dan poppet valve 1 sehingga fluida bertekanan lebih tinggi di chamber akan masuk ke ruang outlet. Saat tekanan fluida chamber turun karena harus masuk ke ruang outlet, maka proses yang sama terjadi pada pegas 4 yang akan mendorong poppet valve 2 sehingga fluida bertekanan lebih tinggi masuk ke ruang chamber. Saat tekanan fluida outlet sudah sesuai dengan tekanan set point-nya, maka sistem pegas akan membentuk kesetimbangan sehingga kedua poppet valve akan tertutup sempurna.

Melihat dari cara kerja ke dua PRV tersebut nampak bahwa dua tipe PRV tersebut memiliki fungsi yang sama namun untuk penggunaan pada kondisi yang sedikit berbeda. PRV dengan hanya satu tahap pengaturan tekanan lebih cocok digunakan pada fluida dengan tekanan kerja rendah. Sedangkan PRV dengan dua tahap pressure regulator lebih cocok digunakan untuk fluida bertekanan kerja sangat tinggi.

Demikian gambaran mengenai apa itu Pressure Regulating Valve beserta jenis dan fungsinya. Bila artikel ini bermanfaat, silahkan dishare.

Sunday, 26 February 2017

Pengenalan Apa Itu Diaghpragm Valve

Pada dasarnya Diaghpragm Valve mempunyai fungsi yang sama seperti jenis-jenis valve lainnya yaitu untuk mengatur aliran fluida maupun gas pada sistem perpipaan suatu industri, namun valve jenis diaghpragm ini memiliki kelebihan, diantaranya yaitu memiliki aliran yang tenang dan fluida akan mengalir tanpa hambatan.

Pengenalan Apa Itu Diaghpragm Valve
Diaghpragm Valve

Jenis valve ini sangat baik untuk flow control dan penutupan aliran yang sangat rapat walaupun di dalam pipeline terkandung suspended solid. Diaphragm valve cocok digunakan untuk fluida yang korosif, fibrous materials, viscous material, sludges, solids in suspension, gas dan udara bertekanan.


Aktuator Untuk Diaghpragm Valve


Diaghpragm valve dapat dikendalikan oleh berbagai jenis aktuator misalnya manual, pneumatik, hidrolik, listrik dll.
Pada umumnya jenis aktuator pneumatik yang paling banyak diaplikasikan dalam penggunaan diaghpragm valve karena lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan memakai hidrolik maupun listrik.Meskipun demikian pengopersian secara manual dan hidrolik juga masih banyak digunakan terutama pada sistem proses industri yang tidak memerlukan kecepatan untuk buka-tutup ( open-close).

Jenis Diaghpragm Valve (Katup Diafragma)


Struktur utama elemen Valve Diafragma adalah body, bonnet (tutup cerobong) dan diafragma fleksibel. Diaghpragm valve mudah dikenali pada bentuknya yang cembung tepat di bawah handle.
Aplikasi utama Valve Diafragma melibatkan operasi tekanan rendah dan slurry.

Secara umum terdapat dua tipe Valve Diaghpragm ini yaitu:

  • Straightway-type diaphragm valve
  • Weir-Type Diafragma Valves


1). Tipe "Straight-throught" (menembus lurus)

Apa Itu Diaghpragm Valve
Gambar-detail-diaphragm valve-type-straightway
Gambar detail diaghpragm valve - straightway type

Tipe Straight-throught mempunyai diameter dalam dan bentuk yang sama sebagai pipa saluran. Untuk mengoperasikan tipe valve ini, usapan panjang diperlukan.


2). Tipe "Weir" (bendungan)

Pengenalan Apa Itu Diaghpragm Valve
Gambar detail diaghpragm valve - weir type

Valve tipe Weir atau bendungan sangat baik untuk throttling dan penutupan rapat. Untuk mengoperasikan tipe valve ini hanya memerlukan usapan yang pendek.

