Apa Itu Pigging, Blowing dan Flushing Pada Saat Commissioning

Dalam proyek konstruksi perpipaan terutama pada saat commissioning mungkin tidak asing dengan istilah ‘Blowing’ dan ‘Flushing’, bagaimana dengan Pigging? 

Diantara kita mungkin ada yang pernah dengar istilah "Pigging" entah di lingkungan oil and gas industry atau services, tapi mungkin banyak juga yang tidak tahu bahkan tidak pernah dengar sama sekali.

Istilah 'Commissioning' sendiri kalau diartikan adalah kegiatan melakukan pengujian operasional suatu pekerjaan secara real maupun secara simulasi untuk memastikan bahwa pekerjaan tersebut telah selesai dilaksanakan dan sudah memenuhi semua peraturan, regulasi, kode (code) yang berlaku dan sesuai standar (standard) yang telah ditetapkan antara pelaksana kerja (kontraktor) dan pemberi kerja (klien).

 

PIGGING

 

Apa Itu Pigging dan Mengapa Perlu Dilakukan?


Pigging adalah aktifitas pembersihan internal - bagian dalam pipa dari semua kotoran benda padat atau cair(ntah wax, debris, scale, lumpur, mungkin kayu?...pokoknya material yang dianggap bisa menghambat laju fluida atau merusak bagian dalam pipa) dengan cara scrap atau swab dengan menggunakan "Pig".


Ilustrasi smart pigging / image:https://www.sgs-latam.com


Mengapa ada kotoran?


Karena kita faham bahwa proses secara keseluruhan di Oil and Gas Production mulai dari pengambilan crudeoilnya itu dari reservoir sudah bercampur dengan lumpur, air atau debris sehingga tidak murni minyak melulu.

Ada juga aktifitas penginjeksian chemical di dalam pipa (namanya inhibitor) untuk melindungi internal surface pipa dari pergerakan fluida crude oil atau dari efek korosi.

Peristiwa lain yang harus dihindari adalah timbulnya SRB (Sulfate Reduction Bacteria) karena komunitas bakteri ini dapat menghasilkan H2S yang korosif dan mampu menyerang bagian internal pipa. Malah untuk pipeline yang baru diinstall(fase konstruksi) sering ditemukan kayu atau material keras lainnya, mungkin Cup Las?

Semua material ini seyogyanya dibuang dengan cara pembersihan sehingga kita bisa menjaga kelangsungan dan fungsi dari pipeline yakni sebagai media penghubung transfer suatu fluida ataupun sebagai aset.

 

Lalu apa itu "Pig"?

 

Secara harfiah kalau diterjemahkan dari bahasa Inggris adalah "babi" atau ada juga yang mengistilahkan "tikus", tapi tentu bukan itu. Pig adalah sebuah istilah kata yang berasal dari bahasa Inggris, salah satu pengertian PIG yang dapat diterima adalah PIG = Pipeline Inspection Gauge atau mungkin karena pergerakan pig yang bergemuruh di dalam pipa jadi seperti babi? Entahlah.


proses-pigging

Ilustrasi pergerakan Pig di dalam pipeline


Paradigma pigging adalah kegiatan yang paling acceptable saat ini untuk pembersihan internal pipa lewat cara memasukkan pig ke dalam pipeline dan meluncur bebas melalui bantuan pressure dan arah aliran fluida. Bahkan fungsinya telah berkembang sebagai alat yang mampu untuk mendeteksi ketebalan pipa (smart pig / ntelegent pig) atau kebocoran (gel pig).

Jenis dan  type pig saat ini sangat banyak dan beragam model dan bentuknya. Saking banyaknya, kita harus jeli untuk memilih jenis pig mana yang tepat dengan maksud tertentu. Ada Pig jenis foam, metal brush, gauging, bend detector, plastic disc dll, jadi untuk maksud wax removal yang cocok adalah jenis plastic disc atau blades.

 

Aktifitas Pigging

 

Aktifitas Pigging adalah tidak disembarang facility, yang jelas pipeline harus "piggable" artinya kalo pig diluncurkan harus ada fasilitas "launcher"(pengirim), harus ada pipe lines, harus ada fasilitas "receiver" (penerima), harus ada juga safety devices lainnya seperti vent valve, trap kicker valve, pig signal, reducer dll.

Meski ada bend, joint, valve, fitting diharapkan pig terus meluncur mulus tanpa hambatan dari launcher menuju receiver. Pigtrap atau fail tidak sampai di tujuan harus diharamkan karena akan membuat aliran fluida terhambat (bisa saja over pressure atau shutdown), jika terjadi trap maka pig bisa dikeluarkan dengan cara: dihancurkan dengan chemical, didorong oleh pig lain dari belakang, atau malah jika perlu pipanya harus dipotong?.

Nah jadi didalam pembuatan program pipeline cleaning/ pigging harus benar2 dianalisa piggable-nya.Dimana Aspek Safety Engineering Diterapkan? Pada seluruh kegiatan Pigging tentunya (baik yang dilakukan pada fase konstruksi, operasi ataupun inspection) harus diterapkan systems keselamatan yang baik.

Dimulai dari pipelines design, jika fasilitas pipelines dimaksudkan untuk pigging (cleaning maintenance) tentu harus ada safety devices seperti trap kicker valve, pig signal, vent valve, pressure gauge,PSV dll (Nah disini aspek Safety Engineering sudah diterapkan).

