Teknik Metalurgi dan 12+ Prospek Kerjanya

Memilih jurusan untuk kuliah memang bisa menjadi hal yang sangat sulit, sebab hal tersebut akan bersangkutan dengan masa depan Anda. Dengan demikian maka jangan asal pilih jurusan kuliah. Mungkin jurusan Teknik Metalurgi bisa menjadi pilihan tepat untuk Anda.

prospek-kerja-teknik-metalurgi

Image source:https://atslab.com/metallurgy-lab/

Lantas sebenarnya apa itu jurusan Teknik Metalurgi ini? Apa yang akan dipelajari oleh jurusan tersebut? Tentunya itulah beberapa pertanyaan yang akan Anda tanyakan jika baru pertama kali mendengar jurusan tersebut.

Untuk teman-teman atau adik-adik yang ingin menduduki posisi ideal di dunia proyek konstruksi maupun perpipaan ini adalah jurusan yang cukup menjanjikan. Untuk lebih jelasnya, bisa langsung saja simak ulasan berikut ini.

Sekilas Tentang Jurusan Metalurgi 

Jika dibandingkan dengan jurusan teknik lainnya seperti Teknik Perminyakan, dan bahkan Teknik Industri, jurusan Metalurgi memang tergolong tidak terlalu populer. Tapi bukan berarti tidak memiliki peminat sama sekali. Mungkin Anda pun tertarik untuk mencoba masuk ke jurusan satu ini. 

Meskipun sepi peminat, bukan berarti pembelajaran dari Metalurgi tidak dibutuhkan dalam dunia kerja, malah sekarang ini makin banyak perusahaan yang butuh insinyur Metalurgi. 

Jurusan Teknik Metalurgi adalah sebuah jurusan yang nantinya akan mempelajari tentang pengolahan material,  pembuatan dan proses ekstraksi paduan logam, tentang penguatan logam, hubungan antara sifat mekanik logam dan strukturnya,  dan mempelajari tentang degradasi logam.

Intinya pada jurusan ini mahasiswa akan belajar berbagai sifat-sifat yang terkandung dalam logam, dan peserta didik atau mahasiswa akan mempelajari berbagai fungsi dari masing-masing logam. Jurusan Metalurgi pun mempelajari tentang produksi logam. 

Mata Kuliah pada Jurusan Metalurgi 

Bagi yang mulai tertarik dengan jurusan ini, tentunya akan bertanya-tanya, apa saja mata kuliah yang akan didapat dari jurusan tersebut? Perlu diketahui terlebih dahulu, mungkin saja di setiap perguruan tinggi memiliki kurikulum yang berbeda-beda, sehingga bisa saja menjadikan berbeda pula dalam memberikan mata kuliah di jurusan Teknik Metalurgi ini. 

Secara garis besar ada beberapa mata kuliah yang nantinya akan didapatkan dari jurusan teknik ini, mata kuliah tersebut antara lain adalah:

  • Operasi Teknik Metalurgi,
  • Termodinamika Metalurgi,
  • Matematika Terapan,
  • Kekuatan Material,
  • Kristal dan Mineral,
  • Teknik Tenaga Listrik,
  • Pengolahan Mineral,
  • Kinetika Metalurgi.

Kemudian juga beberapa mata kuliah berikut;

  • Perhitungan Metalurgi Proses,
  • Metalurgi Fisik, Pirometalurgi,
  • Teknik Pengecoran,
  • Pengendalian Korosi Logam,
  • Metalurgi Pembentukan Logam,
  • Pengolahan Bahan, Galian,
  • Metalurgi Besi dan Baja,
  • Hidro-elektrometalurgi, dan beberapa mata kuliah lainnya. 

Itulah beberapa mata kuliah yang mungkin saja akan Anda dapati jika memang Anda masuk ke jurusan Metalurgi. Bagaimana apakah Anda memang berminat untuk masuk dan siap mempelajari semua mata kuliah, baik dari yang paling mudah sampai yang paling sulit sekalipun? 

Perguruan Tinggi Indonesia yang Ada Jurusan Metalurgi

Seperti sudah disebutkan sebelumnya jika jurusan teknik yang satu ini memang kurang populer, sehingga mungkin memang hanya sedikit saja perguruan tinggi yang menyediakan jurusan satu ini. Meskipun memang tidak terlalu banyak perguruan tinggi yang menyediakan jurusan ini, tapi Anda akan tetap dengan mudah menemukan jurusan teknik ini di berbagai perguruan tinggi Indonesia. 

