Ini 8 Bagian Penting pada Struktur Baja yang Harus Ada

Jika Anda bekerja di proyek konstruksi pasti sering mendengar nama-nama ini: strukture, coloum, girder dan lain sebagainya. Itulah nama beberapa bagian terpenting dari bangunan struktur baja yang harus ada.

Jika Anda ingin terjun di bidang konstruksi, ada baiknya Anda memahami bahan-bahan dan kegunaan dari bagian-bagian penting tersebut.

Apa itu Struktur Baja?


Steel structure atau struktur baja adalah susunan berbagai material dari baja struktural yang dirangkai dan saling terhubung sehingga membentuk kekuatan yang kokoh dalam menahan beban.

Apa itu piperack?

Piperack adalah bangunan struktur baja yang digunakan untuk menampung jalur-jalur perpipaan dalam proses industri. Piperack itu ibaratnya rak, sesuai namanya. Jadi struktur baja ini difungsikan sebagai rak untuk menampung jalur-jalur pipa.

Struktur baja dalam abad modern sekarang ini menjadi prioritas dalam pembangunan infrastuktur, hotel, jembatan, bangunan industri, menara dan bangunan-bangunan tinggi lainnya.

Kenapa menggunakan struktur baja?

Struktur baja mempunyai banyak keunggulan dibandingkan dengan struktur dari bahan tradisional lainnya, misalnya: kayu. Struktur baja lebih kokoh, tahan lama, lebih cepat pembangunannya, hemat biaya perawatan meskipun biaya awalnya mahal, dan masih banyak keuntungan-keuntungan lainnya.

Itulah sebabnya dalam konstruksi modern sekarang, bukan hanya bangunan industri berat saja tapi bangunan-bangunan dengan skala kecil sekarang sudah beralih ke struktur baja, contohnya: gudang, bangunan ruko, pendopo, rest area dan lain sebagainya.

8-bagian-penting-dari-struktur-baja

Struktur baja bisa diibaratkan sebuah bangunan rumah. Agar bisa berdiri tegak dibutuhkan tiang utama, balokan, penyangga, genteng dan sebagainya. Begitu juga dengan struktur baja, selain pondasinya harus kuat, ada 8 bagian penting yang harus ada supaya dapat berdiri tegak dan kokoh. Ada baiknya Anda baca juga mengenai Jenis-jenis material untuk konstruksi baja, ya.

Nah agar lebih memahami, berikut 8 bagian penting dari bangunan struktur baja yang harus ada supaya dapat berdiri tegak, kokoh dan kuat:

1. Coloumn / column : adalah balok vertikal struktural sebagai tiang penyangga utama bangunan konstruksi. Column mempunyai fungsi yang vital. Bisa dibayangkan bagaimana jadinya strukutur baja tanpa column. Bagian ini pada umumnya menggunakan material H Beam, WF, pipa atau dari jenis material baja lainnya yang difabrikasi sesuai desainnya.

2. Girder : adalah balok horisontal /mendatar pada struktural yang digunakan sebagai pengikat antar coloumn untuk membuat kekuatan dan kekencangan struktural. Pada umumnya menggunakan material WF, beam castella atau material baja profil lainnya yang sudah difabrikasi sesuai desainnya (shop drawing).

Adakalanya sebuah struktur baja tidak menggunakan girder untuk kekencangannya tapi hanya menggunakan strut, yaitu material baja dengan ukuran lebih kecil, contohnya: UNP atau LNP yang dipasang secara horisontal menggantikan fungsi girder. 

Desain modern sekarang juga banyak yang menggunakan istilah rigid frame yang berfungsi sebagai girder maupun roof. 

3. Rafter : adalah kuda-kuda atau komponen penopang atap struktural. Bagian yang sangat penting sebagai tempat dudukan purlin dan sheet. Material yang biasanya digunakan adalah WF, UNP atau material baja lainnya yang sudah difabrikasi menurut desain drawing. Bisa juga dari beam castella.

Castellated Beam adalah baja profil WF yang dipotong secara zigzag ditengahnya, kemudian disatukan kembali sehingga menjadi bentuk baja profil baru yang lebih lebar dengan lubang-lubang di tengahnya. Cara ini dilakukan untuk memperoleh kekuatan yang lebih besar dengan bobot beam yang tetap sama (atau tidak jauh berbeda dari bobot awalnya).

