Jenis Flange Pipa dan Fungsinya

Flange adalah | fungsi flange adalah | jenis flange berdasarkan ANSI | socket | slip on | lap joint | weldneck | threaded | blind | special flange

Apakah flange itu dan sebutkan jenis-jenis flange yang kamu ketahui. Flange adalah...Jenis Flange adalah...Itu adalah pertanyaan penting yang sering muncul pada saat test fitter.

Bekerja sebagai fitter maupun pipe fitter wajib mengerti tentang komponen ini. Utamanya jika Anda bekerja di proyek perpipaan migas.

Nah pembahasan kali ini akan mengulas mengenai pertanyaan tersebut. Simak sampai habis artikel ini agar Anda bisa mendapatkan jawabannya.

Flange Pipa

Flange pipa adalah komponen utama dalam sistem perpipaan yang digunakan untuk menghubungkan dua elemen, seperti pipa dengan katup atau peralatan lainnya.

Proses penggabungan dua elemen perpipaan ini menggunakan baut sebagai perekatnya sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh.

Dalam berbagai aplikasi industri, flange pipa menjadi unsur penting untuk memastikan aliran fluida yang efisien dan andal, serta mempermudah pemeliharaan dan perbaikan sistem perpipaan.

jenis-flange-pipa-dan-fungsinya

Photo: Jenis flange ANSI

Fungsi dan Kegunaan

Flange pipa memiliki fungsi dan kegunaan penting dalam sistem perpipaan. Berikut penjelasan lengkap tentang fungsi dan kegunaannya:

1. Menghubungkan Pipa dengan Komponen Lainnya

Salah satu fungsi utama flange pipa adalah untuk menghubungkan pipa dengan berbagai jenis peralatan seperti katup (valve), pompa, tangki, atau komponen lain dalam sistem perpipaan. Hal ini memungkinkan aliran fluida atau bahan dalam pipa berinteraksi dengan peralatan tersebut.

2. Memudahkan Pemeliharaan dan Perbaikan

Flange pipa dirancang untuk memudahkan pemeliharaan dan perbaikan dalam sistem perpipaan. Ketika perlu mengakses atau mengganti peralatan seperti katup atau pompa, flange pipa dapat dilepas dengan relatif mudah tanpa harus memotong pipa. Hal ini mengurangi waktu dan biaya pemeliharaan.

3. Fleksibilitas Desain

Flange memungkinkan fleksibilitas dalam desain sistem perpipaan. Mereka dapat digunakan untuk menggabungkan pipa dengan berbagai ukuran, jenis, dan bahan yang berbeda, memungkinkan penyesuaian yang lebih baik dalam berbagai aplikasi.

4. Pemisahan Komponen

Flange juga memungkinkan pemisahan komponen peralatan dari pipa dengan cepat. Ini berguna dalam situasi darurat atau saat peralatan perlu diganti atau diperbaiki.

5. Penahan Tekanan

Flange pipa dirancang untuk menahan tekanan yang ada dalam sistem perpipaan. Mereka diperkuat dengan baut yang kuat untuk memastikan bahwa sambungan tetap rapat dan aman saat sistem beroperasi.

6. Mengurangi Getaran

Pada beberapa kasus, flange pipa dapat digunakan untuk mengurangi getaran dan guncangan dalam sistem perpipaan, sehingga dapat memperpanjang umur pakai peralatan dan mengurangi risiko kerusakan.

7. Kemudahan Penggantian

Flange juga memungkinkan penggantian pipa atau peralatan dengan lebih mudah tanpa perlu merusak bagian-bagian lain dari sistem perpipaan.

Jenis Flange Pipa

Flange memiliki jenis dan ukuran yang bervariasi tergantung spesifikasi dan desain pemipaan yang digunakan. Jenis-jenis flange pipa pada umumnya bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain:

  1. Berdasarkan Class/Rating, contohnya: #150, #300, #600, #900, #1500, #2500 dan seterusnya.
  2. Berdasarkan Type Face (tipe permukaannya), contohnya: type Flat Face, type Raised Face dan Ring Type Joint.
  3. Berdasarkan ANSI, contoh: socket, slip on, weld neck, lap joint, trheaded dan blind.

Kembali ke pertanyaan di atas, ada berapa jenis-jenis flange pipa? Jawabannya ambil kriteria yang nomer tiga saja. Anda tidak perlu menjelaskan panjang lebar mengenai class maupun type face-nya.