Ya, ada beberapa perguruan tinggi yang menyediakan jurusan Teknik Metalurgi di Indonesia, seperti:

  • Universitas Indonesia
  • Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Institut Teknologi Bandung
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, dan
  • beberapa universitas lain yang dapat Anda pilih jika ingin masuk ke jurusan teknik ini. 

Perlu diketahui dan menjadi informasi dasar Anda, bahwasanya terkadang ada beberapa universitas yang menggabungkan jurusan Metalurgi dengan jurusan Teknik Material. Nah, untuk jurusan Material sendiri adalah sebuah jurusan yang akan mempelajari tentang sifat-sifat material, mempelajari hubungan antara struktur serta sifat dari material, dan jurusan ini pun akan memberikan pelajaran tentang mendesain material untuk tujuan tertentu. 

Karena memang disatukan dengan jurusan Teknik Metalurgi, maka material yang dimaksud juga berupa logam, tapi tak sekadar logam saja melainkan material berupa keramik, plastik, dan komposit. 

12+ Prospek Kerja Jurusan Teknik Metalurgi

Bisa dibilang kedepannya prospek kerja dari jurusan ini tergolong bagus. Sebab seperti dikatakan sebelumnya jika masih banyak yang membutuhkan insinyur metalurgi. Industri atau perusahaan yang membutuhkan pekerja di bidang ini tergolong cukup banyak, antara lain industri pertambangan, minyak dan gas, energi, otomotif, industri logam, elektronik, transportasi, penerbangan, semen, dan bahkan industri yang bergerak dalam bidang pupuk.

Baca juga: Daftar dan alamat lengkap anak perusahaan Pertamina.

Berikut adalah beberapa peluang pekerjaan yang berkaitan dengan jurusan Teknik Metalurgi: 

1. Metallurgist

Tugas utama seorang ahli metalurgi (metallurgist) adalah mengekstrak, meneliti, mengembangkan, menguji, dan membuat peralatan dari logam untuk industri seperti teknik, manufaktur, dan pertahanan. Mereka dapat membuat rekomendasi untuk jenis logam tertentu yang digunakan dalam proyek berdasarkan keahliannya. Ahli metalurgi juga dapat melakukan penelitian pada logam terkait fungsi dan kekuatannya. Selain itu, ahli metalurgi dapat berkolaborasi dengan ahli material lainnya dalam sebuah tim untuk mengelola proyek pengembangan produk.

2. Material Engineer

Tugas utama seorang Material Engineer adalah meneliti dan mengembangkan bahan untuk produk, termasuk logam. Insinyur ini dapat mengawasi tim untuk mengembangkan produk atau suku cadang baru untuk sistem mekanis yang lebih besar. Mereka dapat menguji bahan untuk memastikan bahwa bahan benar-benar efektif untuk digunakan dalam produk, misalnya semikonduktor dalam sistem telekomunikasi.

3. Mechanical Engineer

Seorang Mechanical Engineer merancang dan membangun perangkat dan sistem mekanis. Seorang ahli metalurgi dapat menggunakan keahlian mereka dalam bidang logam untuk merancang, menguji, dan membuat perangkat, misalnya generator. Mereka dapat menggunakan berbagai software perangkat lunak untuk mendesain dan membuat prototipe mesin. Insinyur mekanik kemudian membuat dokumentasi dalam sebuah manual book untuk pengoperasian mesin yang mereka desain.

4. Product Engineer

Product Engineer bertugas merancang, menguji, dan menciptakan produk pada berbagai industri. Mereka biasanya bekerja dengan tim marketing untuk mempelajari kebutuhan pelanggan dan mengembangkan produk berdasarkan riset pemasaran. Seorang Engineer juga dapat berkonsultasi dengan ahli logistik untuk menentukan biaya bahan dan manufaktur pada suatu produk. Ahli metalurgi dapat menangkap peluang ini dengan menerapkan pengetahuan mereka untuk berkarir di bidang rekayasa dan menciptakan produk dengan komponen logam.

5. Process Engineer

Tugas utama seorang Insinyur ini adalah mengawasi dan mengelola proses produksi di bidang manufaktur. Mereka dapat menganalisis alur kerja untuk menjadikan lebih efisien, dan menggunakan teknik analisis data untuk mempelajari area di mana perlu dilakukan perbaikan proses produksinya. Ilmu metalurgi dapat diterapkan di sini dengan menganalisa kekuatan dan perilaku logam untuk meningkatkan pemrosesan logam di pabrik. Insinyur ini juga dapat memeriksa dan memelihara peralatan produksi agar semakin optimal.

