Mengenal Pipe Fitter: Dari Tugas Hingga Prospek Karir

Pipe Fitter: Tugas, Syarat, Prospek, dan Gaji. Apa yang dilakukan pipe fitter,, syarat, peluang kerja, dan gajinya.

Pipe fitter punya peran krusial dalam industri konstruksi dan pertambangan. Mereka memiliki tanggung jawab utama dalam pemasangan, perbaikan, dan pemeliharaan sistem pipa yang mengalirkan gas dan fluida di seluruh area proses industri.

Tak jarang mereka juga dihadapkan pada lokasi yang sulit dan ekstrim, atau di area panas dan berbahaya. Kadang mereka juga dituntut untuk kerja full time dan lembur sampai larut malam bilamana ada pekerjaan yang harus secepatnya diselesaikan.

Di artikel ini akan dibahas lebih mendalam tentang fakta-fakta menarik mengenai profesi Pipe Fitter. Termasuk tugas dan tanggung jawab, peralatan kerja dan bagaimana cara menjadi Pipe Fitter, serta lapangan kerja dan gajinya. Yuk! Simak penjelasannya.

Profesi Pipe Fitter

tugas-pipe-fitter-dan-prospek-karirnya

Gambar aktifitas pipe fitter di offshore

Pipe fitter adalah seorang pekerja yang memiliki keterampilan dalam memasang, merakit, dan memperbaiki pipa dan sistem pipa. Mereka biasanya bekerja dalam berbagai industri, termasuk konstruksi, manufaktur, dan perawatan fasilitas, termasuk di perusahaan migas.

Biasanya mereka menguasai berbagai gambar proyek, seperti Isometrik, P & ID, bahkan gambar-gambar konstruksi baja lainnya. Pipe fitter harus memahami prinsip-prinsip desain dan konstruksi, serta dapat mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang mungkin muncul selama proses instalasi, atau tugas pemeliharaan.

1. Tugas Pipe Fitter

Berikut ini beberapa tugas utama seorang pipe fitter, meliputi:

  • Memotong dan membentuk pipa sesuai dengan spesifikasi proyek.
  • Merakit dan menghubungkan pipa-pipa dan perlengkapan pipa, seperti katup, sambungan, dan fitting.
  • Memasang dan memperbaiki sistem pipa air, gas, pemanas, dan pendingin.
  • Mengevaluasi dan memperbaiki kebocoran pipa.
  • Menggunakan berbagai alat, termasuk pemotong pipa, tang, besi pipa, dan alat pengelasan.

Selain itu, pipe fitter juga harus memahami gambar teknis dan spesifikasi proyek, serta mematuhi standar keselamatan kerja yang ketat untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain di sekitar mereka.

Pipe fitter biasanya bekerja di bawah supervisi atau arahan seorang pemimpin proyek atau supervisor. Profesi ini membutuhkan keahlian teknis yang kuat dan pemahaman yang baik tentang sistem pipa dan peralatan terkait. Pipe fitter juga sering bekerja dalam tim dengan insinyur, tukang las, dan pekerja konstruksi lainnya untuk menyelesaikan proyek-proyek pipa yang beragam.

Pipe fitter harus memahami prinsip-prinsip desain dan konstruksi, serta dapat mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang mungkin muncul selama proses instalasi atau pemeliharaan.

Selain itu, mereka harus memiliki kemampuan untuk bekerja dengan berbagai jenis pipa dan bahan, serta dapat menggunakan alat khusus untuk memotong, menyambung, dan mengatur pipa sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Mereka juga dituntut menjaga komunikasi yang baik dengan klien, manajer proyek, supervisor, dan rekan kerja lainnya (termasuk welder) untuk memastikan bahwa pekerjaan dilakukan dengan benar dan tepat waktu.

2. Peralatan Kerja

Pipe fitter biasanya menggunakan berbagai macam alat dan peralatan untuk melakukan pekerjaannya. Beberapa alat yang sering digunakan oleh pipe fitter antara lain:
  • Pipe cutters: Alat ini digunakan untuk memotong pipa dengan ukuran yang tepat sesuai dengan spesifikasi,misalnya cutting torch, gerinda, gergaji, dan alat potong lainnya.
  • Threading machines: Alat untuk membuat ulir pada ujung pipa agar bisa disambung dengan fitting. Contohnya senai manual, atau mesin senai.
  • Wrenches: Kunci untuk mengencangkan atau membuka fitting pipa, contohnya kunci ring (pas), kunci inggris, dan lain-lain.
  • Welding equipment (mesin dan peralatan las): Alat yang dipakai untuk menyambung pipa dengan cara las. Pada umumnya menggunakan las argon / gtaw / las tig, atau juga dengan teknik las smaw.
  • Measuring tapes: Digunakan untuk mengukur panjang, diameter, dan bentuk pipa sesuai dengan spesifikasi. Alat ukur ini termasuk meteran, roll meter, water pas, dan lainnya.
  • Waterpas: digunakan untuk mengukur kemiringan dan kerataan pipa, baik itu posisi horisontal maupun vertikal.
  • Pipe benders: Alat yang digunakan untuk menekuk pipa menjadi bentuk yang diinginkan.