Castellated beam digunakan apabila jarak antar bagian yang dihubungkan cukup jauh, misalnya 8 meter atau lebih. Castellated beam disebut juga ‘Castella atau Honeycomb’.

4. Bracing : adalah material baja yang dipasang secara menyilang pada struktural. Bagian yang terlihat sepele ini juga sangat penting perannya sebagai penguat kekencangan antara column ke column agar posisinya tetap tegak vertikal. Bracing pada umumnya menggunakan material angle / siku, atau material lain yang sudah dimodifikasi, misalnya: pipa kecil, betonesser dan sebagainya.

5. Purlin : adalah material non struktural yang dipasang secara horisontal pada roof untuk dudukan sheet / seng galvalum, sekaligus berfungsi sebagai penguat kekencangan roof. Jenis material untuk purlin biasanya menggunakan baja ringan atau channal ‘C’.

6. Sag Rod : adalah material batang yang digunakan mengikat antara purlin ke purlin yang berfungsi sebagai penguat dan menambah kekakuan purlin. Sag rod pada umumnya mengunakan material betonesser atau besi bulat lainnya. 

7. Baseplate : adalah potongan plat yang dipasang dan di-las pada ujung coloumn yang berfungsi sebagai tumpuan, landasan atau bantalan yang kemudian diikat dengan anchor bolt. Material untuk baseplate pada umumnya menggunakan plat dengan ketebalan minimal 8 mm atau disesuaikan dengan besar kecilnya ukuran column yang digunakan. 

8. Anchor Bolt : adalah baut yang ditanam secara permanen pada pondasi yang berfungsi sebagai pengikat baseplate koloumn. Anchor bolt biasanya menggunakan material roundbar yang pada sebagian ujungnya dibuatkan theaded / drat.

Itulah bagian-bagian terpenting dari bangunan struktur baja yang harus ada, supaya bisa berdiri tegak dengan kokoh. Meskipun dalam desain struktur modern sekarang ada sebagian dari bagian tersebut yang dihilangkan, tapi desainer konstruksi tentunya sudah menganalisa secara matang perhitungan kekuatan strukturnya.

Komponen Pelengkap Struktur Baja

Jenis-jenis komponen tambahan sebagai pelengkap bangunan konstruksi baja, antara lain:

  1. Sheeting : lembaran plat tipis untuk penutup atap dan dinding, contohnya: plat seng, galvalum dll.
  2. Side wall : adalah dinding samping bangunan
  3. Kanopi : atap tambahan yang dipasang pada samping atau depan bangunan.
  4. Gutter : talang untuk menampung air hujan langsung dari atap, yang dipasang di samping bangunan. Sedangkan 'V gutter' adalah talang yang dipasang diantara dua bangunan. Ada juga 'Downspot' adalah talang yang dipasang secara vertikal untuk meneruskan air ke tanah.
  5. Stairway : tangga penghubung ke lantai atas yang sifatnya permanen.
  6. Ladder adalah tangga berkaki dua yang bisa dipindah-pindah, atau sebagai tangga darurat, contohnya: tangga lipat atau tangga monyet..
  7. Handrail : adalah pagar sebagai pegangan tangan, biasanya terbuat dari pipa, siku atau kombinasi material lainnya. 
  8. Insulation : adalah komponen yang digunakan untuk meredam dan melindungi dari paparan panas. Insulation dipasang pada sisi dalam bagian atap untuk melindungi ruangan dari paparan matahari. Insulation juga digunakan untuk membungkus/menutupi bagian-bagian peralatan industri yang menghantarkan panas, seperti: pipa steam, elemen boiler, dsb. Bahan yang digunakan untuk insullation antara lain, glasswool dan asbestos.
  9. Platform : adalah semacam peron, panggung atau lantai pada struktural untuk akses orang, mesin atau peralatan lainnya.

Nah itulah 8 bagian penting pada bangunan struktur baja yang harus ada, serta komponen pelengkap yang ditambahkan dalam konstruksinya sehingga bangunan konstruksi menjadi kokoh, kuat dan tahan lama. Sebenarnya masih banyak sekali komponen-kompone lainnya, tapi penjelasan di atas semoga sudah bisa menjadi bekal Anda untuk terjun di dunia konstruksi.

Rekomendasi untuk Anda:


Bagikan ke

LihatTutupKomentar