Harus diingat bahwa sistem aliran fluida (ntah gas/ cair) di dalam pipa di Oil/Gas Industry kebanyakan itu bertekanan besar (high pressure) dan efek kegagalan atau bahaya dari pekerjaannya juga tinggi, maka kegiatan pigging digolongkan sebagai kegiatan yang beresiko tinggi.

 

Bagaimana Ketika  Pengoperasian Pigging?

 

Ketika program pigging dilakukan, sebelumnya Safety Engineer juga harus mendesain Risk Assessment-nya sehingga dengan mengetahui step of work pengoperasian pigging maka preventive action bisa diset up (salah satu Risk Assessment adalah JSA / Job Safety Analisys).


Proses launcher pigging / image:www.omv.com 


Penggunaan PPE berkaitan dengan kegiatan ini cukup diwajibkan, jenis-jenis PPE yang umum dipakai diantaranya: Safety Helmet, Shoes, Masker (untuk menghindari vapour atau toxic gas ketika mengambil pig di receiver), Safety Glass, Disposable Coverall, Sarung tangan kerja, Celemek (untuk menghindari tumpahan/ cipratan wax, lumpur atau chemical yang terbawa oleh pig, maklum kadang pigging juga dilakukan untuk batch chemical inhibitor).

Tumpahan campuran lumpur atau wax yang terbawa ini sangat beracun jika terhirup dan harus ditampung di dalam drum atau wadah yang telah diidentifikasi.

Ketika meluncurkan atau menerima pig, posisi pekerja juga harus dalam keadaan nyaman (ini dia aspek Ergonomis Safety Engineering diterapkan!) karena kadang kala berat pig cukup lumayan (4-20 Kgs) apalagi ketika kita membuka atau menutup Gate pada pipa yang berdiameter besar juga memerlukan tenaga yang tidak sedikit. Tentu jangan sampai ada efek lelah pinggang atau back pain akibat pekerjaan ini.

 

BLOWING

 

Apa itu Blowing?

Blowing adalah aktifitas pembersihan internal pipa dari kotoran benda padat dengan cara didorong menggunakan gas atau angin bertekanan tinggi, sehingga semua kotoran akan terdorong keluar. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa suatu sistem perpipaan telah bersih dari semua kotoran.


Aktifitas steam blowing


Blowing diperuntukkan untuk fluida gas/uap, misalkan sistem udara yang dipergunakan untuk instrumentasi, nitrogen, dan juga steam.

Jika kita melakukan kegiatan blowing, titik pertama kali yang harus kita blowing adalah titik exit yang memiliki outside diameter yang terbesar, misalkan blind-end yang terdapat pada ujung header sistem perpipaan. Hal ini untuk mencegah terjadinya proses plugging/penyumbatan.

Dalam sistem perpipaan, biasanya akan kita temukan material berupa debu, karat dan padatan lainnya yang terdapat di dalam pipa, udara tidak bisa melarutkan padatan tersebut. Kegiatan blowing kemudian dilakukan untuk  mendorong padatan tersebut hingga keluar melalui ujung keluaran yang kita inginkan.

Kegiatan "blowing" adalah salah satu tahap yang pasti akan dikerjakan ketika kita melakukan kegiatan commissioning. Pipa yang telah dipasang tentu saja harus bisa dijamin dari segi kebersihannya.

Hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan aktifitas blowing, direkomendasikan agar kita mencopot segala peralatan yang berhubungan dengan instrumentasi, misalkan orifice, valve kontrol dan juga check valve. Hal ini untuk menghindari material terjebak di peralatan tersebut.

 

FLUSHING

 

Apa itu Flushing?

Flushing adalah kegiatan pembersihan internal pipa dengan cara mengaliri air secara terus-menerus ke dalam pipa dalam waktu dan pressure yang diinginkan sampai dipastikan bahwa internal pipa benar-benar bebas dari kotoran apapun.

Flushing diperuntukkan pada sistem perpipaan fluida cair, misalkan perpipaan air filtras, dan lain-lain.

 

Pada dasarnya ketiga istilah tersebut mempunyai fungsi yang sama yaitu membersihkan semua kotoran atau benda-benda yang tidak diinginkan di dalam pipa sehingga sistem perpipaaan bisa berfungsi dengan baik. Namun ada perbedaan dari segi material yang digunakan dan fungsi utamanya.


Pigging menggunakan alat(pig) untuk mendorong kotoran keluar dari internal pipa dan pada umumnya digunakan pada pipeline atau jalur instalasi perpipaan yang sangat panjang.

Blowing menggunakan gas atau udara bertekanan tinggi untuk mendorong benda, gas, partikel ataupun zat-zat keras lainnya keluar dari internal pipa dalam jaringan perpipaan menengah atau pendek. Untuk jaringan perpipaan di industri oil and gas, bahkan blowing biasanya dilakukan menggunakan gas Nitrogen sebagai pendorongnya, sekaligus untuk membersihkan udara yang terjebak di dalamnya.

Flushing menggunakan air sebagai alat pendorongnya dan hanya digunakan pada jalur perpipaan fluida cair yang bukan gas.

 

Dari semua penjelasan tersebut semoga bermanfaat.


Sumber:

https://oilandgas.processengineer.center

https://pgjonline.com/

https://www.sgs-latam.com

https://www.omv.com

http://nymonius.blogspot.com

Related Posts