Sunday, 26 February 2017

Pengenalan Apa Itu Diaghpragm Valve

Pada dasarnya Diaghpragm Valve mempunyai fungsi yang sama seperti jenis-jenis valve lainnya yaitu untuk mengatur aliran fluida maupun gas pada sistem perpipaan suatu industri, namun valve jenis diaghpragm ini memiliki kelebihan, diantaranya yaitu memiliki aliran yang tenang dan fluida akan mengalir tanpa hambatan.

Pengenalan Apa Itu Diaghpragm Valve
Diaghpragm Valve

Jenis valve ini sangat baik untuk flow control dan penutupan aliran yang sangat rapat walaupun di dalam pipeline terkandung suspended solid. Diaphragm valve cocok digunakan untuk fluida yang korosif, fibrous materials, viscous material, sludges, solids in suspension, gas dan udara bertekanan.


Aktuator Untuk Diaghpragm Valve


Diaghpragm valve dapat dikendalikan oleh berbagai jenis aktuator misalnya manual, pneumatik, hidrolik, listrik dll.
Pada umumnya jenis aktuator pneumatik yang paling banyak diaplikasikan dalam penggunaan diaghpragm valve karena lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan memakai hidrolik maupun listrik.Meskipun demikian pengopersian secara manual dan hidrolik juga masih banyak digunakan terutama pada sistem proses industri yang tidak memerlukan kecepatan untuk buka-tutup ( open-close).

Jenis Diaghpragm Valve (Katup Diafragma)


Struktur utama elemen Valve Diafragma adalah body, bonnet (tutup cerobong) dan diafragma fleksibel. Diaghpragm valve mudah dikenali pada bentuknya yang cembung tepat di bawah handle.
Aplikasi utama Valve Diafragma melibatkan operasi tekanan rendah dan slurry.

Secara umum terdapat dua tipe Valve Diaghpragm ini yaitu:

  • Straightway-type diaphragm valve
  • Weir-Type Diafragma Valves


1). Tipe "Straight-throught" (menembus lurus)

Apa Itu Diaghpragm Valve
Gambar-detail-diaphragm valve-type-straightway
Gambar detail diaghpragm valve - straightway type

Tipe Straight-throught mempunyai diameter dalam dan bentuk yang sama sebagai pipa saluran. Untuk mengoperasikan tipe valve ini, usapan panjang diperlukan.


2). Tipe "Weir" (bendungan)

Pengenalan Apa Itu Diaghpragm Valve
Gambar detail diaghpragm valve - weir type

Valve tipe Weir atau bendungan sangat baik untuk throttling dan penutupan rapat. Untuk mengoperasikan tipe valve ini hanya memerlukan usapan yang pendek.

Stem didalam Valve Diafragma tidak berputar (berotasi). Diafragma bergerak ke atas dan ke bawah dengan bantuan piston compression yang dalam perputaran yang lain digerakkan oleh lengan pengungkit atau pengoperasian stem. Biasanya Valve ini tidak ada pembungkus atau penyelubung sehingga menyebabkan pemiliharaannya sedikit lebih mudah. Tetapi bagaimanapun juga untuk bahan-bahan kimia berbahaya, bonnet disediakan dan disegel dengan teflon atau pembungkus lainnya.

Baca juga:



Valve Diafragma ini diproduksi dari bahan yang meliputi: besi tuang, besi lunak, baja lunak, stainless steel, dan campuran bahan tahan korosi.

Keuntungan Valve Diaghpragm (Katup Diafragma)


Berikut ini beberapa keuntungan yang berbeda dari Valve Diaghpragm (katup diafragma):

1 . Dapat digunakan sebagai on-off dan throttling katup layanan.
2 . Tahan terhadap bahan kimia karena tersedia berbagai lapisan.
3 . Kebocoran batang bisa dihilangkan .
4 . Menyediakan layanan gelembung - ketat.
5 . Tidak memiliki kantong perangkap endapan sehingga sangat cocok untuk lumpur dan cairan kental .
6 . Katup ini sangat cocok untuk bahan kimia berbahaya dan cairan radioaktif .
7 . Katup ini tidak memungkinkan kontaminasi media aliran, sehingga mereka digunakan secara ekstensif dalam pengolahan makanan , farmasi , pembuatan bir , dan aplikasi lain yang tidak bisa mentolerir kontaminasi .

Kekurangan Valve Diaghpragm (Katup Diafragma)


1 . Weir (bendung) dapat mencegah drainase penuh pada pipa .
2 . Temperatur kerja dan tekanan dibatasi oleh bahan diafragma . Umumnya tekanan dibatasi sampai 200 psi ( 1380 kPa ) dan suhu sampai 400 F ( 204 C ) .
3 . Diafragma juga dapat membatasi tekanan hidrostatik .
4 . Diafragma mungkin mengalami erosi bila digunakan secara ekstensif dalam layanan throttling yang mengandung banyak kotoran .
5 . Katup diafragma tersedia dalam ukuran yang terbatas , biasanya NPS 1/2 sampai 12 ( DN 15 sampai 300) .

Aplikasi Khas Katup Diafragma


1 . Air bersih atau kotor dan aplikasi layanan udara
2 . Sistem air de - mineralisasi
3 . Aplikasi korosif
4 . Sistem limbah radioaktif di fasilitas nuklir
5 . Layanan Vacuum
6 . Pengolahan makanan, farmasi , dan sistem pembuatan bir

Demikian penjelasan mengenai Diaghpragm Valve.Jika artikel ini bermanfaat silahkan dishare.

Monday, 13 February 2017

Butterfly Valve - Tipe, Jenis Beserta Penjelasan

Beberapa jenis valve sudah kita bahas sebelumnya, yaitu: Gate Valve, Globe Valve, Ball Valve dan Check Valve, kali ini akan kita bahas mengenai salah satu jenis valve yang namanya sudah familier di kalangan pekerja proyek yaitu Butterfly Valve.

Apa itu Butterfly Valve?
Butterfly Valve merupakan salah satu jenis valve yang serba guna, karena dapat di aplikasikan pada sistem pemipaan dimanapun, di industri, pembangunan kapal, platform, di perumahan dan lain-lain.

Selain itu Butterfly Valve bisa di pasang pada instalasi berbagai media yang melaluinya misalnya oleh cairan, gas, lumpur dengan berbagai tingkat tekanan dan suhu.

Pada awalnya butterfly valve banyak di gunakan pada instalasi pada tekanan rendah, namun dengan berkembangnya teknologi khususnya pada bidang ilmu elastomer, kini valve jenis ini bisa di aplikasi-kan pada instalasi dengan tekanan tinggi.

Butterfly-Valve-tipe-jenis-beserta-penjelasan
( Bagian-bagian Butterfly Valve / gbr oleh djvalves.com )

Untuk membuka dan menutup penuh, valve jenis ini hanya membutuhkan putaran 90deg atau seperempat putaran tuas, sehingga memungkinkan valve jenis ini dapat dioperasikan dengan cepat. Namun valve ini tidak mampu di setting untuk ukuran aliran tertentu. Valve ini biasa disebut sebagai Quarter Turn Valve.

Dengan bahan penutup saluran sebuah disc presisi valve ini digerakkan dengan poros aktuator yang terhubung dengan handel di sisi luar valve.

Dari aktuator yang menggerakkan atau memutar disk tersebut bisa diaplikasikan dengan sebuah tuas manual, hidrolik maupun motor listrik. Tentunya dengan tambahan beberapa peralatan bantu seperti kontrol valve untuk hidrolik dan gearbox yang mengurangi putaran motor untuk jenis aktuator motor listrik. Seperti tampak pada gambar di bawah ini.


pneumatic-wafer-style-butterfly-valve
( pneumatic wafer style butterfly valve / gbr dari samsoncontrols.com )

Pada keadaan terbuka atau disk penutup pada posisi 0deg, timbul aliran aerodinamis yang diakibatkan oleh disk tersebut. Meskipun kehilangan head sedikit lebih tinggi dari jenis valve Ball Valve maupun  Gate Valve, yang notabene Ball Valve dan Gate Valve benar benar bekerja bebas hambatan pada saat valve terbuka penuh, namun kerugian itu lebih rendah dibandingkan dengan jenis Globe Valve.

Baca juga:

Berbagai jenis Butterfly valve dapat digunakan untuk berbagai media aliran, cairan dan gas maupun material yang agak padat seperti lumpur, bulb dll.

Tekanan dan suhu material yang melalui valve ini jelas mempengaruhi material bahan pembuatan-nya, sehingga menjadi pertimbangan penting dalam perancangan.

berbagai-tipe-dan-jenis-butterfly-valve
(Berbagai tipe dan jenis Butterfly Valve)


TIPE – TIPE DAN JENIS BUTTERFLY VALVE


  1. Concentric Butterfly Valve, memiliki seat kuat dengan disk dari logam.
  2. Doubly-eccentric Butterfly Valve, dari berbagai macam bahan yang digunakan untuk seat dan disk.
  3. Trply-eccentric Butterfly Valve, terbuat dari logam keras/baja. 