Karena tujuan penguji saat tes fitter(pipe fitter) hanya menuju pada jenis flange berdasarkan ANSI. Penguji sebenarnya ingin mengetahui sampai dimana ilmu piping Anda dalam hal melihat dan membedakan bentuk dan jenis sambungan dari flange tersebut. Karena ini yang langsung diterapkan pada saat Anda bekerja. Baca juga : Penjelasan tentang macam-macam fitting pipa.

Jenis Flange Pipa Berdasarkan ANSI

Berdaraskan ANSI (American National Standards Institute), jenis-jenis flange untuk sistem perpipaan dibedakan menjadi, berikut:

1. Socket Flange

Socket flange adalah flange yang pada sisi terluar terdapat tahanan yang menyebabkan pipa yang dimasukkan ke dalamnya tidak tembus. Perhatikan gambar ini.

jenis-flange-pipa-dan-fungsinya
Socket Flange

2. Slip On Flange

Jenis flange slip on memiliki permukaan inside yang polos, hampir mirip dengan socket flange. Ukuran inside flange adalah sedikit lebih besar dari outside pipa yang dipasang. Pemasangannya hanya masuk sebagian, dan pengelasannya dilakukan pada sisi depan dan belakang flange.

jenis-flange-pipa-dan-fungsinya
Slip On Flange

3. Lap Joint Flange

Jenis flange yang bisa diputar sehingga posisi lubang bautnya bisa disesuaikan. Jenis flange ini tidak disarankan untuk pressure yang tinggi.

jenis-flange-pipa-dan-fungsinya
Lap Joint Flange

4. Weldneck Flange

Flange jenis ini yang paling banyak digunakan dalam sebuah plant, karena sifatnya mudah untuk disambungkan dengan pipa. Sangat baik digunakan untuk pressure dan temperatur yang tinggi, juga sama baiknya untuk pressure dan temperatur yang rendah.

jenis-flange-pipa-dan-fungsinya
Weldneck Flange

5. Threaded Flange

Seperti namanya, jenis flange ini memiliki tipe penyambungan mengunakan ulir. Biasanya digunakan pada area sistem yang rawan kebakaran, yang tidak diperbolehkan ada pengelasan atau percikan api. Jadi flange jenis ini yang akan digunakan. Sehingga jika ada perbaikan akan lebih mudah dilepas.


jenis-flange-pipa-dan-fungsinya
Threaded Flange

6. Blind Flange

Flange yang berfungsi untuk menutup aliran, seperti halnya cap dalam fitting. Jenis flange ini rata, tidak berlubang karena memang berfungsi untuk penutup.

jenis-jenis-flange-pipa-dan-fungsinya
Blind Flange

Untuk blind flange ini merupakan bagian akhir dari jenis sambungan pada pipa. Disebut blind flange karena posisi dari flange yang satu ini adalah penghalang terakhir dari pipa. Jadi bagian ini digunakan untuk blocking aliran fluida. Baca juga : jenis-jenis pipa dan fungsinya.

Jenis Flange Spesial

Selain jenis-jenis flange di atas, ada juga flange yang termasuk jenis khusus, yang dikenal dengan Special Flange. Flange pipa jenis spesial hanya digunakan pada kondisi tertentu saja. Jenis special flange, antara lain;

1. Orifice Flanges

Yang termasuk jenis ini:
  • Orifice Slip-On Flange
  • Orifice Socket Flange
  • Orifice Threaded Flange
  • Orifice Weld Neck Flange

2. Standard Connections

Yang termasuk jenis ini:
  • Long Weld Neck Flange
  • Heavy Barrel Flange
  • Full Barrel Flange

3. Ring Type Joint Flanges

Yang termasuk jenis ini:
  • RTJ Blind Flange
  • RTJ Slip-On Flange
  • RTJ Threaded Flange
  • RTJ Weld Neck Flange

Baca juga: Jenis-jenis flange berdasarkan tipe permukaannya (Face).

4. Expander Flange

5. Reducing Flange

6. Studding Outlet:

Yang termasuk ini:
  • Flat Bottom Mount
  • Shell/Head Mount
  • Tangential Mount

7. Weldoflange / Nipoflange

8. Orifice plate (part for orifice flange)

9. Spectacle Blind Flange


jenis-jenis-flange-pipa-dan-fungsinya
Photo: Spectacle Blind 

Itulah ulasan mengenai jenis-jenis flange pipa dan fungsinya, yang sering kita jumpai pada saat test fitter atau pipe fitter. Jika Anda ingin menekuni ilmu piping, jenis-jenis flange dan fungsinya ini memang harus benar-benar Anda ketahui.

Diupdate: 13 Agustus 2023

LihatTutupKomentar