Stem didalam Valve Diafragma tidak berputar (berotasi). Diafragma bergerak ke atas dan ke bawah dengan bantuan piston compression yang dalam perputaran yang lain digerakkan oleh lengan pengungkit atau pengoperasian stem. Biasanya Valve ini tidak ada pembungkus atau penyelubung sehingga menyebabkan pemiliharaannya sedikit lebih mudah. Tetapi bagaimanapun juga untuk bahan-bahan kimia berbahaya, bonnet disediakan dan disegel dengan teflon atau pembungkus lainnya.

Baca juga:



Valve Diafragma ini diproduksi dari bahan yang meliputi: besi tuang, besi lunak, baja lunak, stainless steel, dan campuran bahan tahan korosi.

Keuntungan Valve Diaghpragm (Katup Diafragma)


Berikut ini beberapa keuntungan yang berbeda dari Valve Diaghpragm (katup diafragma):

1 . Dapat digunakan sebagai on-off dan throttling katup layanan.
2 . Tahan terhadap bahan kimia karena tersedia berbagai lapisan.
3 . Kebocoran batang bisa dihilangkan .
4 . Menyediakan layanan gelembung - ketat.
5 . Tidak memiliki kantong perangkap endapan sehingga sangat cocok untuk lumpur dan cairan kental .
6 . Katup ini sangat cocok untuk bahan kimia berbahaya dan cairan radioaktif .
7 . Katup ini tidak memungkinkan kontaminasi media aliran, sehingga mereka digunakan secara ekstensif dalam pengolahan makanan , farmasi , pembuatan bir , dan aplikasi lain yang tidak bisa mentolerir kontaminasi .

Kekurangan Valve Diaghpragm (Katup Diafragma)


1 . Weir (bendung) dapat mencegah drainase penuh pada pipa .
2 . Temperatur kerja dan tekanan dibatasi oleh bahan diafragma . Umumnya tekanan dibatasi sampai 200 psi ( 1380 kPa ) dan suhu sampai 400 F ( 204 C ) .
3 . Diafragma juga dapat membatasi tekanan hidrostatik .
4 . Diafragma mungkin mengalami erosi bila digunakan secara ekstensif dalam layanan throttling yang mengandung banyak kotoran .
5 . Katup diafragma tersedia dalam ukuran yang terbatas , biasanya NPS 1/2 sampai 12 ( DN 15 sampai 300) .

Aplikasi Khas Katup Diafragma


1 . Air bersih atau kotor dan aplikasi layanan udara
2 . Sistem air de - mineralisasi
3 . Aplikasi korosif
4 . Sistem limbah radioaktif di fasilitas nuklir
5 . Layanan Vacuum
6 . Pengolahan makanan, farmasi , dan sistem pembuatan bir

Demikian penjelasan mengenai Diaghpragm Valve.Jika artikel ini bermanfaat silahkan dishare.

Monday, 13 February 2017

Butterfly Valve - Tipe, Jenis Beserta Penjelasan

Beberapa jenis valve sudah kita bahas sebelumnya, yaitu: Gate Valve, Globe Valve, Ball Valve dan Check Valve, kali ini akan kita bahas mengenai salah satu jenis valve yang namanya sudah familier di kalangan pekerja proyek yaitu Butterfly Valve.

Apa itu Butterfly Valve?
Butterfly Valve merupakan salah satu jenis valve yang serba guna, karena dapat di aplikasikan pada sistem pemipaan dimanapun, di industri, pembangunan kapal, platform, di perumahan dan lain-lain.

Selain itu Butterfly Valve bisa di pasang pada instalasi berbagai media yang melaluinya misalnya oleh cairan, gas, lumpur dengan berbagai tingkat tekanan dan suhu.

Pada awalnya butterfly valve banyak di gunakan pada instalasi pada tekanan rendah, namun dengan berkembangnya teknologi khususnya pada bidang ilmu elastomer, kini valve jenis ini bisa di aplikasi-kan pada instalasi dengan tekanan tinggi.