Jenis eccentric sering digunakan pada aplikasi yang membutuhkan bi-directional misalnya penutup minyak dan gas, LNG/NPG, di pabrik-pabrik kimia dan pembuatan kapal.

Wafer-style Butterfly Valve, Dirancang untuk mempertahankan segel terhadap bi-directional perbedaan tekanan untuk mencegah aliran balik di dalam sistem apapun yang sengaja dirancang untuk aliran searah.

Lug-style Butterfly Valve, dengan ulir di kedua sisi valve yang memungkinkan untuk di install dalam sistem dengan penyambungan ulir atau tidak memerlukan mur baut pada flange.(Source:abi blog.com)

Demikian penjelasan mengenai Butterfly Valve, semoga bermaanfaat.
Simak juga penjelasan mengenai jenis valve lainnya di blog ini.
Jika artikel ini bermanfaat silahkan dishare.

Sunday, 12 February 2017

Pneumatic Actuator - Jenis Beserta Fungsinya Pada Valve

Apa itu Actuator?


Dalam sebuah industri terutama di sektor migas mengoperasikan sebuah mesin atau alat-alat industri sekarang sudah banyak dilakukan dengan cara otomatis.Salah satu contoh di sini adalah pengoperasian sebuah Valve. Dengan menggunakan suatu alat yang dinamakan "Actuator", Valve bisa dioperasikan dan dikontrol dari jarak jauh pada suatu tempat / ruangan yang dinamakan Control Room.

Jenis-dan-fungsi-actuator
Pemasangan Pneumatic Actuator - Butterfly Valve pada pipa air

Lalu, apa itu Actuator?
Actuator adalah sebuah alat yang mengubah tenaga listrik maupun fluida menjadi gerakan mekanis untuk membuka/menutup atau mengontrol sebuah valve.

Seperti diketahui bahwa ada dua cara yang umum dilakukan untuk menggerakkan sebuah valve, yaitu dengan cara manual dan automatic.

1. Cara Manual, yaitu menggunakan handwheel atau hand lever.

Valve dioperasikan oleh manusia dengan cara membuka dan menutup menggunakan handwheel atau hand lever.
Handwheel digunakan untuk jenis gate dan globe valve, sementara hand lever digunakan pada ball dan butterfly valve. Valve dengan penggerak manual harganya lebih murah dibandingkan valve dengan actuator.

2. Cara Otomatis, yaitu menggunakan actuator.

Valve dioperasikan secara otomatis menggunakan suatu alat yang dinamakan actuator.

Baca juga:



Penggunaan Actuator berdasarkan sumber tenaganya bisa dibagi ke dalam 3 (tiga) kelompok yaitu: pneumatic, electric, dan hydraulic

1. Pneumatic Actuator


Jenis-dan-fungsi-actuator

Actuator ini paling banyak dipakai di industri dan dapat dikelompokkan menjadi pneumatic diaphragm dan pneumatic piston. Actuator jenis ini memanfaatkan sumber angin bertekanan yang dihasilkan oleh air compressor untuk mendorong valve stem bergerak membuka atau menutup.

2. Electric  Actuator


Actuator ini menggunakan sebuah motor listrik untuk menggerakkan valve stem. Actuator jenis ini tidak boleh digunakan di area rawan ledakan dan mengandung gas (hazardous area).

3. Hydraulic  Actuator


Actuator ini memperoleh sumber tenaga dari sebuah pompa untuk mengalirkan minyak hydraulic sebagai media bertekanan dan sedikit banyak memiliki kesamaan dengan jenis pneumatic.
Untuk selanjutnya istilah actuator akan merujuk ke jenis pneumatic karena aplikasinya yang banyak digunakan di industri minyak dan gas.

Demikian mengenai jenis-jenis Actuator beserta fungsinya pada penggunaan pada Valve.
Jika artikel ini bermanfaat,silahkan dishare.Simak juga artikel lainnya.

Saturday, 11 February 2017

Perusahaan Pengopersian Pembangkit Listrik Membuka Lowongan Kerja Februari 2017

Sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik sedang membutuhkan beberapa tenaga kerja.Perusahaan tersebut adalah PT Eramas Persada Energy - Group.

PLTS-pembangkit-listrik-tenaga-surya
(Gbr ilustrasi / photo dari www.merdeka.com)

Jika sobat pekerja proyek punya skill dan kemampuan sesuai kriteria yang ditentukan,Anda bisa coba melamar dengan mengirim CV ke email yang tertera di bagian bawah artikel ini.

Berikut beberapa posisi yang dibutuhkan:

1. POWER PLANT MANAGER (PLTS)

Required Skills
• Bachelor of Science degree in Electrical Engineering
• 10 years experience of Solar Power Plant (PLTS) related to Operation, Maintenance or Engineering
• Advanced Management work experience and training
• Ability to handle daily communication of expectations, coach employees, provide feedback to, develop and manage plant Staff
• Communication and interpersonal skills to manage and motivate employees and use oral and written communication to communicate objectives and action plans
• High degree of flexibility and the capacity to work in a rapidly changing and ambiguous environment
• Proficiency with Microsoft Offive Suite Programs
• Excellent oral and written communication skills

2. POWER PLANT OPERATOR (PLTG/PLTMG)

Persyaratan:
• Pria maks. 30 th, dengan pendidikan min. D3/S1 Teknik Elektro
• Mengerti tentang pengoperasian gas turbin Aero derivative engine
• Mempunyai Sertifikat Kompetensi Personal sebagai Operator Pembangunan Pemasangan Pembangkit Listrik yang dikeluarkan oleh PT. ELESKA HAKIT / PT. IATKI
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan (min. pasif)
• Bisa bekerjasama dalam tim
• Bersedia ditempatkan di Jambi

3. POWER PLANT OPERATOR (PLTS)

Persyaratan:
• Pria maks. 30 th, dengan pendidikan min. D3/S1 Teknik Elektro
• Pengalaman di bidang PLTS min. 3 th
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan (min. pasif)
• Bisa bekerjasama dalam tim
• Bersedia ditempatkan di Jambi

4. POWER PLANT ENGINEERING

Persyaratan:
• Pria, maks. 40 th
• Pendidikan minimal S1 Teknik Elektro/S1 Mesin
• Pengalaman menangani aeroderivative gas turbin (GE/roll royce)
• Pengalaman min. 5 th sebagai Supervisor Operasional atau Supervisor Maintenance di industri pembangkit listrik gas turbin aeroderivative
• Bersedia ditempatkan di Jambi

5. POWER PLANT MAINTENANCE SUPERVISOR

Persyaratan:
• Pria, maks. 40 th, dengan pendidikan min. S1 Teknik Mesin
• Memiliki pengalaman min. 5 th sebagai Maintenance Supervisor di Industri Pembangkit Listrik
• Mempunyai Sertifikat Kompetensi Personal sebagai Maintenance Pembangunan Pemasangan Pembangkit Listrik yang dikeluarkan oleh PT. ELESKA HAKIT / PT. IATKI
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
• Bersedia ditempatkan di Jambi


6. POWER PLANT MAINTENANCE (PLTS)

Persyaratan:
• Pria, maks. 40 th, dengan pendidikan min. S1 Teknik Elektro/Teknik Mesin
• Memiliki pengalaman min. 3 th sebagai Maintenance di Industri PLTS
• Diutamakan Mempunyai Sertifikat Kompetensi Personal sebagai Maintenance Pembangunan Pemasangan PLTS
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
• Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia

7. ACCOUNTING STAFF

Deskripsi pekerjaan:
1. Membuat Budget
2. Membuat Schedule Pembayaran ke Vendor/Supplier
3. Membuat Laporan Keuangan
4. Membuat Jurnal Harian ke Software Accounting (Orafin)
5. Melakukan cross check atas Invoice dari Vendor/Supplier
6. Melakukan Review atas Jurnal yang diinput oleh Accounting Staff

Persyaratan:
• Laki-Laki, usia maks. 30 th
• Pendidikan min. S1 Accounting
• Mampu berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
• Penempatan di Kelapa Gading, Jakarta

8. EXECUTIVE ASSITANT/PERSONAL ASSITANT/ADMINISTRATOR

Job Description:
1. Secretarial and administrative tasks normally expected from an executive level PA/EA including but not limited to organizational, time management/prioritisation of tasks, arranging meetings, taking and preparing minutes, presentation materials, correspondence and report fillings to banks, financial institutions, BKPM etc.
2. Maintaining file management systems for project management and data analysis, using cloud technologies and mobile apps.
3. Assist project budgeting, contract management and cost control.

Qualifications:
1. Male/Female not more than 30 years of age, with minimum 3 years experience in secretarial and/or administrative duties.
2. Confident, capability of multi-tasking and working independently to solve problems. Unafraid to take initiative or ask questions whenever necessary.
3. Exceptional interpersonal skills and the ability to relate well with a varied range of professionals as well as public-office officials with high levels of professionalism and integrity.
4. Has a genuine desire to support project team and other internal organizational units.
5. Excellent verbal and written communication skills both in English and Bahasa Indonesia.
6. Proficiency using Microsoft office suite and online productivity technologies.
7. Understanding and/or exposure in investment, accounting, finance, project finance or legal contract is a major advantage.