6. R&D Engineer

Tugas utama seorang Insinyur Research and Development adalah mengembangkan produk baru dan meningkatkan produk yang ada melalui desain ulang. Insinyur ini dapat mengerjakan proyek skala besar mulai dari pengembangan hingga produksi. Mereka dapat menggunakan keterampilan metalurgi untuk meneliti, merancang, dan mengembangkan produk logam. R&D Engineering juga dapat bermitra dengan peneliti akademis untuk merancang produk.

7. Quality Engineer

Tugas utama seorang Quality Engineer adalah mengelola proses rekayasa dan manufaktur dalam sebuah perusahaan. Mereka bekerja dalam sebuah tim profesional atau sebagai supervisor workflow quality. Ahli metalurgi dapat menggunakan keahlian mereka dalam bidang logam untuk memastikan manufaktur menggunakan logam terbaik dalam membuat produk beserta komponennya.

8. Teknisi Laboratorium

Seorang Teknisi Laboratorium menguji dan menganalisis obyek dan proses di laboratorium. Teknisi yang mempunyai spesialisasi dalam metalurgi dapat mengevaluasi metode ekstraksi dan menguji kemurnian logam. Mereka dapat merancang eksperimen, melaksanakannya, dan menulis laporan berdasarkan temuan mereka. Teknisi lab juga dapat memelihara dan memperbaiki peralatan lab yang digunakan dalam eksperimen.

9. Research Engineer / Peneliti

Insinyur ini melakukan penelitian dan pengembangan teknologi untuk menemukan produk baru. Ahli metalurgi dapat menggunakan keahlian mereka dalam menganalisis logam yang akan digunakan dalam produk dan sistem. Mereka dapat bekerja di universitas atau di industri seperti manufaktur sebagai bagian dari tim penelitian dan pengembangan yang lebih besar. Research Engineer juga dapat menggunakan analisis material untuk merancang produk yang digunakan di bidang-bidang seperti konstruksi, manufaktur, teknologi ruang angkasa, dan bidang lainnya.

10. Engineer Lingkungan

Seorang insinyur lingkungan menggunakan pengetahuan ilmiah untuk menemukan solusi dalam mengatasi masalah lingkungan, seperti limbah dan polusi. Mereka dapat bekerja dengan para ahli metalurgi untuk menemukan cara menciptakan proses yang lebih berkelanjutan untuk manufaktur dan logistik. Ahli metalurgi dapat bekerja di bidang teknik lingkungan, misalnya merancang produk sarana transportasi menggunakan logam ringan yang hanya memerlukan lebih sedikit bahan bakar, dan sebagainya.

11. Project Engineer

Seorang Project Engineer bertugas mengelola tim untuk merancang, menguji, dan mengembangkan produk.. Mereka dapat mengontrol dan menjaga kualitas material, dan memastikan daya tahannya selama proses produksi. Ahli metalurgi dapat menerapkan keahliannya untuk menciptakan produk-produk dari bahan logam yang berkualitas, dan mempunyai peluang untuk mengembangkan proyek dalam skala besar. Project Engineer juga mengelola timeline dan anggaran untuk pengembangan produk.

12. Product Manager

Tugas utama seorang Manajer Produksi adalah mengawasi, menguji, dan memelihara peralatan manufaktur untuk memastikan efisiensinya. Mereka dapat menggunakan keahlian metalurgi untuk mempertahankan logam agar tahan lama dan produktif di pabrik. Manajer produksi dapat mengawasi tim teknisi manufaktur untuk memastikan penggunaan peralatan manufaktur yang tepat. Mereka juga dapat melakukan kontrol terhadap kualitas dan persyaratan keselamatan di tempat kerja.

Itulah beberapa bidang pekerjaan buat Anda yang lulusan Teknik Metalurgi. Selain itu, Welding Engineer juga merupakan salah satu contoh jabatan di proyek konstruksi baja yang juga berasal dari jurusan Teknik Metalurgi. Di proyek industri minyak dan gas, kualitas material merupakan suatu hal yang sangat diperhatikan. Insinyur Metalurgi menjadi pilihan profesi yang bisa diandalkan untuk memegang kendali memastikan standar kualitas material.

Ada baiknya Anda Mengetahui 4 Cara Menjadi Welding Inspectur.

Berapa kisaran gajinya?

Dari salah satu sumber mengatakan jika di Inggris, gaji dari pekerja atau insinyur Metalurgi tergolong tinggi, yaitu sekitar £20,000- £25,000, dihitung dalam satu tahun. Jika memang ingin masuk ke jurusan Teknik Metalurgi, maka Anda harus memiliki ketertarikan terhadap logam, dan mesin, serta harus sudah menguasai pelajaran Matematika, Kimia, dan Fisika saat di SMA.

Rekomendasi: Prosedur PWHT di Proyek Industri Migas.

LihatTutupKomentar