Butterfly-Valve-tipe-jenis-beserta-penjelasan
( Bagian-bagian Butterfly Valve / gbr oleh djvalves.com )

Untuk membuka dan menutup penuh, valve jenis ini hanya membutuhkan putaran 90deg atau seperempat putaran tuas, sehingga memungkinkan valve jenis ini dapat dioperasikan dengan cepat. Namun valve ini tidak mampu di setting untuk ukuran aliran tertentu. Valve ini biasa disebut sebagai Quarter Turn Valve.

Dengan bahan penutup saluran sebuah disc presisi valve ini digerakkan dengan poros aktuator yang terhubung dengan handel di sisi luar valve.

Dari aktuator yang menggerakkan atau memutar disk tersebut bisa diaplikasikan dengan sebuah tuas manual, hidrolik maupun motor listrik. Tentunya dengan tambahan beberapa peralatan bantu seperti kontrol valve untuk hidrolik dan gearbox yang mengurangi putaran motor untuk jenis aktuator motor listrik. Seperti tampak pada gambar di bawah ini.


pneumatic-wafer-style-butterfly-valve
( pneumatic wafer style butterfly valve / gbr dari samsoncontrols.com )

Pada keadaan terbuka atau disk penutup pada posisi 0deg, timbul aliran aerodinamis yang diakibatkan oleh disk tersebut. Meskipun kehilangan head sedikit lebih tinggi dari jenis valve Ball Valve maupun  Gate Valve, yang notabene Ball Valve dan Gate Valve benar benar bekerja bebas hambatan pada saat valve terbuka penuh, namun kerugian itu lebih rendah dibandingkan dengan jenis Globe Valve.

Baca juga:

Berbagai jenis Butterfly valve dapat digunakan untuk berbagai media aliran, cairan dan gas maupun material yang agak padat seperti lumpur, bulb dll.

Tekanan dan suhu material yang melalui valve ini jelas mempengaruhi material bahan pembuatan-nya, sehingga menjadi pertimbangan penting dalam perancangan.

berbagai-tipe-dan-jenis-butterfly-valve
(Berbagai tipe dan jenis Butterfly Valve)


TIPE – TIPE DAN JENIS BUTTERFLY VALVE


  1. Concentric Butterfly Valve, memiliki seat kuat dengan disk dari logam.
  2. Doubly-eccentric Butterfly Valve, dari berbagai macam bahan yang digunakan untuk seat dan disk.
  3. Trply-eccentric Butterfly Valve, terbuat dari logam keras/baja. 

Jenis eccentric sering digunakan pada aplikasi yang membutuhkan bi-directional misalnya penutup minyak dan gas, LNG/NPG, di pabrik-pabrik kimia dan pembuatan kapal.

Wafer-style Butterfly Valve, Dirancang untuk mempertahankan segel terhadap bi-directional perbedaan tekanan untuk mencegah aliran balik di dalam sistem apapun yang sengaja dirancang untuk aliran searah.

Lug-style Butterfly Valve, dengan ulir di kedua sisi valve yang memungkinkan untuk di install dalam sistem dengan penyambungan ulir atau tidak memerlukan mur baut pada flange.(Source:abi blog.com)

Demikian penjelasan mengenai Butterfly Valve, semoga bermaanfaat.
Simak juga penjelasan mengenai jenis valve lainnya di blog ini.
Jika artikel ini bermanfaat silahkan dishare.

Sunday, 12 February 2017

Pneumatic Actuator - Jenis Beserta Fungsinya Pada Valve

Apa itu Actuator?


Dalam sebuah industri terutama di sektor migas mengoperasikan sebuah mesin atau alat-alat industri sekarang sudah banyak dilakukan dengan cara otomatis.Salah satu contoh di sini adalah pengoperasian sebuah Valve. Dengan menggunakan suatu alat yang dinamakan "Actuator", Valve bisa dioperasikan dan dikontrol dari jarak jauh pada suatu tempat / ruangan yang dinamakan Control Room.

Jenis-dan-fungsi-actuator
Pemasangan Pneumatic Actuator - Butterfly Valve pada pipa air

Lalu, apa itu Actuator?
Actuator adalah sebuah alat yang mengubah tenaga listrik maupun fluida menjadi gerakan mekanis untuk membuka/menutup atau mengontrol sebuah valve.

