Apa Saja Komponen Las Argon Dan Peralatan Kerja Welder?
Istilah jenis pengelasan argon dikalangan para pekerja proyek konstruksi dan piping, kadang berbeda-beda. Ada yang mengatakan las GTAW ada pula yang mengatakan las TIG. Pada dasarnya sih sama saja, dan kebanyakan kita menyesuaikan lidah orang Indonesia lebih gampang menyebut 'Las Argon' saja.
Jika pada artikel sebelumnya sudah dibahas mengenai Pengertian dan proses pengelasan argon, kali ini kita akan membahas mengenai komponen-komponen yang digunakan untuk pengelasan argon. Serta akan kita bahas juga mengenai alat-alat kerja yang digunakan oleh welder argon.
Komponen-komponen Las Argon
Gambar rangkaian komponen-komponen untuk pengelasan Argon
Bila Anda bekerja di proyek piping tentunya tidak asing dengan jenis pengelasan argon, meskipun terkadang ada juga beberapa diantara kita yang kurang memahaminya.
Pengelasan argon bisa dilakukan dengan sempurna manakala semua komponen dirangkai dengan benar. Kekurangan salah satu diantara komponen tersebut tentu bisa berakibat gagalnya pengelasan.
Bila Anda ingin menekuni ilmu pengelasan di bidang piping, Anda bisa memulai dengan belajar mengenal beberapa peralatannya termasuk rangkaian komponen dari las argon ini.
Rekomendasi: Begini cara menjadi Welder di bidang piping.
Berikut, alat-alat dan komponen-komponen yang digunakan untuk pekerjaan pengelasan menggunakan las argon:
Merupakan mesin las pembangkit yang digunakan dalam pengelasan menggunakan las argon. Pemilihan arus AC atau DC biasanya tergantung pada jenis logam yang akan dilas.
Tabung yang digunakan tempat penyimpanan gas lindung seperti argon dan helium yang digunakan dalam pengelasan.
Pengatur tekanan gas yang digunakan dalam pengelasan. Regulator berfungsi untuk menunjukkan tekanan / pressure gas di dalam tabung. Sedangkan Flowmeter difungsikan untuk menunjukkan besarnya aliran gas lindung yang dipakai.
Selang gas berfungsi sebagai penghubung aliran gas dari tabung menuju stang las.
Kabel masa disebut juga kabel elektroda yang berfungsi untuk penghantar arus ke benda kerja. Penempatan kabel masa berada pada kutup positif (+), berbeda dengan las SMAW. Tapi dalam keadaan tertentu kadang juga dibalik.
Connecting digunakan untuk mengikat atau menghubungkan antara kabel las dan selang gas menuju stang las.
Berfungsi untuk menyatukan sistem las yang berupa penyalaan busur dan penyaluran gas lindung selama dilakukan proses pengelasan.
Berfungsi sebagai pembangkit busur nyala selama dilakukan pengelasan. Elektroda ini tidak berfungsi sebagai bahan tambah, berbeda dengan pengelasan pada umumnya, seperti las SMAW.
Baca juga: Prosedur pengelasan menggunakan las SMAW
Berfungsi sebagai bahan tambah. Penambahan kawat las dilakukan ketika bahan dasar yang dipanasi dengan busur tungsten sudah mendekati cair.
Itulah serangkaian komponen utama yang digunakan untuk las argo. Jika dibutuhkan untuk jenis pengelasan tertentu kadang ditambahkan peralatan lainnya, seperti: sistem pendingin, rheostat dan pengatur waktu busur.
Rekomendasi:
Peralatan Kerja Welder Argon
- Kap las
- Kaca kap las
- Apron, pelindung dada dan tangan
- Sarung tangan khusus argon
- Gerinda
- Kabel power
- Chipping, semacam palu kecil yang ujung satu bentuk gepeng dan ujung lain bentuk kerucut.
- Wire brush, sikat kawat untuk membersihkan las-lasan dan sekitarnya.
- Lampu senter kecil, untuk mengamati bagian dalam pipa.
- Masker khusus