Kirimkan CV, Foto dan lamaran lengkap beserta dengan
gaji yang diharapkan ke :
hrd@epu.co.id

Cantumkan posisi yang dilamar pada Subject email.
Hanya kandidat yang memenuhi syarat yang akan dihubungi.

Jika Anda punya kriteria yang cocok, ini kesempatan emas.Lebih baik dicoba saja.
Jika artikel ini bermanfaat, silahkan share ke teman.

Wednesday, 1 February 2017

Pentingnya APD Serta Sarana K3 Di Proyek Konstruksi Dan Migas

Bekerja di bidang konstruksi tanpa APD? Jangan pernah ada di pikiran Anda, apalagi jika Anda bekerja di proyek migas,pasti kena pinalty atau bahkan bisa langsung dikeluarkan.Tapi pokok permasalahan bukan karena kena peringatan atau dipecat, bahkan yang terpenting adalah demi keselamatan Anda.

Apa itu APD ?

Artikel ini akan menjelaskan apa itu APD,macam-macam APD beserta fungsinya serta pentingnya sarana K3 dalam proyek konstruksi dan migas.

apd-di-proyek-konstruksi-dan-migas


Proyek konstruksi dan migas, jenis pekerjaan yang digeluti fitter,welder serta sobat pekerja proyek ini memang beriko tinggi dan rawan dengan kecelakaan. Kondisi lingkungan yang panas,berada di ketinggian,berhadapan dengan benda-benda yang keras dan banyaknya orang bekerja yang lalu-lalang,itulah beberapa contoh penyebab banyaknya insiden / kecelakaan yang terjadi di proyek konstruksi.

Kecelakaan bisa saja menyebabkan ancaman serius pada kesehatan dan keselamatan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Itulah sebabnya, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi memang benar-benar harus diperhatikan.Ironisnya, kadang masih banyak juga pekerja proyek,helper,fitter maupun welder yang lalai dengan fungsi K3.Atau jangan-jangan kontraktornya sendiri yang pura-pura tidak mengerti peraturan K3?

Pelaksanaan K3 dalam pekerjaan proyek konstruksi migas dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Perlindungan keselamatan diawali dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) dan sarana kesehatan kerja yang baik. Selanjutnya, perilaku kerja yang baik dan penggunaan peralatan kerja yang benar. Keempat cara ini, semua sama pentingnya.

Pada artikel ini, kami akan membahas macam-macam alat pelindung diri yang digunakan di proyek konstruksi dan migas serta pentingnya sarana pendukung keselamatan kerja (K3)

Pengertian APD?

APD atau Alat Pelindung Diri adalah seperangkat alat yang digunakan oleh tenaga kerja untuk melindungi seluruh atau sebagian tubuhnya terhadap kemungkinan adanya potensi bahaya dan kecelakaan kerja.
APD sering juga disebut PPE yaitu Personal Protective Equipment.

MACAM-MACAM ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI BIDANG KONSTRUKSI DAN MIGAS


Berbagai macam alat pelindung diri di proyek konstruksi dan migas adalah sebagai berikut:


1. Alat Pelindung Kepala


Pelindung kepala / Safety Helmet berfungsi melindungi kepala dari benda keras, pukulan dan benturan, terjatuh dan terkena arus listrik.
Helm pelindung harus terbuat dari bahan yang keras, cukup tebal dan terdapat tali pengikat helm.

2. Pelindung Muka dan Mata (Face Shield)


Face Shield berfungsi melindungi muka dan mata dari percikan benda – benda kecil, lemparan benda-benda panas, pengaruh cahaya, serta melindungi muka dari pengaruh radiasi tertentu.
Selain face shield,APD lain bisa menggunakan kacamata/gogle untuk melindungi mata.

3. Pelindung Telinga


apd-pelindung-telinga-ear-plug-ear-muff


Untuk melindungi telinga dari suara yang terlalu bising digunakan 2 macam APD yaitu :

a. Ear Plug(sumbat telinga), merupakan APD yang berfungsi melindungi telinga dari suara-suara yang terlalu bising.
Bahan ini bisa terbuat dari karet, plastik keras, plastik yang lunak, lilin, dan kapas.Pada umumya jenis karet dan plastic lunak yang sering digunakan,karena bisa menyesuaikan dengan bentuk lobang telinga.

 b. Ear Muff (tutup telinga), mempunyai fungsi yang sama dengan ear plug.Ear muff berbentuk seperti headset.

4. Pelindung Pernafasan


apd-pelindung-pernafasan-respirator


Masker Pernafasan digunakan pada saat fogging dan pekerjaan berdebu. Tujuan masker adalah mencegah masuknya debu dan udara kotor ke pernafasan.
Umumnya masker yang digunakan berbahan kain, tapi jika memasuki area yang banyak mengandung debu partikel logam serta gas yang berbahaya harus menggunakan masker jenis repirator.
Masker  Respirator , mempunyai fungsi yang sangat vital dalam menjaga udara yang masuk ke paru paru kita , banyak perusahaan menggagap remeh hal ini yang mengakibatkan timbulnya penyakit radang pernafasan dan bisa berakibat kematian.

7. Pelindung Tangan




Sarung Tangan berfungsi untuk melindungi keselamatan tangan dari benda panas,mengurangi cidera akibat benturan benda keras...
Ada berbagai macam sarung tangan berdasarkan bahannya, yaitu:
sarung tangan berbahan kulit untuk pekerjaan pengelasan, pemotongan, penyambungan tali baja, serta yang berkaitan dengan pekerjaan rigger.
Sarung tangan berbahan vinyl untuk pekerjaan dengan zat kimia.
Sarung tangan berbahan karet untuk pekerjaan listrik.
Sarung tangan berbahan kain untuk pekerjaan ringan.

8. Pelindung Kaki


apd-sepatu-safety-proyek

Safety Boot (sepatu safety) untuk melindungi keselamatan kaki dari benturan benda keras serta mengurangi resiko dari tertimpa dan kejatuhan benda keras lainnya.
Ada berbagai macam sepatu safety, yaitu:
Safety shoes dengan bahan kulit untuk pekerjaan berat dan rawan benturan.
Rubber boot dengan bahan karet untuk pekerjaan daerah basah.
Electrical shoes dengan bahan karet untuk pekerjaan listrik.

9. Pelindung Badan


Ada 3 macam APD yang termasuk dalm alat pelindung badan,yaitu:

a.Full Body Harness




Body Harness adalah alat pelindung diri yang wajib digunakan untuk pekerjaan pada ketinggian di atas 1,5 m. Tujuannya adalah melindungi diri dari kemungkinan jatuh atau terpeleset.

b.Rompi

Rompi digunakan untuk melindungi badan. Selain itu, garis yang ada di rompi schotlite juga merupakan tanda supaya pekerja terlihat di kondisi ruangan yang minim cahaya.

c.Pelampung

Jika seorang pekerja konstruksi melakukan pekerjaan di sekitar perairan dalam atau di atas air laut,pelampung merupakan APD yang harus dipakai.
Pelampung berfungsi melindungi  pengguna yang bekerja di atas air atau dipermukaan air agar terhindar dari bahaya tenggelam dan atau mengatur keterapungan (buoyancy) pengguna agar tidak berada pada posisi  tenggelam (negative buoyant) atau melayang (neutral buoyant) di dalam air.


PENTINGNYA SARANA K3 DI PROYEK KONSTRUKSI DAN MIGAS


Sarana K3 merupakan fasilitas yang harus tersedia di lokasi proyek konstruksi dan migas untuk menjamin kesehatan dan keselamatan pekerja.Tapi kenyataan di lapangan tercatat hanya 30 persen saja sarana yang tersedia.Bahkan berdasarkan pengalaman selama kami bekerja, sarana K3 sama sekali tidak diperhatikan oleh kontraktor, kecuali di proyek migas.

Adapun sarana Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) seperti yang dikutip dari PIP2B (Pusat Informasi Pengembangan Pemukiman & Bangunan / http://pip2bdiy.com) adalah sebagai berikut.

1. Tersedia sarana cuci mata dan tangan

Sarana ini digunakan untuk membersihkan diri setelah bekerja. Air pada fasilitas ini harus bersih dan bisa melayani semua pekerja.

2. Tersedia ruang istirahat dan makan untuk pekerja

Adanya fasilitas ini membuat pekerja dapat beristirahat saat lelah dan menjaga kualitas makanan dari debu/kotoran.


3. Tersedia fasilitas toilet dan kebersihan

Penyebaran penyakit seringkali bermula dari sanitasi yang buruk. Air seni dan kotoran manusia yang dibuang sembarangan merupakan media penularan penyakit. Oleh karena itu, fasilitas sanitasi harus disediakan.

