Fungsi Check Valve Jenis-jenis dan Cara Kerjanya

Jenis-jenis check valve: 1. Lift check valve 2. Swing check valve 3. Backwater valve 4. Disc check valve 5. Swing disc type valve 6. Split Disc Valve
Sebelum membahas mengenai Check Valve, apa sebenarnya Valve itu?
Valve adalah sebuah perangkat yang terpasang pada sistem perpipaan, yang berfungsi untuk mengatur, mengontrol dan mengarahkan laju aliran fluida dengan cara membuka, menutup atau mengalirkan sebagian fluida guna mendapatkan pressure yang diinginkan.

fungsi-check-valve-dan-cara-kerjanya
Pemasangan check valve pada perpipaan migas/photo by kitzindonesia.blogdetik.com

Apa itu Check Valve?
Check Valve adalah jenis katup yang bekerja dengan cara mengalirkan fluida cair maupun gas ke salah satu arah saja dan mencegah adanya aliran balik (back flow), yang berguna sebagai pengaman pada rangkaian sistem perpipaan.
Check Valve tidak menggunakan handel untuk mengatur aliran, tapi menggunakan gravitasi dan tekanan dari aliran fluida itu sendiri. Oleh karena itu, check valve pada umumnya digunakan sebagai pengaman untuk mencegah adanya backflow / arus balik pada suatu rangkaian sistem perpipaan.

Jenis-jenis Check Valve dan Cara Kerjanya


Pada umumnya ada 2 jenis check valve yang digunakan dalam sistem perpipaan yaitu Swing check valve dan Lift check valve. Swing check valve biasanya dipasangkan dengan Gate valve, sedangkan Lift check valve oleh beberapa industri digunakan untuk menggantikan fungsi Ball valve yaitu sebagai Ball check valve.

Namun kalau dilihat dari fungsinya secara luas jenis-jenis check valve yang digunakan dalam sistem piping di proses industri bisa dibagi menjadi enam jenis, berikut:
  1. Lift check valve
  2. Swing check valve
  3. Backwater valve
  4. Disc check valve
  5. Swing disc type valve
  6. Split Disc Valve

1. Lift Check Valve

jenis-jenis-check-valve
Gambar Lift check valve

Jika diamati dari konfigurasinya, check valve ini sepintas sangat mirip dengan Globe valve, namun yang membedakannya adalah putarannya, pada Globe valve putaran disk dapat dimanipulasi, sedangkan untuk Lift check valve hal tersebut tidak dapat dilakukan. 
Sisi inlet dan outlet pada Lift check valve dipisahkan oleh sebuah plug logam yang berbentuk kerucut dan terletak pada sebuah dudukan.

Tentu sebagian dari Anda akan bertanya, apa fungsi plug tersebut? Saat fluida mengalir ke inlet, maka plug tersebut akan naik karena terdorong oleh tekanan sehingga fluida akan masuk mengalir ke sisi outlet. Sedangkan bila terjadi aliran balik (back flow), maka plug tersebut akan menutup, semakin besar tekanan yang ditimbulkan oleh aliran balik, semakin rapat pula plug tersebut pada dudukannya. 

Dalam sistem piping di proses industri, Lift check valve banyak digunakan untuk proses aliran fluida gas, karena tingkat kebocoran pada jenis valve ini sangat minim. Selain itu, valve jenis lift ini sering juga digunakan untuk mencegah terjadinya aliran balik condensat ke steam trap, yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi turbin uap-misalnya saja menyebabkan korosi. 

Keunggulan dari Lift check valve yaitu memiliki bentuk yang sederhana sehingga hanya membutuhkan sedikit perawatan, sedangkan kekurangannya adalah hanya cocok digunakan pada posisi pipa horisontal serta yang berukuran besar.

2. Swing Check Valve

jenis-jenis-check-valve-dan-cara-kerjanya
Gambar Swing check valve

Valve jenis ini memiliki disk yang ukurannya sama dengan diameter pipa, disk atau penampang tersebut dirancang menggantung pada bagian atas, berbeda dengan lift check valve. Cara kerjanya sama dengan Lift check valve, yaitu saat terjadi aliran, maka disk tersebut akan terdorong dan terbuka, begitupun sebaliknya akan  tertutuo saat terjadi aliran balik. 

Keunggulan dari jenis valve ini adalah biaya perawatan yang murah dan bisa digunakan pada tekanan rendah. Sedangkan kekurangannya adalah ada kemungkinan terjadi kebocoran jika penempatan penampang/disc-nya di posisi yang lebih rendah. Swing check valve cocok digunakan untuk posisi vertikal. 