Seperti diketahui bahwa ada dua cara yang umum dilakukan untuk menggerakkan sebuah valve, yaitu dengan cara manual dan automatic.

1. Cara Manual, yaitu menggunakan handwheel atau hand lever.

Valve dioperasikan oleh manusia dengan cara membuka dan menutup menggunakan handwheel atau hand lever.
Handwheel digunakan untuk jenis gate dan globe valve, sementara hand lever digunakan pada ball dan butterfly valve. Valve dengan penggerak manual harganya lebih murah dibandingkan valve dengan actuator.

2. Cara Otomatis, yaitu menggunakan actuator.

Valve dioperasikan secara otomatis menggunakan suatu alat yang dinamakan actuator.

Baca juga:



Penggunaan Actuator berdasarkan sumber tenaganya bisa dibagi ke dalam 3 (tiga) kelompok yaitu: pneumatic, electric, dan hydraulic

1. Pneumatic Actuator


Jenis-dan-fungsi-actuator

Actuator ini paling banyak dipakai di industri dan dapat dikelompokkan menjadi pneumatic diaphragm dan pneumatic piston. Actuator jenis ini memanfaatkan sumber angin bertekanan yang dihasilkan oleh air compressor untuk mendorong valve stem bergerak membuka atau menutup.

2. Electric  Actuator


Actuator ini menggunakan sebuah motor listrik untuk menggerakkan valve stem. Actuator jenis ini tidak boleh digunakan di area rawan ledakan dan mengandung gas (hazardous area).

3. Hydraulic  Actuator


Actuator ini memperoleh sumber tenaga dari sebuah pompa untuk mengalirkan minyak hydraulic sebagai media bertekanan dan sedikit banyak memiliki kesamaan dengan jenis pneumatic.
Untuk selanjutnya istilah actuator akan merujuk ke jenis pneumatic karena aplikasinya yang banyak digunakan di industri minyak dan gas.

Demikian mengenai jenis-jenis Actuator beserta fungsinya pada penggunaan pada Valve.
Jika artikel ini bermanfaat,silahkan dishare.Simak juga artikel lainnya.

Saturday, 11 February 2017

Perusahaan Pengopersian Pembangkit Listrik Membuka Lowongan Kerja Februari 2017

Sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik sedang membutuhkan beberapa tenaga kerja.Perusahaan tersebut adalah PT Eramas Persada Energy - Group.

PLTS-pembangkit-listrik-tenaga-surya
(Gbr ilustrasi / photo dari www.merdeka.com)

Jika sobat pekerja proyek punya skill dan kemampuan sesuai kriteria yang ditentukan,Anda bisa coba melamar dengan mengirim CV ke email yang tertera di bagian bawah artikel ini.

Berikut beberapa posisi yang dibutuhkan:

1. POWER PLANT MANAGER (PLTS)

Required Skills
• Bachelor of Science degree in Electrical Engineering
• 10 years experience of Solar Power Plant (PLTS) related to Operation, Maintenance or Engineering
• Advanced Management work experience and training
• Ability to handle daily communication of expectations, coach employees, provide feedback to, develop and manage plant Staff
• Communication and interpersonal skills to manage and motivate employees and use oral and written communication to communicate objectives and action plans
• High degree of flexibility and the capacity to work in a rapidly changing and ambiguous environment
• Proficiency with Microsoft Offive Suite Programs
• Excellent oral and written communication skills

2. POWER PLANT OPERATOR (PLTG/PLTMG)

Persyaratan:
• Pria maks. 30 th, dengan pendidikan min. D3/S1 Teknik Elektro
• Mengerti tentang pengoperasian gas turbin Aero derivative engine
• Mempunyai Sertifikat Kompetensi Personal sebagai Operator Pembangunan Pemasangan Pembangkit Listrik yang dikeluarkan oleh PT. ELESKA HAKIT / PT. IATKI
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan (min. pasif)
• Bisa bekerjasama dalam tim
• Bersedia ditempatkan di Jambi

