-->

Settings Posts Feature

Jenis-jenis Butterfly Valve dan Cara Kerjanya

Jenis-jenis Butterfly Valve dan Cara Kerjanya

Nursahid

Jika sebelumnya kita sudah membahas mengenai jenis-jenis valve pada sistem perpipaan, maka kali ini kita akan membahas mengenai salah satu jenis valve yang namanya sudah familier di para pekerja proyek piping, yaitu Butterfly Valve.

Apa itu Butterfly Valve?

Butterfly valve merupakan salah satu jenis valve yang multi guna, karena dapat di aplikasikan pada semua sistem pemipaan, baik di industri, pembangunan kapal, platform, bahkan di perumahan. Butterfly valve termasuk salah satu kelompok Quarter Turn Valve, yaitu jenis valve yang hanya membutuhkan seperempat putaran untuk membuka dan menutupnya.

Perlu Anda tahu, Butterfly Valve ini bisa diaplikasikan pada berbagai media yang melaluinya, seperti  gas, cairan, lumpur dengan berbagai tingkat tekanan dan suhu. Pada awalnya butterfly valve hanya di gunakan instalasi pada tekanan rendah, namun seiring berkembangnya teknologi, sekarang butterfly valve bisa di aplikasikan pada instalasi dengan tekanan tinggi.


jenis-jenis-butterfly-valve-dan-fungsinya
( Bagian-bagian Butterfly Valve / gbr oleh djvalves.com )

Butterfly valve hanya membutuhkan putaran 90 derajat atau seperempat putaran tuas untuk membuka dan menutupnya, menjadikan valve jenis ini dapat dioperasikan secara cepat. Tapi butterfly valve tidak bisa diatur untuk ukuran aliran tertentu.

Cara Kerja Butterfly Valve

Butterfly valve menggunakan bahan penutup saluran sebuah disc presisi yang digerakkan oleh aktuator yang terhubung dengan handle di luar bodi valve. Aktuator yang menggerakkan atau memutar disk tersebut bisa diaplikasikan dengan sebuah tuas manual, hidrolik maupun motor listrik.

Tentunya dengan tambahan beberapa peralatan bantu seperti kontrol valve untuk hidrolik, dan gearbox yang mengurangi putaran motor untuk jenis aktuator motor listrik. Seperti tampak pada gambar di bawah ini.



jenis-jenis-butterfly-valve-dan-fungsinya
( pneumatic wafer style butterfly valve / gbr dari samsoncontrols.com )

Pada kondisi terbuka atau disk penutup pada posisi 0 derajat, timbul aliran aerodinamis yang diakibatkan oleh disk tersebut. Meskipun kehilangan head sedikit lebih tinggi dari jenis ball valve maupun gate valve - yang keduanya bekerja bebas hambatan pada saat valve terbuka penuh, tapi kerugiannya bisa lebih rendah dibandingkan dengan jenis Globe Valve.

Rekomendasi untuk Anda:

Semua jenis butterfly valve dapat digunakan untuk berbagai media aliran, cairan dan gas maupun material yang agak padat seperti lumpur, bulb dll. Tekanan dan suhu material yang melalui valve ini jelas mempengaruhi material bahan pembuatan-nya, sehingga menjadi pertimbangan penting dalam perancangan.


jenis-jenis-butterfly-valve-dan-fungsinya
(Berbagai tipe dan jenis Butterfly Valve)

Tipe-tipe dan Jenis Butterfly Valve

Pada umumnya terdapat 3 jenis butterfly valve yang banyak digunakan di sistem perpipaan, yaitu:
  1. Concentric Butterfly Valve, memiliki seat kuat dengan disk dari logam.
  2. Doubly-eccentric Butterfly Valve, terbuat dari berbagai macam bahan yang digunakan untuk seat dan disknya.
  3. Triply-eccentric Butterfly Valve, terbuat dari logam baja.

Jenis eccentric sering digunakan pada sistem perpipaan yang membutuhkan dua arah, misalnya penutup minyak dan gas, LNG/NPG, di pabrik-pabrik kimia dan pembuatan kapal.

Wafer-style Butterfly Valve, dirancang untuk mempertahankan segel terhadap dua arah perbedaan tekanan untuk mencegah aliran balik di dalam sistem apapun yang sengaja dirancang untuk aliran searah.

Lug-style Butterfly Valve, mempunyai ulir di kedua sisi valve yang memungkinkan untuk dipasang dengan sistem penyambungan ulir, atau tidak memerlukan mur dan baut pada flange.(Source:abi blog.com)

Itulah pembahasan mengenai butterfly valve, semoga bermaanfaat menambah ilmu piping Anda.

Lihat Artikel Menarik Lainnya:

Add Comments

Settings Related Posts