Selain itu, pipe fitter juga sering menggunakan peralatan lain seperti tang, obeng, bor, chainblock, tambang, dan masih banyak alat-alat lain sesuai kebutuhan di lapangan. Jangan lupa, palu (hammer) dan paju juga disiapkan, ya.

3. Syarat Jadi Pipe Fitter

Untuk menjadi seorang pipe fitter sebenarnya tidak ada syarat khusus seperti halnya profesi lain. Yang penting ada kemauan dan cinta dengan bidangnya. Tapi paling tidak harus memiliki ijasah Sekolah Menengah Atas atau sederajat.

Kenapa pipe fitter minimal harus dari sekolah menengah? Karena pipe fitter banyak bekerja dengan desain dan gambar. Mereka dituntut untuk bisa membaca gambar teknik, terutama gambar isometrik dan P&ID. Kemudian harus bisa hitung-menghitung, menggunakan rumus-rumus, dan sebagainya. Apakah lulusan SD tidak bisa? Bisa! Tapi seper-seribu yang berhasil.

Bila Anda masih awam di dunia konstruksi, berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menjadi seorang pipe fitter:
  • Mulailah bekerja sebagai helper di bengkel-bengkel las atau workshop fabrikasi baja. Pelajari penggunaan berbagai peralatan, terutama; gerinda, cutting torch (stang blender) dan mesin las. 
  • Kalau ada, anda bisa mengikuti khursus atau diklat-diklat yang menawarkan program pelatihan pipe fitter untuk menambah skill dan mendapatkan sertifikasi sebagai modal awal peluang kerja.
  • Jangan ragu belajar ke fitter (senior) berkaitan dengan teknik, cara penyetelan, rumus, dan gambar-gambar teknik seperti shop drawing, isometrik dan bila perlu pelajari juga tentang gambar P&ID.

Bila langkah tersebut sudah anda lakukan, selanjutnya jangan lupa selalu jalin komukasi dengan fitter/pipe fitter, welder, atau pihak terkait untuk mendapatkan informasi peluang bergabung di proyek-proyek konstruksi dan sistem perpipaan.

4. Prospek Kerja

Beragam prospek kerja tersedia buat pipe fitter. Mereka bisa bekerja di industri konstruksi, pertambangan, pertanian, dan perikanan. Mereka juga dapat bekerja di perusahaan manufaktur dan pemrosesan bahan baku, serta di pabrik-pabrik dan fasilitas-fasilitas pengolahan air.

Pipe fitter juga dapat bekerja di pemerintahan, termasuk di departemen kelistrikan dan sistem air. Mereka biasanya bekerja di lokasi yang berbeda, tergantung pada proyek yang sedang mereka kerjakan.

Mereka bisa bekerja di perpipaan sistem pemanas (heating system), pendingin (cooling), dan processing di gedung-gedung industri, komersial, dan perumahan. Pipe fitter bisa bekerja di dalam atau di luar ruangan, tergantung pada sistem pipa yang sedang mereka kerjakan.

5. Besaran Gaji

Gaji seorang pipe fitter bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti lokasi, pengalaman, dan keahlian (skill). Di tanah air kita tercinta, selain di industri minyak dan gas dan di perusahaan yang bonafide, gaji yang diterima pipe fitter adalah sekitar.......Admin berat untuk mengatakan ini. Persaingan harga antar kontraktor ditambah lapangan kerja yang semakin sempit menjadi faktor makin rendahnya ‘nilai dari keahlian pipe fitter'.

Tapi bila beruntung dapat kesempatan bekerja di lingkungan migas - onshore maupun offshore, apalagi ikut kontraktor asing, gaji yang diterima Pipe Fitter cukup tinggi. Bisa dikatakan lebih dari cukup.

Nah itulah pemahaman berbagai hal mengenai pipe fitter dari tugas hingga besaran gajnya. Dengan semua keterampilan dan kemampuannya, pipe fitter turut serta berkontribusi secara signifikan dalam menjamin kualitas dan keandalan sistem pipa di berbagai proyek konstruksi dan pertambangan. Jadi, sangatlah pantas bilamana penghasilan yang mereka juga sepadan. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan.

LihatTutupKomentar

1 Komentar

Cancel