3. POWER PLANT OPERATOR (PLTS)

Persyaratan:
• Pria maks. 30 th, dengan pendidikan min. D3/S1 Teknik Elektro
• Pengalaman di bidang PLTS min. 3 th
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan (min. pasif)
• Bisa bekerjasama dalam tim
• Bersedia ditempatkan di Jambi

4. POWER PLANT ENGINEERING

Persyaratan:
• Pria, maks. 40 th
• Pendidikan minimal S1 Teknik Elektro/S1 Mesin
• Pengalaman menangani aeroderivative gas turbin (GE/roll royce)
• Pengalaman min. 5 th sebagai Supervisor Operasional atau Supervisor Maintenance di industri pembangkit listrik gas turbin aeroderivative
• Bersedia ditempatkan di Jambi

5. POWER PLANT MAINTENANCE SUPERVISOR

Persyaratan:
• Pria, maks. 40 th, dengan pendidikan min. S1 Teknik Mesin
• Memiliki pengalaman min. 5 th sebagai Maintenance Supervisor di Industri Pembangkit Listrik
• Mempunyai Sertifikat Kompetensi Personal sebagai Maintenance Pembangunan Pemasangan Pembangkit Listrik yang dikeluarkan oleh PT. ELESKA HAKIT / PT. IATKI
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
• Bersedia ditempatkan di Jambi


6. POWER PLANT MAINTENANCE (PLTS)

Persyaratan:
• Pria, maks. 40 th, dengan pendidikan min. S1 Teknik Elektro/Teknik Mesin
• Memiliki pengalaman min. 3 th sebagai Maintenance di Industri PLTS
• Diutamakan Mempunyai Sertifikat Kompetensi Personal sebagai Maintenance Pembangunan Pemasangan PLTS
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
• Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia

7. ACCOUNTING STAFF

Deskripsi pekerjaan:
1. Membuat Budget
2. Membuat Schedule Pembayaran ke Vendor/Supplier
3. Membuat Laporan Keuangan
4. Membuat Jurnal Harian ke Software Accounting (Orafin)
5. Melakukan cross check atas Invoice dari Vendor/Supplier
6. Melakukan Review atas Jurnal yang diinput oleh Accounting Staff

Persyaratan:
• Laki-Laki, usia maks. 30 th
• Pendidikan min. S1 Accounting
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
• Penempatan di Kelapa Gading, Jakarta

8. EXECUTIVE ASSITANT/PERSONAL ASSITANT/ADMINISTRATOR

Job Description:
1. Secretarial and administrative tasks normally expected from an executive level PA/EA including but not limited to organizational, time management/prioritisation of tasks, arranging meetings, taking and preparing minutes, presentation materials, correspondence and report fillings to banks, financial institutions, BKPM etc.
2. Maintaining file management systems for project management and data analysis, using cloud technologies and mobile apps.
3. Assist project budgeting, contract management and cost control.

Qualifications:
1. Male/Female not more than 30 years of age, with minimum 3 years experience in secretarial and/or administrative duties.
2. Confident, capability of multi-tasking and working independently to solve problems. Unafraid to take initiative or ask questions whenever necessary.
3. Exceptional interpersonal skills and the ability to relate well with a varied range of professionals as well as public-office officials with high levels of professionalism and integrity.
4. Has a genuine desire to support project team and other internal organizational units.
5. Excellent verbal and written communication skills both in English and Bahasa Indonesia.
6. Proficiency using Microsoft office suite and online productivity technologies.
7. Understanding and/or exposure in investment, accounting, finance, project finance or legal contract is a major advantage.

Kirimkan CV, Foto dan lamaran lengkap beserta dengan
gaji yang diharapkan ke :
hrd@epu.co.id

Cantumkan posisi yang dilamar pada Subject email.
Hanya kandidat yang memenuhi syarat yang akan dihubungi.

Jika Anda punya kriteria yang cocok, ini kesempatan emas.Lebih baik dicoba saja.
Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share ke teman.