4. Tersedia fasilitas APAR, Fire extinguisher

Bahaya kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga perlengkapan pemadam kebakaran harus selalu tersedia.

5. Tersedia kotak P3K

Kotak P3K merupakan perlengkapan pertolongan pertama apabila terjadi kecelakaan kerja. Kotak P3K dianjurkan terdiri dari kapas, perban, plester, obat luka bakar, kasa, Sopra-Tulle, gelas pencuci mata, aquades, oba tetes mata, obat merah, rivanol, alkohol 70%, balsem, peniti, gunting, vinset, dan sarung tangan karet.

6. Evacuation Sign / Akses pintu evakuasi tanpa halangan

Pintu darurat harus dapat mengevakuasi pekerja  dengan cepat apabila terjadi bencana. Oleh karena itu, pintu harus diberi tanda evakuasi, penerangan yang cukup dan tanpa ada halangan (barang-barang).

7. Ketersediaan air putih

Pada kondisi normal, manusia perlu minum air sekitar 2 sampai 2,5 liter. Kekurangan minum menyebabkan dehidrasi, mudah sakit dan hilangnya konsentrasi. Demi menghindari itu, setiap pekerjaan konstruksi wajib menyediakan air putih yang cukup bagi pekerjanya.


8.Tersedia barak kerja

Barak kerja merupakan rumah sementara/tempat tinggal bagi pekerja yang menginap di lokasi proyek. Barak pekerja harus disediakan dengan kondisi yang nyaman, baik dan rapi supaya pekerja dapat beristirahat dengan baik. Pemulihan tenaga pekerja merupakan hal yang penting karena salah satu penyebab kecelakaan kerja adalah hilangnya konsentrasi pekerja yang terlalu capai.

Agar terlaksananya pekerjaan konstruksi dengan lancar, aspek keselamatan merupakan hal yang paling penting untuk dilaksanakan. Musibah memang tidak bisa kita tentukan kapan terjadi. Namun dengan adanya pemahaman dan kepedulian tentang pentingnya penggunaan APD serta mematuhi pelaksanaan aturan keselamatan yang tepat akan mengurangi resiko musibah tersebut.

Demikuan pembahasan mengenai macam-macam APD dan sarana K3 di proyek konstruksi dan proyek migas.Jika artikel ini bermanfaat silahkan share/bagikan.

Wednesday, 18 January 2017

Ini 5 Tantangan Metode Interview Kerja Migas

Memulai karir di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terutama di industri migas bukan perkara mudah.Apalagi buat Anda yang masih fresh graduate ( baru lulus sekolah / kuliah ), banyak sekali tantangan yang harus Anda hadapi.

PT PGN Tbk / photo by lokerbumn

Problem awal misalnya :
  • Kurang informasi, kemana saya harus mendaftar.
  • Belum punya relasi, peluang Anda semakin sempit karena tidak ada pembimbing yang mengarahkan Anda.
  • Persaingan yang cukup ketat, kebutuhan pegawai sedikit sedangkan jumlah pelamar kerja biasanya ratusan bahkan sampai ribuan orang.
  • Dan, masih banyak problem-problem lainnnya yang harus anda hadapi.


Disamping itu Anda juga harus mengikuti berbagai macam test sebagai persyaratan untuk diterima. Dan, tantangan terberat dalam hal ini adalah tes wawancara ( interview test ). Anda mungkin akan menghadapi berbagai metode interview dan Anda harus mampu menangani setiap gaya wawancara kerja dengan meyakinkan.

Lalu,metode apa sajakah yang kemungkinan diterapkan saat tes wawancara kerja?
Berikut adalah 5 jenis tantangan metode wawancara kerja yang mungkin akan Anda hadapi.

1.Wawancara Via Telepon


Komunikasi lewat telepon menjadi tantangan pertama yang harus Anda terima.
Anda mungkin akan diajak berbincang-bincang perihal pekerjaan Anda,alasan melamar,motifasi dan lain-kain.Jangan anggap enteng,saat ini juga tes sudah dimulai.Tingkat kecerdasan dan karakter Anda akan diketahui berdasarkan cara berbicara dan berkomunikasi.

Kenyataan bahwa Anda tidak bisa membaca bahasa tubuh atau ekspresi berarti bahwa seluruh komunikasi didasarkan pada bahasa, nada dan pitch.Anda harus bijak dalam hal ini.Pastikan bahwa Anda telah mempersiapkan diri dengan baik,bersikap tenang dan wajar. Jika Anda tidak fokus mendengar dan menjawab pertanyaan yang diajukan pewawancara sehingga pewawancara tidak dapat memahami maksud Anda, kemungkinan kesempatan re-scedule perekrutan tidak akan Anda dapatkan.

Selalu memiliki salinan data diri ( CV ) Anda, deskripsi pekerjaan,serta informasi perusahaan, agar bisa menjawab perihal pekerjaan dengan benar.Kemampuan verbal Anda harus profesional dan canggih, dengan nada yang baik dan meyakinkan.
Bagaimana perlakuan Anda selama wawancara telepon akan menentukan apakah Anda mendapatkan kesempatan ke tahap berikutnya - itu bukan sesuatu yang bisa dianggap enteng. Pada akhir wawancara telepon pastikan untuk bertanya tentang langkah berikutnya.

2. Wawancara Berbasis Kompetensi


Wawancara berbasis kompetensi dirancang untuk menilai perilaku, nilai-nilai dan sikap. Biasanya pewawancara akan menilai 4 sampai 6 pertanyaan.Jika Anda melakukan wawancara untuk posisi sebagai technician atau operator minyak dan gas,misalnya, Anda akan dinilai berdasarkan tanggung jawab, pemecahan masalah, pengambilan keputusan dan orientasi hasil.

Pewawancara mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk membangun apa tindakan yang Anda ambil untuk menghadapi situasi tertentu. Anda akan diuji terhadap berbagai tolok ukur kompetensi sesuai peran.
Topik pertanyaan mungkin seputar ini:
  • Ceritakan tentang waktu ketika Anda menangani krisis besar? Apa strategi Anda?
  • Berikan saya contoh ketika Anda dipaksa untuk membuat keputusan profesional yang sulit? Faktor-faktor apa yang mempengaruhi Anda? Apa hasilnya?

Jika Anda tidak bisa memikirkan contoh profesional karena Anda berada di tahap awal berkarir, pewawancara biasanya akan memungkinkan Anda untuk merujuk ke jenis lain dari suatu situasi.

3. Wawancara Penilaian


Tes pra-kerja dan penilaian dapat digunakan pada setiap tahap proses wawancara tapi biasanya digunakan untuk tujuan pra-seleksi.

Pewawancara mungkin melihat dan menilai komunikasi Anda dan kemampuan analisis melalui berbagai peran, presentasi, latihan kelompok atau tes pra-desain. Ini dapat termasuk tes teknis, tes bakat dan tes kepribadian.
Anda harus selalu menggali informasi sebanyak mungkin di muka, termasuk tujuan dari penilaian sehingga Anda dapat mempersiapkan dengan baik.

4.Wawancara Panel


Dalam sebuah wawancara panel Anda akan bertemu dengan beberapa pengambil keputusan dalam grup diskusi.Pada awal wawancara perhatikan nama masing-masing pembuat keputusan sehingga Anda dapat mengenali setiap individu.

Ketika menjawab pertanyaan dari salah satu peserta, coba untuk membuat kontak mata dengan setiap anggota panel saat Anda berbicara. Setiap peserta akan memiliki tingkat pengaruh dalam proses perekrutan.Dianjurkan agar Anda mencoba untuk menjalin hubungan dengan baik kepada setiap anggota panel, bahkan jika mayoritas pertanyaan hanya diminta oleh salah satu, atau dua orang saja.
Wawancara panel bisa menjadi pengalaman yang sangat menakutkan bahkan ketika Anda sudah mempersiapkan dengan baik, atau bahkan sebaliknya.

5. Wawancara Berbasis Stres


Meskipun bukan teknik wawancara umum, wawancara berbasis stres mungkin berlangsung. Pewawancara akan mencoba untuk menempatkan Anda di bawah tekanan untuk menentukan bagaimana Anda merespon. Hal ini mungkin dalam bentuk pertanyaan yang agresif, keheningan, atau interupsi tak berujung.
Gaya wawancara ini dirancang untuk menguji batas-batas fisik kesabaran Anda dan melihat apakah Anda merespon dengan baik sesuai tolok ukur pewawancara.

Itulah 5 tantangan metode yang digunakan untuk interview kerja di perusahaan BUMN, terutama di bidang migas.Di sektor industri yang lain tanpa disadari mungkin ini akan Anda alami juga.Itulah sebabnya kenapa tiba-tiba Anda tidak masuk dalam daftar perekrutan.

Thursday, 12 January 2017

Ball Valve - Pengertian,Tipe-tipe dan Fungsinya

Jika dilihat dari bentuk casingnya, kadang kita sulit membedakan mana Ball Valve dan yang mana Globe Valve.Kedua jenis valve ini memang mempunyai bentuk serta nama yang hampir mirip.

