Jenis-jenis Actuator dan Fungsinya pada Sistem Valve

Dalam sebuah industri terutama di sektor migas, mengoperasikan sebuah mesin atau alat-alat industri sekarang sudah banyak dilakukan dengan cara otomatis.Salah satu contohnya adalah pengoperasian jenis-jenis valve dengan menggunakan suatu alat yang dinamakan actuator. 

Apa itu Actuator?

Actuator adalah sebuah alat yang mengubah tenaga listrik maupun fluida menjadi gerakan mekanis untuk mengontrol valve, membuka dan menutupnya. Valve kemudian bisa dioperasikan dan dikontrol dari jarak jauh pada suatu tempat yang dinamakan Control Room.


Jenis-jenis-pneumatic-actuator-dan-fungsinya
Pemasangan Pneumatic Actuator - Butterfly Valve pada pipa air

Pada dasarnya valve bisa digerakkan dengan 2 cara, yaitu:

1. Cara Manual

Valve dioperasikan oleh manusia dengan cara membuka dan menutup menggunakan handwheel atau hand lever. Handwheel digunakan untuk jenis gate valve dan globe valve, sementara hand lever digunakan pada ball valve dan butterfly valve. Valve dengan penggerak manual harganya lebih murah dibandingkan valve dengan actuator.

Baca juga:

2. Cara Otomatis

Valve dioperasikan secara otomatis menggunakan suatu alat yang dinamakan actuator.

Jenis-jenis Aktuator

Penggunaan Actuator berdasarkan sumber tenaganya bisa dibagi ke dalam 3 (tiga) kelompok yaitu:
  1. Pneumatic Actuator
  2. Electric Actuator
  3. Hydraulic Actuator

1. Pneumatic Actuator


Jenis-jenis-actuator-dan-fungsinya

Actuator ini paling banyak dipakai di industri dan dapat dikelompokkan menjadi pneumatic diaphragm dan pneumatic piston. Actuator jenis ini memanfaatkan sumber angin bertekanan yang dihasilkan oleh air compressor untuk mendorong valve stem bergerak membuka atau menutup.

2. Electric  Actuator

Actuator ini menggunakan sebuah motor listrik untuk menggerakkan valve stem. Actuator jenis ini tidak boleh digunakan di area rawan ledakan dan mengandung gas (hazardous area).

3. Hydraulic  Actuator

Actuator ini memperoleh sumber tenaga dari sebuah pompa untuk mengalirkan minyak hydraulic sebagai media bertekanan dan sedikit banyak memiliki kesamaan dengan jenis pneumatic. 

Untuk selanjutnya istilah actuator akan merujuk ke jenis pneumatic karena aplikasinya yang banyak digunakan di industri minyak dan gas.

Itulah mengenai jenis-jenis Actuator beserta fungsinya. Semoga bermanfaat.
Telah diupdate: 10 Agustus 2021

Artikel menarik lainnya di sini:
LihatTutupKomentar