3. Backwater Check Valve


jenis-check-valve-untuk-air
Gambar Check valve-Back water

Mungkin jenis valve yang satu ini sangat sering ditemui di sekitar kita, karena backwater valve digunakan untuk sistem pembuangan air bawah tanah. Mungkin sebagian dari Anda menggunakan valve jenis ini di kamar mandi rumah.

Fungsi utama dari backwater valve yaitu untuk mencegah terjadinya aliran air balik pada saluran pembuangan ketika terjadi luapan atau banjir. Seperti yang kita ketahui, saat terjadi banjir saluran pembuangan akan dipenuhi air sehingga tekanannyapun semakin tinggi dan dapat menyebabkan aliran balik. Dengan menggunakan backwater valve, aliran balik yang disebabkan oleh banjir dapat diatasi.

4. Disc Check Valve

jenis-check-valve-dan-fungsinya
Gambar Disc check valve

Bagian-bagian valve ini terdiri dari body, spring, spring retainer dan disc. 
Cara kerjanya adalah saat terjadi forward flow / aliran maju, maka disk akan didorong oleh tekanan fluida dan mendorong spring sehingga ada celah yang menyebabkan aliran fluida dari inlet menuju outlet. Sebaliknya apabila terjadi reverse flow / aliran balik tekanan fluida akan mendorong disk sehingga menutup aliran.

Kekuatan dorongan yang diperlukan untuk membuka dan menutup valve jenis ini ditentukan oleh jenis spring yang digunakan. Selain spring standar, ada beberapa jenis spring lainnya, yaitu:
  • No spring, digunakan di mana perbedaan tekanan dibutuhkan.
  • Nimonic spring, digunakan dalam aplikasi suhu tinggi.
  • Heavy duty spring, digunakan untuk tingkat tekanan yang tinggi. Salah satu contoh: dipasang pada line boiler water feed, yang difungsikan untuk mencegah uap boiler meluap ketika terjadi unpressurised.

5. Swing Type Disk Check Valve

fungsi-check-valve-dan-cara-kerjanya
Gambar Check valve jenis swing type disc

Mengingat penggunaan Swing check valve dan Lift check valve yang hanya untuk pipa ukuran besar (diameter DN80 atau lebih), bagaimana dengan pipa-pipa  yang ukurannya kecil? Solusi terbaik adalah dengan menggunakan Disk check valve ini. Jenis check valve ini berukuran kecil sehingga dapat digunakan untuk pipa-pipa kecil, termasuk tubbing.

6.Split Disc Check Valve

jenis-check-valve-fungsi-dan-cara-kerjanya
Gambar Check valve jenis split disc

Jenis check valve ini terdiri dari poros dan disk/penampang. Jika ada aliran yang masuk(forward flow) maka disc akan terbuka dengan cara terbelah dua. Dan sebaliknya, jika ada aliran balik(reverse flow) maka disc akan menutup rapat.

Check valve jenis split disc sering kita jumpai di area pompa sirkulasi air dengan kapasitas besar, misalnya pada pipa 6 inch ke atas. Bisa dipasang secara vertikal dan horisontal pada discharge line untuk mencegah aliran balik ke pompa.

Kelemahan check valve jenis split disc adalah jika aliran air terlalu kotor disc tidak bisa menutup secara rapat karena terganjal kotoran yang menempel di permukaan disc sehingga sering menyebabkan passing (aliran dapat menerobosnya).

Dari gambaran beberapa jenis check valve di atas kita dapat menarik kesimpulan bahwa pada dasarnya fungsi utama dari check valve adalah untuk mengalirkan fluida secara searah saja dengan mencegah terjadinya aliran balik yang dapat menimbulkan kerusakan dalam proses produksi maupun equipment yang digunakan. Oleh karena itu pemasangan check valve dalam sistem piping tidak boleh terbalik dan benar-benar harus sesuai arah aliran fluidanya.

Demikian tentang fungsi check valve, jenis-jenis dan cara kerjanya, semoga dapat menambah wawasan ilmu piping Anda.

Rekomendasi untuk Anda:

Terakhir diupdate: 08 Agustus 2021

Source: 
http://www.prosesindustri.com/
http://www.kitomaindonesia.com/
http://www.pipingguide.net/

Bagikan ke
LihatTutupKomentar