Lalu, bagaimana cara membedakannya?
Baca terus penjelasannya berikut ini sehingga Anda dapat dengan mudah membedakan antara Ball Valve dan Globe Valve.

Apa yang dimaksud Ball Valve?

Ball Valve adalah sebuah katup dengan pengontrol aliran berbentuk disc bulat seperti bola. Disc bola tersebut memiliki lubang yang berada tepat di tengahnya. Ball Valve dalam posisi terbuka (open) ketika lubang tersebut menghadap searah dengan kedua ujung katup, dan aliran akan terjadi.Dan ketika handle diputar sehingga posisi lubang berada tegak lurus terhadap ujung katup, maka posisi valve dalam kondisi tutup (close), dan aliran akan terhalang atau tertutup.

Ball valve banyak digunakan  karena kemudahannya dalam  perbaikan dan kemampuan untuk menahan tekanan dan suhu tinggi. Tergantung dari material apa mereka terbuat, Ball Valve dapat menahan tekanan hingga 10.000 Psi dan dengan temperature sekitar 200 derajat Celcius.

Ilustrasi-pemasangan-ball-valve+pneumatic-actuator
( Ilustrasi-pemasangan-ball-valve+pneumatic-actuator/photo by www.gommci.com )

Ball Valve digunakan secara luas dalam aplikasi industri karena mereka sangat serbaguna, dapat menahan tekanan hingga 1000 barr dan suhu hingga 482 ° F (250 ° C). Ukurannya biasanya berkisar 0,2-11,81 inci (0,5 cm sampai 30 cm).

Baca juga :

Ball Valve dapat terbuat dari logam , plastik atau pun dari bahan keramik. Bolanya sering dilapisi chrome untuk membuatnya lebih tahan lama.


TIPE-TIPE BALL VALVE


Ada 2 tipe Ball Valve yaitu :

1. Full Bore Ball Valve


ball-valve-tipe-full-bore

Full bore ball valve adalah tipe ball valve dengan diameter lubang bolanya sama dengan diameter pipa. Jenis full bore ball valves ini biasanya digunakan pada  blow down, piggable line, production manifold, pipeline...


2. Reduced Bore Ball Valves


ball-valve-tipe-reducer-bore

Reduced bore ball valves adalah jenis ball valve yang diameter lubang bolanya tidak seukuran  / lebih kecil dari ukuran pipa. Minimum diameter bola katup yang berkurang adalah  satu ukuran lebih rendah dari ukuran diameter pipa  sebenarnya. Misalnya ukuran diameter  pipa 4 inci dan diameter bola valve adalah 3 inchi.


FUNGSI, KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BALL VALVE


Pemakaian Dan Fungsi Ball Valve


Ball Valve sering dipakai pada proses hydrocarbon, ball valve mampu mengatur besar kecil aliran gas dan uap terutama untuk tekanan rendah. Valve ini dapat dengan cepat ditutup dan cukup kedap untuk menahan fluida/ zat cair. Ball valve tidak menggunakan handwheel, tetapi menggunakan ankle untuk membuka atau menutup valve dengan sudut 90°. Desainnya yang simple, meminimalkan turunnya tekanan pada saat valve dibuka penuh.

Ball Valve banyak dipakai dan difungsikan pada:
  • Pengendalian Aliran (Flow Control)
  • Pengendali Tekanan (Pressure Control)
  • Shut off
  • Cocok untuk high pressure dan temperatures / tekanan dan suhu yang tinggi


Kelebihan Ball Valve:


  • Kehilangan tekanan sangat rendah
  • Jarang bocor
  • Ukuran simple dan tidak begitu berat jika dibandingkan dengan valve lain yang sejenis
  • Mudah dibuka dan tidak mudah terkontaminasi.


Kekurangan Ball Valve :


  • Seat bisa rusak karena adanya gesekan antara ball dengan seat
  • Pembukaan handle yang cepat bisa menimbulkan water hammer/palu air pada system sehingga terjadi tekanan yang besar yang bisa merusak system/sambungan dan dinding pipa.

Source :
http://www.kitomaindonesia.com

Wednesday, 11 January 2017

Check Valve - Pengertian,Jenis-jenis,Fungsi Serta Cara Kerja

Sebelum membahas mengenai Check Valve,apa sebenarnya Valve itu?
Valve adalah sebuah perangkat yang terpasang pada sistem perpipaan, yang berfungsi untuk mengatur, mengontrol dan mengarahkan laju aliran fluida dengan cara membuka, menutup atau mengalirkan sebagian fluida guna mendapatkan pressure yang diinginkan

Ilustrasi-pemasangan-berbagai-jenis-valve-pada-pemipaan-migas
Ilustrasi-pemasangan-berbagai-jenis-valve-pada-pemipaan-migas/photo by kitzindonesia.blogdetik.com

Apa yang dimaksud dengan Check Valve
Check Valve adalah alat(valve) yang digunakan untuk mengatur fluida(gas,cair) hanya mengalir ke satu arah saja dan mencegah aliran ke arah sebaliknya(backflow).

Check Valve tidak menggunakan handel untuk mengatur aliran, tapi menggunakan gravitasi dan tekanan dari aliran fluida itu sendiri. Karena fungsinya yang dapat
mencegah aliran balik (backflow) Check Valve sering digunakan sebagai pengaman dari sebuah equipment dalam sistem perpipaan.


JENIS-JENIS CHECK VALVE


Ada 2 jenis check valve yang paling umum digunakan pada sistem perpipaan yaitu Swing Check Valve dan Lift Check Valve. Swing Check Valve biasanya dipasangkan dengan Gate Valve, sedangkan Lift Check Valve oleh beberapa pabrikan digunakan untuk menggantikan fungsi Ball Valve sebagai Ball Check Valve. 

Disamping 2 jenis tersebut, masih ada jenis-jenis Check Valve lainnya yang tak kalah pentingnya dalam industri,utamanya pada instalasi sistem perpipaan.

Baca juga:



Lalu,apa sajakah jenis-jenis check valve tersebut?
Berikut 6 jenis check valve yang sering kita temui di industri dan sistem perpipaan:

1. Lift Check Valve


 lift-check-valve-imagelift-check-valve-detail

Jika diamati dari konfigurasinya, check valve ini sepintas sangat mirip dengan Globe Valve, namun yang membedakannya adalah putarannya, pada Globe Valve putaran valve atau disk dapat dimanipulasi, sedangkan untuk Lift Check Valve hal tersebut tidak dapat dilakukan. Sisi inlet dan outlet pada Lift Check Valve dipisahkan oleh sebuah plug berbentuk kerucut dan terletak pada sebuah dudukan, umumnya plug ini materialnya terbuat dari logam.

Baca : Globe Valve - Berbagai Jenis Globe Valve Beserta Penjelasan Lengkap

Tentu sebagian dari Anda akan bertanya, apa fungsi plug tersebut? jawabannya ialah, saat terjadi aliran maju pada inlet, maka plug tersebut akan terdorong oleh tekanan aliran fluida, sehingga fluida tersebut akan menuju ke sisi outlet. Sedangkan bila terjadi aliran balik (back flow), maka plug tersebut akan menutup, semakin besar tekanan yang ditimbulkan oleh aliran balik, semakin rapat pula plug tersebut pada dudukannya. Jadi aliran balik fluida tidak akan terjadi dalam waktu yang lama.

Dalam suatu perindustrian, Lift Check Valve digunakan pada proses pengaliran fluida gas, karena tingkat kebocoran pada jenis valve ini sangat minim. Selain itu, check valve jenis lift ini sering juga digunakan untuk mencegah terjadinya aliran balik condensat ke steam trap karena dapat menimbulkan dampak buruk bagi turbin uap, misalnya saja menyebabkan korosi. Keunggulan dari Lift Check Valve yaitu memiliki bentuk yang sederhana sehingga hanya membutuhkan sedikit perawatan, sedangkan kekurangannya yaitu hanya cocok digunakan pada jenis pipa horisontal serta berukuran besar.

2. Swing Check Valve


swing-check-valve-imageswing-check-valve-detail

Valve jenis ini memiliki disk yang ukurannya sama dengan diameter pipa, disk atau penampang tersebut dirancang menggantung pada bagian atas, berbeda dengan lift check valve. Prinsip kerjanya sama saja dengan lift check valve, yaitu saat terjadi aliran maju, maka disk tersebut akan terbuka dan begitupun sebaliknya saat terjadi aliran balik. Keunggulan dari valve jenis ini ialah memiliki biaya perawatan yang murah dan kehilangan tekanan sangat rendah. Sedangkan kekurangannya yaitu kemungkinan kebocoran aliran fluida sangat mungkin terjadi dan kurang efektif digunakan pada aliran rendah karena hambatan oleh penampang.

3. Backwater Check Valve


back-water-check-valve-imageback-water-check-valve-detail

Mungkin jenis valve yang satu ini sangat sering ditemui di sekitar kita, karena backwater valve digunakan untuk sistem pembuangan air bawah tanah. Mungkin sebagian dari Anda menggunakan valve jenis ini di kamar mandi rumah. Fungsi utama dari backwater valve yaitu untuk mencegah terjadinya aliran balik air pada saluran pembuangan ketika terjadi banjir. Seperti yang kita ketahui, saat terjadi banjir saluran pembuangan akan dipenuhi oleh air sehingga tekanannyapun semakin tinggi dan dapat menyebabkan aliran balik. Dengan menggunakan backwater valve, banjir yang disebabkan oleh aliran balik dapat diatasi.

4. Disc Check Valve


disk-check-valve-imagedisk-check-valve-detail

Disk Check valve terdiri atas body, spring, spring retainer dan disc. Prinsip kerjanya adalah saat terjadi foward flow, maka disk akan didorong oleh tekanan fluida dan mendorong spring sehingga ada celah yang menyebabkan aliran fluida dari inlet menuju outlet. Sebaliknya apabila terjadi reverse flow, tekanan fluida akan mendorong disk sehingga menutup aliran fluida

Perbedaan tekanan diperlukan untuk membuka dan menutup valve jenis ini dan ini ditentukan oleh jenis spring yang digunakan.

Selain spring standar, tersedia juga beberapa pilihan spring  yang tersedia:

  • No spring - Digunakan di mana perbedaan tekanan di valve kecil.
  • Nimonic spring - Digunakan dalam aplikasi suhu tinggi.
  • Heavy duty spring - Hal ini meningkatkan tekanan pembukaan yang diperlukan. Bila dipasang pada line boiler water feed, dapat digunakan untuk mencegah uap boiler dari kebanjiran ketika mereka unpressurised.


5. Swing Type Disk Check Valve


swing-type-disk-check-valve-image

Dalam penggunaan Swing Check Valve dan Lift Check Valve terbatasi hanya untuk pipa ukuran besar (diameter DN80 atau lebih). jadi  sebagai solusinya adalah dengan menggunakan Disk Check Valve. Dengan menggunakan Disk Check Valve dapat digunakan tubing dengan ukuran yang mengerucut pada satu sisinya sehingga dapat diaplikasikan pada pipa yang lebih kecil ukurannya.


6.Split Disc Check Valve


split-disk-check-valve-image

Split Disc Check Valve terdiri dari disk yang bagian tengahnya merupakan poros yang memungkinkan disk bergerak seolah terbagi dua bila didorong dari arah yang benar (foward flow) dan menutup rapat bila ditekan dari arah yang salah (reverse flow).


CARA KERJA CHECK VALVE


Check valve sejatinya berfungsi untuk mengalirkan fluida secara searah dengan tujuan untuk menghindari terjadinya aliran balik (back flow).

Cara kerja check valve dapat digambarkan sebagai berikut, ketika laju aliran fluida sesuai dengan arahnya, laju aliran tersebut akan membuat  plug atau disk membuka. Jika ada tekanan yang datang dari arah berlawanan, maka plug atau disk tersebut akan menutup.
Source: 
http://www.prosesindustri.com/
http://www.kitomaindonesia.com/
http://www.pipingguide.net/

Demikianlah ulasan mengenai pengertian,jenis-jenis serta fungsi dan cara kerja check valve, semoga artikel ini bermanfaat.Baca juga artikel lainnya di blog ini.
Bagikan artikel ini di medsos Anda.



Tuesday, 10 January 2017

Globe Valve - Berbagai Jenis Beserta Penjelasan Lengkap

Apa itu Globe Valve?

Globe Valve adalah valve yang memiliki arah gerak linier dan dirancang sebagai stopping ( menghentikan aliran), membuka aliran dan mengatur aliran. Disk globe valve bisa benar-benar menutup sebuah aliran .

Untuk globe valve biasa (konvensional) dapat digunakan sebagai isolasi dan throttling service. Meskipun valve jenis ini menunjukkan sedikit lebih tinggi angka penurunan tekanan di banding dengan valve jenis lain ( gate valve, plug  dan ball valve).

Globe valve secara dasar di desain untuk mengontrol aliran. Panjang jangkauan (range) control aliran, penurunan tekanan dan duty harus menjadi pertimbangan dalam merancang pembuatan globe valve agar tidak terjadi kegagalan system.

Pada umumnya tekanan diferensial (differential pressure) maksimum pada disk tidak boleh melebihi 20% dari tekanan maksimum upstream atau sekitar 200psi (1380kPa). Namun untuk Janis globe valve dengan list khusus mampu bekerja melebihi besar tekanan tersebut.


MACAM-MACAM GLOBE VALVE


Untuk memenuhi standart fungsi dan penempatannya dalam sistem pemipaan(piping), ada tiga desain utama dalam pembuatan globe valve, yaitu:

1. Globe Valve Desain Tee Pattern ( Pola Tee )



Jenis desain globe valve pola tee adalah jenis yang umum yang biasa kita temukan, dengan diafragma berbentuk “Z”. Pengaturan seat horizontal memungkinkan batang dan disk untuk bergerak lurus dalam satu garis horizontal.

Desain jenis ini memiliki nilai koefisien terendah aliran, seperti jalur bypass di sekitar kontrol valve. Pola Tee juga dapat digunakan dalam sebuah aplikasi dimana penurunan tekanan bukanlah sebuah hal yang penting dalam rancangan sistem instalasi.

2. Globe Valve Desain Angle Patern ( Pola Angle )



Globe Valve desain Angle Pattern merupakan hasil modifikasi dari jenis desain Tee Pattern (pola Tee). Ujung valve ini berada pada sudut 90 derajat dan aliran mengalir dalam sudut 90 derajat.

Pola desain seperti ini memiliki koefisien sedikit lebih rendah dari pola Wye ( jenis desain ketiga). Biasa digunakan dalam pemakaian untuk menangani efek slugging dari jenis aliran.


3. Globe Valve Desain Wye Pattern ( Pola Wye )



Inilah jenis desain yang merupakan alternative untuk penurunan tekanan yang tinggi, yang terjadi pada globe valve.

Seat dan stem yang miring 45 derajat memungkinkan memberikan aliran tegak pada posisi terbuka penuh dan menawarkan sedikit tahanan aliran.

Secara luas digunakan sebagai throtting selama operasi sementara / start up.

Baca juga :



PENGERTIAN DISK, SEAT, DAN STEM PADA GLOBE VALVE.


Diatas dalam penjelasan jenis dan desain rancangan globe valve saya sering menyebutkan disk, seat dan stem . Dibawah ini akan saya jelaskan tentang ketiganya.

1. DISK.


Pada globe Valve ada beberapa jenis lagi disk yang digunakan , antara lain:
a. Ball Disc ( disk bola), Desain ball disk (disk bola)yang digunakan terutama untuk tekanan rendah dan suhu yang rendah, pada prinsipnya diterapkan untuk berhenti dan membuka sebuah aliran.
b. Composition Disc ( disk komposisi),Desain Komposisi disk menggunakan bahan non logam berbentuk cincin yang menjamin penutupan yang sempurna/kuat.
c. Plug Disc ( plug disk).Desain Plug Disk memberikan throttling yang lebih baik daripada jenis ball maupun komposisi. Tersedia dalam bentuk yang berbeda namun semua berbentuk panjang dan runcing.

2. SEAT.


Seat Globe Valve terintegrasi atau memutar kebadan valve. Banyak globe valve memiliki backseats dalam bonnet. Backseat memberikan segel antara batang (stem) dan bonnet untuk mencegah tekanan system dari build ke packing valve saat valve terbuka penuh.

3. STEM.


Globe Valve menggunakan dua metode untuk menghubungkan disk dan batang (stem) yaitu:
a. T-slot,
b. Disc Nut Contruction.

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN PENGGUNAAN GLOBE VALVE


1. Keuntungan Menggunakan Globe Valve:


  • Kemampuan menutup yang maksimal,
  • Kemampuan yang cukup baik untuk throttling,
  • Stroke yang lebih pendek, dibandingkan dengan gate valve,
  • Tersedia dalam berbagai macam yaitu: Tee, Wye, dan Angle sehingga bisa mudah digunakan dalam berbagai aplikasi.
  • Dengan disk yang tidak melekat pada batang sehingga valve dapat digunakan sebagai stop check valve.
  • Mudah dan cepat dalam pemasangan,

2. Kerugian Menggunakan Globe Valve:


  • Penurunan tekanan yang lebih tinggi ( di bandingkan dengan gate valve)
  • Membutuhkan tenaga yang lebih besar atau actuator yang lebih kuat,
  • Throttling aliran di bawah seat dan shut off di atas seat.


Demikian pembahasan mengenai pengertian Globe Valve - jenis,fungsi serta cara kerjanya.Silahkan dishare jika artikel ini bermanfaat.
Source:abi-blog.

Gate Valve - Cara Kerja Dan Fungsinya

Dalam dunia proyek konstruksi,fabrikasi, mekanikal, terutama yang berhubungan dengan piping,pasti sudah mengenal yang namanya valve.Dan, diantara berbagai macam valve ada yang namanya Gate Valve.

gate-valve


Apa itu Gate Valve?

Gate Valve adalah jenis valve pada sistem instalasi pemipaan yang berfungsi hanya untuk memblokir dan meneruskan aliran (flow), sehingga tidak cocok bila digunakan untuk mengontrol debit aliran.

Untuk mencegah lewatnya aliran cairan (liquid), jenis valve ini menggunakan lempengan (stopper) yang digerakan secara naik dan turun.

PEMASANGAN DAN CARA KERJA GATE VALVE


Cara pemasangan Gate Valve secara prinsip sangat sederhana, dengan menggunakan dua konektor berulir atau  menggunakan dua flange yang dihubungkan ke sistem pipa.

Sedangkan cara kerja Gate Valve, jika handle (pegangan) diputar, bagian bonnet bergerak naik ke atas konektor dengan area stopping wedge merubah dengan memaksa gerakan menjadi naik dan turun.  Handle yang menaikkan dan menurunkan stopper menempati ruang bonnet.

gate-valve-detail


Ketika handel diputar, maka stopper bergerak di dalam valve. Stopper masuk kedalam ruang dimana cairan melewatinya.

Pada posisi buka atau tutup, valve jenis ini bisa dikenali berdasarkan tinggi rendahnya handle (pegangan).Jika posisi handle rendah berarti valve dalan kondisi terbuka, dan sebaliknya.

Casing valve yang sedikit lebih lebar dari pipa yang terhubung memungkinkan stopper benar-benar menutupi ruang aliran dan membuatnya benar benar tertutup.


FUNGSI GATE VALVE


Dalam banyak hal jenis valve ini didesain dan difungsikan untuk membuka dan menutup aliran dengan cara tertutup rapat dan terbuka penuh sehingga valve ini tidak cocok untuk mengatur debit aliran karena kurang akurat dalam hal mengontrol jumlah aliran.

Gate valve dalam posisi tertutup sebagian dapat meningkatkan tekanan dalam suatu sistem dan memungkinkan mengakibatkan getaran tak terduga dalam cairan.

PEMAKAIAN GATE VALVE


Gate Valve sering digunakan dalam instalasi ber-temperatur dan bertekanan tinggi misalnya dalam sistem instalasi di:
  • Pertambangan,
  • Pembangkit Listrik,
  • Pengolahan Air,
  • Aplikasi lepas pantai.

Demikian pembahasan mengenai pengertian Gate Valve - fungsi serta cara kerjanya.Silahkan dishare jika artikel ini bermanfaat.
Source:abi-blog


Friday, 6 January 2017

Sistem Kerja PLTG vs Sistem Kerja PLTGU

Apa yang dimaksud dengan PLTGU?
Bagaimana sistem kerjanya?
Sebelum membahas mengenai sistem kerjanya mari kita lihat dulu singkatan berikut.

  • PLTU = Pembangkit Listrik Tenaga Uap
  • PLTG = Pembangkit Listrik Tenaga Gas
  • PLTGU = Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap

Sampai di sini kira-kira sudah ada gambaran bukan?

pltgu-grati
( PLTGU Grati /photo by antaranews )

Jadi PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap) adalah suatu instalasi peralatan yang berfungsi untuk mengubah energi panas menjadi energi listrik,yang merupakan gabungan antara PLTG dengan PLTU.  

PLTU memanfaatkan energi panas dan uap dari gas buang hasil pembakaran di PLTG untuk memanaskan air di HRSG (Heat Recovery Steam Genarator), sehingga menjadi uap jenuh kering. Uap jenuh kering inilah yang akan digunakan untuk memutar sudu (baling-baling). Gas yang dihasilkan dalam ruang bakar pada Pusat Listrik Tenaga Gas (PLTG) akan menggerakkan turbin dan kemudian generator, yang akan mengubahnya menjadi energi listrik.

Sama halnya dengan PLTU, bahan bakar PLTG bisa berwujud cair (BBM) maupun gas (gas alam). Penggunaan bahan bakar menentukan tingkat efisiensi pembakaran dan prosesnya.

Sistem Kerja PLTG


Pertama, turbin gas berfungsi menghasilkan energi mekanik untuk memutar kompresor dan rotor generator yang terpasang satu poros, tetapi pada saat start up fungsi ini terlebih dahulu dijalankan oleh penggerak mula (prime mover).

Penggerak mula ini dapat berupa diesel, motor listrik atau generator turbin gas itu sendiri yang menjadi motor melalui mekanisme SFC (Static frequency Converter). Setelah kompresor berputar secara kontinu, maka udara luar terhisap hingga dihasilkan udara bertekanan pada sisi discharge (tekan) kemudian masuk ke ruang bakar.

Kedua, proses selanjutnya pada ruang bakar, jika start up menggunakan bahan bakar cair (fuel oil) maka terjadi proses pengkabutan (atomizing) setelah itu terjadi proses pembakaran dengan penyala awal dari busi, yang kemudian dihasilkan api dan gas panas bertekanan. Gas panas tersebut dialirkan ke turbin sehingga turbin dapat menghasilkan tenaga mekanik berupa putaran. Selanjutnya gas panas dibuang ke atmosfer dengan temperatur yang masih tinggi.


Kelemahan Mesin Turbin Gas (PLTG)


Salah satu kelemahan mesin turbin gas (PLTG) adalah efisiensi termalnya yang rendah. Rendahnya efisiensi turbin gas disebabkan karena banyaknya pembuangan panas pada gas buang. Dalam usaha untuk menaikkan efisiensi termal tersebut, maka telah dilakukan berbagai upaya sehingga menghasilkan mesin siklus kombinasi seperti yang dapat kita jumpai saat ini.

Prinsip Kerja PLTGU


sistem-kerja-pltgu
(sistem-kerja-pltgu / photo by rakhman.net)

Prinsip kerja PLTG adalah sebagai berikut, mula-mula udara dimasukkan kedalam kompresor dengan melalui air filter / penyaring udara agar partikel debu tidak ikut masuk ke dalam kompresor tersebut. Pada kompresor tekanan udara dinaikkan lalu dialirkan ke ruang bakar untuk dibakar bersama bahan bakar. Disini, penggunaan bahan bakar menentukan apakah bisa langsung dibakar dengan udara atau tidak.

Jika menggunakan BBG, gas bisa langsung dicampur dengan udara untuk dibakar. Tapi jika menggunakan BBM harus dilakukan proses pengabutan dahulu pada burner baru dicampur udara dan dibakar. Pembakaran bahan bakar dan udara ini akan menghasilkan gas bersuhu dan bertekanan tinggi yang berenergi (enthalpy). Gas ini lalu disemprotkan ke turbin, hingga enthalpy gas diubah oleh turbin menjadi energi gerak yang memutar generator untuk menghasilkan listrik.

Baca juga:


Setelah melalui turbin sisa gas panas tersebut dibuang melalui cerobong/stack. Karena gas yang disemprotkan ke turbin bersuhu tinggi, maka pada saat yang sama dilakukan pendinginan turbin dengan udara pendingin dari lubang udara pada turbin.Untuk mencegah korosi akibat gas bersuhu tinggi ini, maka bahan bakar yang digunakan tidak boleh mengandung logam Potasium, Vanadium, dan Sodium yang melampaui 1 part per mill (ppm).

Kelemahan PLTGU
Sampai saat ini belum ada survei yang pasti mengenai kelemahan PLTGU.

Keuntungan PLTGU


Keuntungan PLTGU, diantaranya adalah:

  1. Efisiensi termalnya tinggi, sehingga biaya operasi (Rp/kWh) lebih rendah dibandingkan dengan pembangkit thermal lainnya.
  2. Biaya pemakaian bahan bakar (konsumsi energi) pada PLTGU lebih rendah.
  3. Proses pembangunan PLTGU relatif lebih cepat.
  4. Kapasitas daya PLTGU bervariasi dari kecil hingga besar.
  5. Menggunakan bahan bakar gas yang bersih dan ramah lingkungan.
  6. Fleksibilitas PLTGU tinggi.
  7. Tempat yang diperlukan tidak terlalu luas, sehingga biaya investasi lahan lebih sedikit.
  8. Pengoperasian PLTGU yang menggunakan komputerisasi memudahkan pengoperasian.
  9. Waktu yang dibutuhkan: untuk membangkitkan beban maksimum 1 blok PLTGU relatif singkat yaitu 150 menit.
  10. Prosedur pemeliharaan lebih mudah dilaksanakan dengan adanya fasilitas sistem diagnosa.


Siklus PLTGU


Di bidang industri saat ini, dilakukan usaha untuk meningkatkan efisiensi turbin gas yaitu dengan cara menggabungan siklus turbin gas dengan siklus proses sehingga diperoleh siklus gabungan yang biasa disebut dengan istilah “Cogeneration”. Sedangkan untuk meningkatkan efisiensi termal turbin gas yang digunakan sebagai unit pembangkit listrik (PLTG), siklus PLTG digabung dengan siklus PLTU sehingga terbentuk siklus gabungan yang disebut “Combined Cycle” atau Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU).

Siklus PLTGU terdiri dari gabungan siklus PLTG dan siklus PLTU. Siklus PLTG menerapkan siklus Brayton, sedangkan siklus PLTU menerapkan siklus ideal Rankine

Penggabungan siklus turbin gas dengan siklus turbin uap dilakukan melalui peralatan pemindah panas berupa boiler atau umum disebut “Heat Recovery Steam Generator” (HRSG). Siklus kombinasi ini selain meningkatkan efisiensi termal juga akan mengurangi pencemaran udara.Dengan menggabungkan siklus tunggal PLTG menjadi unit pembangkit siklus kombinasi (PLTGU) maka dapat diperoleh beberapa keuntungan,seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Seperti itulah sistem kerja PLTG serta sistem kerja PLTGU,semoga artikel ini bermanfaat.Simak artikel penting lainnya di blog ini.
Source: wikipedia

Monday, 2 January 2017

Lowongan Kerja Di Perusahaan Tambang Tembaga Januari 2017.

Pabrik tambang tembaga di area Maluku yaitu PT Batutua Tembaga Raya dan PT Batutua Kharisma Permai sedang membutuhkan banyak tenaga kerja profesional untuk mengisi jabatan sebagai berikut:
  1. Metallurgical Manager
  2. Senior Metallurgist
  3. Plant Metallurgist
  4. Safety Training Officer
  5. Site Doctor
  6. Paramedic

PT Batutua Tembaga Raya and PT Batutua Kharisma Permai merupakan perusahaan yang bersama-sama mengoperasikan Proyek Tembaga Wetar di Maluku Barat Daya. Proyek tembaga Wetar adalah tambang terbuka yang menghasilkan katoda tembaga LME grade dari pencucian tumpukan diikuti oleh ekstraksi dan pengolahan Electrowinning.

Jika anda mempunyai skill dan kriteria yang memenuhi syarat, silahkan kontak ke:
hr.wetar@batutuagroup.com.
Atau langsung ke websitenya:
www.findersresources.com.
Kesempatan dibuka sampai tanggal 15 Januari 2017.
(sumber info: petromindo.com).

Untuk lebih jelasnya mengenai posisi jabatan serta persyaratan-persyaratannya, silahkan baca keterangan di bawah ini.

perusahaan-tambang-tembaga

To strengthen the existing management team and to ensure the achievement of the company objectives, PT Batutua Tembaga Raya and PT Batutua Kharisma Permai is seeking suitable candidates to fill the position of:

1. METALLURGICAL MANAGER (12-MTM)

Metallurgical Manager holds an important role in Metallurgy section of Processing Department, with analytical expertise to examine metal processing techniques to make sure that quality is maintained and to improve processing or develop new methods; conducting plant investigations and trials to identify problems and potential areas for improvement. This position will be based in Wetar Copper Project site with 4 weeks onsite and 2 weeks offsite roster.

Candidates for this role would be expected to have the following qualifications and experience:
1. Minimum bachelor degree qualification in Metallurgy / Mineral Processing
2. Significant experience in an operating process plant environment especially in metallurgical section, and in supervisory and managerial level
3. Knowledge and understanding of Copper, heap leach, Solvent Extraction and Electrowinning circuits is essential
4. Ability to mentor and develop metallurgists and lab technicians.
5. Proficient English, verbal and written, preferably proven with valid certification (TOEFL or IELTS)
6. Advanced Microsoft Office Skills (Word, Excel, Power Point)
7. Strong leadership in work safety and hazard recognition
8. Advanced skill of report writing
9. Good communication / presentation skill
10. Strong knowledge in Operational Control Systems.


2. SENIOR METALLURGIST (12-SMT)

This position will be based at the Wetar Copper Project site and reports directly to Metallurgy manager, with 4 weeks onsite and 2 weeks offsite roster.

Candidates for this role would be expected to have the following qualifications and experience:
1. Minimum bachelor degree qualification in Metallurgy / Mineral Processing
2. Significant experience in an operating process plant environment especially in metallurgical section.
3. Knowledge and understanding of Copper, heap leach, Solvent Extraction and Electrowinning circuits is essential
4. Ability to mentor metallurgists and lab technicians.
5. Proficient English, verbal and written, preferably proven with valid certification (TOEFL or IELTS)
6. Advanced Microsoft Office Skills (Word, Excel, Power Point)
7. Strong leadership in work safety and hazard recognition
8. Good communication / presentation skill
9. Strong knowledge in Operational Control Systems.

3. PLANT METALLURGIST (12-PMT)

This position will be based at the Wetar Copper Project site and reports directly to Senior Metallurgist, with 4 weeks onsite and 2 weeks offsite roster.

Candidates for this role would be expected to have the following qualifications and experience:
1. Minimum education is Bachelor Degree in Metallurgical Engineering or Chemical Engineering
2. Has experience as Plant Metallurgist at minimum 3 years in mineral processing industry. Experience in heap leach and SX-EW operation will be preferable.
3. Understood and familiar with process plant flow sheet, PI&D, unit equipment such as crusher, heap leach and stacking, solvent extraction, electrowinning, ball mill, thickener, pump and filtration system.
4. Has experience in metallurgical laboratory to run day to day test work and metallurgical project.
5. Understood and familiar with Metallurgical accounting spread sheet and data base
6. Advanced computer skill level, expertise in the using of spread sheets, database system and document management software application (windows, excel, word, others). Familiar in using of visual basic program will be preferable
7. Proficient English verbal and written, preferably proven with valid certification (TOEFL or IELTS).

4. SAFETY TRAINING OFFICER (12-TRO)

Safety Training Officer will join Occupational Health, Safety, Environmental and Training Department team and will be based in Wetar Copper Project Site with 5 weeks onsite and 3 weeks offsite roster.

Candidates for this role would be expected to have the following qualifications and experience:
1. Bachelor Degree from all majors, minimum 1 year as a Safety Trainer (preference given to those with more experience in developing and delivering OHS training modules)
2. Good verbal and written skills in English for reporting and delivery of bilingual training modules
3. Licenced to operate a light vehicle (preference given to those with Defensive Driving certification)
4. Microsoft office skills (Power Point, Word and Excel)
5. Excellent ability to adapt to changes in a multicultural company
6. Experience within the mining industry
7. Strong analytical and problem-solving abilities
8. Highly motivated and able to work as a part of a team and individually
9. Excellent communication skills
10. Good interpersonal skills, initiative, process and result oriented.

5. SITE DOCTOR (12-DOC)

Site doctor will join Occupational Health, Safety, Environmental and Training Department team and will be based in Wetar Copper Project Site with 5 weeks onsite and 3 weeks offsite roster.

Candidates for this role would be expected to have the following qualifications and experience:
1. Minimum Bachelor Degree in General Practitioner (Sarjana Kedokteran Umum)
2. Possessing valid STR, ACLS and ATLS, Hiperkes certificate
3. Possessing valid Hiperkes and Industrial Hygiene certificate
4. Experienced in handling employee Medical Check Up (pre-employment and annual).
5. Experienced in handling Medical Evacuation.
6. Proficient English, verbal and written, preferably proven with valid certification (TOEFL or IELTS)
7. Microsoft Office Skills (Word, Excel, Power Point)
8. Good communication / presentation skill
9. Highly motivated and able to work as a part of a team and individually
10. Has experience in registration of SIP
11. 5 years of minimum experience
12. Willing to work on contract at minimum one year term.

6. PARAMEDIC (12-PAR)

Paramedic will assist site doctor for daily activities and responsibilities at site clinic. This position will join Occupational Health, Safety, Environmental and Training Department team and will be based in Wetar Copper Project Site with 4 weeks onsite and 2 weeks offsite roster.

Candidates for this role would be expected to have the following qualifications and experience:
1. Minimum Diploma III of Health Nursing Academy (Akademi Keperawatan Kesehatan)
2. Possessing Nurse License (Surat Ijin Perawat/ STR Perawat)
3. Possessing valid ATLS, ACLS, BTCLS certificate.
4. Experienced in handling Medical Evacuation.
5. Good communication / presentation skill
6. Highly motivated and able to work as a part of a team and individually
7. Proficient English, verbal and written, preferably proven with valid certification (TOEFL or IELTS)
8. Microsoft Office Skills (Word, Excel, Power Point)
9. 5 years of minimum experience as a Paramedic
10. Willing to work on contract at minimum one year term.

It is critical that the successful candidate seeks to be a part of the BTR/BKP culture by which working together adds value and benefit to all involved, including our stakeholders.
If you believe you have the necessary skills, qualities and experience to succeed in this position, apply in confidence by quoting the position title & code on the email subject, no later than 15 January 2017 to:
hr.wetar@batutuagroup.com
Only short listed candidates will be notified for further process.
For more information on BTR/BKP and the Wetar Copper Project please visit www.findersresources.com
From: petromindo.com